Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan, Mahasiswa Kukerta UNRI Serahkan Tong Sampah Edukasi ke SDN 194 Pekanbaru
Foto: Mahasiswa Kukerta Berdampak Reguler Gelombang 1 Universitas Riau (UNRI) 2026 menyerahkan tong sampah secara simbolis kepada pihak SDN 194 Pekanbaru, Sabtu (14/02/2026), sebagai bagian dari program edukasi pemilahan sampah.
Pekanbaru, Petah.id – Dalam upaya mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 mengenai Pendidikan Berkualitas, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Reguler Gelombang 1 Universitas Riau (UNRI) 2026 melaksanakan program edukasi pemilahan sampah di SDN 194 Pekanbaru, Sabtu (14/02/2026).
Kegiatan ini ditandai dengan penyerahan fasilitas tong sampah terpilah kepada pihak sekolah yang berlokasi di Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru.
Langkah ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa sejak dini, agar mereka memahami bahwa pengelolaan sampah yang benar dimulai dari membuang sampah sesuai jenisnya.
Pentingnya Pemilahan dari Sumbernya
Sampah yang tidak terkelola seringkali menjadi pemicu pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit.
Selama ini, kebiasaan mencampur berbagai jenis sampah dalam satu wadah menjadi kendala utama dalam proses daur ulang.
Oleh karena itu, mahasiswa UNRI menginisiasi pengadaan tiga kategori tong sampah yakni warna hijau untuk sampah organik (sisa makanan, daun, sayur) yang dapat diolah menjadi kompos, warna kuning untuk sampah anorganik (plastik, kaleng, kardus) yang berpotensi didaur ulang dan warna merah untuk sampah B3 (Baterai, kaca, lampu) yang mengandung bahan berbahaya dan beracun.
Kepala SDN 194 Pekanbaru, Rio Brahma Putra, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif para mahasiswa. Menurutnya, bantuan fisik berupa tong sampah yang disertai edukasi visual ini sangat efektif untuk membentuk karakter siswa.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa Kukerta UNRI. Kegiatan ini sangat membantu sekolah dalam membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa. Program ini sangat relevan dan manfaatnya dirasakan langsung. Semoga ini menjadi kebiasaan baik yang terus berlanjut bagi seluruh warga sekolah," ujar Rio Brahma Putra.
Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan siswa SDN 194 Pekanbaru tidak hanya sekadar membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas.
Laporan : Ph1
Editor : Redaksi
Bagikan berita ini melalui :