Siak Sri Indrapura, Riau, Indonesia Tentang Kami Kontak

Perkembangan COVID-19 Siak

Berita Terbaru

Lihat semua
Sat Brimob Peduli, Bantu 26 Paket Alat Tulis untuk Anak Sekolah di Rohil
23 Juli 2021 Rohil, Petah.id -  Sebanyak 26 paket alat tulis untuk anak-anak sekolah diserahkan Komandan Batalion B Pelopor Sat Brimob Polda Riau AKBP Dody Wirawijaya beserta Ibu Bhayangkara Mira Hasibuan, Wilda Iwan Rusmana dan Santi Eko.Sejumlah paket alat tulis tersebut dibagikan kepada anak sekolah kurang mampu di dua desa yakni Kepenghuluan Seminai dan di Kampung KM 3, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Riau."Bantuan tersebut dibagikan sebagai bentuk kepedulian Sat Brimob Polri kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Danyon.Tidak hanya itu, Kata Danyon, penyerahan alat tulis kepada anak sekolah ini  merupakan bentuk dukungan satuannya kepada anak-anak sekolah di Kabupaten Rokan Hilir."Anak  sekolah merupakan generasi penerus bangsa yang harus dicerdaskan, sehingga prioritas bantuan sangatlah penting untuk menambah motivasi mereka," ungkap Danyon.Selain itu, sambungnya, giat ini dilakukan untuk warga menengah kebawah di tengah pandemi ini sangat berdampak pada kehidupannya. Untuk mengurangi dampak sosial, kata Danyon lebih jauh, dikarenakan sejumlah kegiatan ekonomi yang dihentikan sementara, pihaknya telah membantu dengan membagikan sembako dan membuka dapur umum."Dalam mendistribusikan bantuan pihaknya berkordinasi dengan Babinkabtimnas dan pengurus RT setempat agar bantuan tepat sasaran," tutupnya.

Memilih Penegakan Hukum di Siak dengan Hati Nurani
22 Juli 2021 Siak, Petah.id - Ucapan selamat Hari Adhyaksa memenuhi halaman dan gerbang Kejaksaan Negeri (Kajari) Siak. Tidak hanya Bupati Siak saja yang memberi ucapan lewat papan bunga, tapi sejumlah dinas, camat, hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).Dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Siak Dharmabella Tymbaz mengaku terharu, meski dia belum lama berada di Siak, namun mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Siak dalam penegakan hukum.“Sebenarnya, kegiatan kami tidak boleh dibesar-besarkan, meski sebelum hari H, ada sejumlah rangkaian kegiatan kami, seperti anjangsana ke panti asuhan, pemberian bantuan dan kegiatan sosial lainnya. Hal itu sepenuhnya sebagai bentuk rasa syukur kami, atas indahnya berbagi,” sebut Kajari Dharmabella.Sesuai dengan tema Hari Adhyaksa ke-61 tahun 2021 ini, Berkarya untuk Bangsa, Kajari Dharmabella menyampaikan arahan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin agar jaksa bekerja dengan hati nurani.Hal itu disampaikan Kajari Siak Dharmabella saat melakukan upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 yang digelar secara daring di Kantor Kejaksaan Negeri Siak."Pak Jaksa Agung ingatkan kami untuk bekerja dengan hati nurani apalagi terkait penanganan perkara warga soal covid-19," kata Dharmabella Tymbaz, Kamis (22/7) pagi.Dikatakan Kajari, ke depan pihaknya akan memberikan sanksi tegas, terukur dan proporsional dalam penegakan hukum di wilayah Kabupaten Siak.Ia tidak ingin penegakan hukum makin memberatkan masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini."Dan pastikan sanksi yang dikenakan mampu memberikan efek jera. Terapkanlah tuntutan yang proporsional berdasarkan hati nurani," sambungnya.Selain itu, tambahnya, terkait situasi pandemi di tanah air, Jaksa Agung Burhanuddin pun mengingatkan kejaksaan memiliki tanggung jawab besar dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19."Jaksa Agung meminta jajaran kejaksaan mengerahkan segala sumber daya dan kewenangan demi mengamankan serta menjaga ketersediaan dan kestabilan harga obat, alat kesehatan, dan  ketersediaan oksigen medis yang saat ini sangat dibutuhkan rakyat," terangnya.Upacara secara virtual yang dilakukan secara serentak se-Indonesia itu pun menekankan agar institusi kejaksaan dapat berperan aktif terutama dalam penanganan Covid-19 dan peningkatan ekonomi nasional.Selain itu, kejaksaan juga diminta agar mendorong penyerapan anggaran dari seluruh pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan Covid-19. "Jangan sampai ada penyimpangan atau terhambat karena administrasi, sebab setiap penyimpangan yang menyangkut orang banyak akan ditindak tegas," ujarnya.Disinggung soal program kerja ke depan, Dharmabella Tymbaz juga akan melakukan pendekatan di bidang hukum dengan pola pencegahan. Pihaknya akan berupaya bersinergi dengan pemerintah daerah agar mampu mendongkrak penghasilan asli daerah serta pengamanan aset Kabupaten Siak."Kami berkomitmen akan hadir di setiap lini dengan program-program yang ada di desa maupun pemerintah daerah. Tak hanya itu memantau, mengawasi pengelolaan dana desa dengan gotong royong dan tanggung jawab," katanya.

Staf Honorer di Kantor Desa Perawang Siak Terkena OTT Terkait Pengurusan Surat Tanah
12 Juli 2021 Siak, Petah.id - Seorang staf honorer  juru tulis di Kantor Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau terpaksa harus berurusan dengan aparat kepolisian.Syaiful Untung (37) kedapatan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh unit tindak pidana korupsi Satuan Reserse Kriminal Polres Siakterkait pungutan liar (pungli) pengurusan balik nama Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR), Kamis  (8/7/2021) di Kantor Kampung Perawang Barat. Saat dilakukan penangkapan, Syaiful Untung baru menerima uang tunai sebesar Rp3.000.000 untuk pengurusan pembuatan balik nama SKGR.Kapolres Siak AKBP Gunar Rahardiyanto melalui Paur Subbag Humas Polres Siak Aipda Dedek Prayoga menjelaskan, penangkapan tersebut berdasarkan laporan masyarakat bahwa pelaku sering meminta uang atas pengurusan surat tanah  dengan harga bervariasi berkisar Rp2.500.000 hingga Rp3.000.000.Berdasarkan informasi tersebut, personil unit II Tipikor Sat Reskrim Polres Siak menindak lanjutinya."Penangkapan OTT tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di Kantor Kampung Perawang Barat  dalam pengurusan surat tanah warga dimintai uang," ungkap Bripka Dedek Prayoga.Ditambahkan Dedek, operasi tersebut langsung dipimpin Kasat Reskrim Polres Siak, Noak Aritonang.Saat ingin melakukan penangkapan, tim terlebih dahulu melakukan pengintaian.Kemudian, sambung Dedek, tim mendapati pelaku Syaiful Untung honor staf juru tulis 2 sedang memegang sebuah map warna merah yang berisikan dokumen SKGR yang akan dibalik namakan serta satu buah amplop putih yang berisi uang."Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku mengakui memang benar telah baru saja menerima uang sebesar Rp3.000.000 untuk mengurus SKGR  dan uang tersebut di amplop dalam map dengan dokumen SKGR tersebut," jelas Dedek.Tidak hanya sampai disitu, kata Dedek lebih jauh, dari percakapan handphone pelaku didapati percakapan via Whatsapo tentang biaya pengurusan SKGR terhadap masyarakat yang lain, serta bukti transfer sebesar Rp2.500.000 melalui BRI mobile. "Tipidkor Polres Siak mengamankan barang bukti, mengamankan diduga pelaku ke Polres Siak guna dimintai keterangan serta mengambil keterangan dari saksi-saksi lainnya," kata Dedek.Selain barang bukti uang tunai sebesar Rp3.000.000 turut diamankan sejumlah uang Rp2.500.000, 2 bundel dokumen SKGR, buku rekening, 1unit handphone dan lainnya.

1.085 Formasi PPPK Guru di Siak, Pelamar Silakan Koordinasi ke Kemendikbud
30 Juni 2021 Siak, Petah.id - Pemerintah Kabupaten Siak segera mengumumkan formasi calon aparatur sipil negara (CASN) malam ini, Rabu (30/6) atau maksimal Kamis (1/7) pagi.Demikian dikatakan Kabid Administarsi Kepegawaian BKPSDMD Siak Nofitrizal didampingi Kasubit Informasi dan Pengadaan, Suhendra. Disampaikan Nofitrizal, formasi yang ditetapkan oleh Kemenpan RB untuk Kabupaten Siak yaitu sebanyak 1.234, dengan rincian PPPK tenaga guru 1.085,PPPK tenaga kesehatan 52, CASN tenaga kesehatan 50, PPPK tenaga teknis 8 dan CASN tenaga teknis 29.“Untuk PPPK tenaga guru, segala sesuatunya kami minta silakan langsung berkoordinasi ke Kementerian Pendidikan, sebab tugas kami hanya mengusulkan formasi yang telah disetujui dan mengumumkan penerimaan,” jelas Nofitrizal.Setelah diumumkan penerimaan, yang menyeleksi dan panitia tes semua dari Kementerian Pendidikan. Jadi silakan berkoordinasi ke sana, agar semua proses dapat diikuti dan berjalan lancar.Saat ini, sambung Nofitrizal, pihaknya tinggal menunggu tanda tangan Bupati Siak, sehingga bisa mengumumkan penerimaan CASN. "Terkait jadwalnya, dan CASN bisa mempersiapkan berkas sampai 14 Juli mendatang, dari jadwal setelah diumumkan malam nanti atau besok," tambahnya.Tahapan selanjutnya, dapat dilihat saat pengumuman atau melihat di website BKPSDMD Siak.Lebih jauh dikatakan Nofitrizal, khusus untuk PPPK tenaga guru, akan ada tiga gelombang seleksi. Artinya terbuka besar peluang para guru honorer, honorer THK-II sesuai data base di BKN, guru honorer yang masih aktif mengajar di sekolah negeri di bawah kewenangan pemerintah daerah dan terdaftar di Dapodik Kemendikbud, guru yang masih aktif mengajar di sekolah swasta dan terdaftar sebagai guru di Dapodik Kemendikbud, lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang belum menjadi guru dan terdaftar di data base lulusan PPG Kemendikbud.Untuk tahapannya, ada tiga gelombang ujian untuk PPPK guru, keempat kategori mengikutinya.Gelombang pertama bisa diikuti oleh honorer THK-II sesuai data base di BKN dan belum diangkat sebagai CASN,dan guru honorer yang masih aktif mengajar di sekolah negeri di bawah kewenangan pemerintah daerah dan terdaftar di dapodik Kemendikbud.Gelombang kedua bisa diikuti oleh peserta yang tidak lulus pada gelombang pertama. Tambahannya yang bisa mengikuti di gelombang kedua ini, guru yang masih aktif mengajar di sekolah swasta dan terdaftar sebagai guru di dapodik Kemendikbud. Lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang belum menjadi guru dan terdaftar di data base lulusan PPG Kemendikbud.Gelombang ketiga, bagi yang tidak lulus gelombang kedua bisa mencoba di gelombang ketiga. Pelamar bagi daerah lain bisa mengikuti di gelombang ketiga ini.“Kabar baiknya hanya PPPK tenaga guru yang seleksinya tiga gelombang dan kabar terbaru yang kami terima gajinya dari Kemendikbud dan biasanya setara atau lebih tinggi dari ASN,” terang Nofitrizal.Momen ini, kata Nofitrizal, sebagai salah satu upaya Pemkab Siak menyelamatkan guru honor. Pihaknya langsung menangkap peluang itu dan mengajukan formasi yang sebelumnya diajukan 1.099, dan terealisasi 1.085. Artinya penurunannya tidak signifikan.Sedangkan untuk formasi di luar PPPK tenaga guru, seperti PPPK tenaga kesehatan 52, CASN tenaga kesehatan 50, PPPK tenaga teknis 8 dan CASN tenaga teknis 29, pengumuman dan seleksi panitia lokal.

Setiap Tahun Potensi Masyarakat Berkurban di Siak Meningkat
30 Juni 2021 Siak, Petah.id -  Kabupaten Siak merupakan salah satu daerah penghasil hewan kurban. Dan kesehatan hewan menjadi prioritas.Bahkan, dari data yang berhasil dihimpun, tahun ketahun ketersediaan hewan qurban di Kabupaten Siak tidak pernah turun.Demikian dikatakan Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Siak  drh Susilawati. Tahun 2019, 2020 masyarakat Siak yang melaksanakan kurban terus mengalami peningkatan."Tahun 2020 saja meningkat hingga 5 persen," jelas drh Susilawati, Senin (28/6/2021) di ruang kerjanya.Sementara itu, untuk ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Siak tidak pernah mengalami kekurangan. Diceritakan Susi, dinasnya berada di posisi ini melalui proses, tidak serta-merta bahkan dengan jalan panjang yang penuh rintangan.Dikisahkannya, Sejak 2013 lalu, Dinas Peternakan Siak mempersiapkan hal itu, dan atas dukungan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten tentunya. "Di Siak Ada empat kecamatan yang menjadi cikal-bakal penghasil hewan ternak, mulai dari Kerinci Kanan, Lubukdalam, Koto Gasib dan Dayun,” kata drh Susilawati. Sampai saat ini, keempat kecamatan itu masih terus menjadi perhatian pemerintah pusat, di bawah kementerian. Dan setiap tahun terjadi peningkatan warga berkurban, rata-rata di atas 5 persen, meski di tengah pandemi Covid-19 sekali pun.“Kami belum tahu total berapa hewan kurban yang akan disembelih tahun ini  di Kabupaten Siak, tapi kami yakin masih terjadi peningkatan,” sebut drh Susilawati.Meski sampai sejauh ini pihaknya belum mendapatkan angka hewan kurban yang akan disembelih, namun data hewan kurban yang keluar provinsi dan keluar kabupaten sudah ada datanya, untuk Kepulauan Riau ada 500 ekor lebih, untuk Kepulauan Meranti ada 200 ekor. “Kami memastikan hewan hewan itu sehat dan aman, karena prosedur pemeriksaan sudah kami lakukan, mulai dari surat kesehatan sampai izin keluar ternak,” jelasnya.Demikian juga dengan hewan kurban yang akan disembelih di Kabupaten Siak, dilakukan pemeriksaan kesehatan dan umur hewan, untuk sapi 2 tahun dan kambing 1 tahun. Bahkan untuk menyempurnakannya karena penyembelihan hewan kurban menyebar dan serentak, pihaknya melibatkan panitia kurban untuk membantu memeriksa kondisi hewan kurban.Pemeriksaan kondisi hewan kurban berupa pemeriksaan ante mortem atau kondisi hewan kurban sebelum disembelih, dan gejala klinis lainnya. Serta  post mortem, pemeriksaan bagian dalam tubuh hewan kurban setelah disembelih.“Bahkan dalam hal ini, saya turun langsung ke lokasi penyembelihan hewan kurban. Memang kami semua ambil bagian dalam hal ini, untuk kesehatan masyarakat,” sebutnya.Untuk diketahui, sebanyak 2.874 hewan kurban sepanjang 2020 di Kabupaten Siak. Dengan jenis Sapi sebanyak 2.053 ekor, Kerbau 94 ekor, kambing 727 ekor.

Formasi CPNS dan PPPK Siak 1.234
30 Juni 2021 Siak, Petah.id - Pemerintah Kabupaten Siak sudah menemukan formasi CPNS dan PPPK untuk 2021 ini. Hal ini setelah diajukan ke Kemenpan-RB.Demikian dijelaskan Kabid Administrasi Kepegawaian BKSDM Siak Nofitrizal. Lebih jauh dikatakannya, saat ini pihaknya tinggal menunggu proses menerimaaan. “Kami mengusulkan angka PPPK guru memang banyak di atas 1.099, dan itu terealisasi 1.085,” jelas  Nofitrizal.Dengan rincian PPPK tenaga guru 1.085,PPPK tenaga kesehatan 52, CPNS tenaga kesehatan 50, PPPK tenaga teknis 8 dan CPNS tenaga teknis 29, sehingga totalnya 1.234 formasi.“Kami berharap peluang ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dan dapat mempersiapkan diri, sehingga menjadi bagian dari formasi itu,” sebut Nofitrizal.

PT KTU Serahkan Bantuan Alat Pemadam Kebakaran untuk Polres Siak
24 Juni 2021 Siak, Petah.id - Polres Siak terima bantuan peralatan pemadam kebakaran dari PT Kimia Tirta Utama (KTU), Rabu (23/6/2021) sore.Bantuan tersebut diberikan guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Kabupaten Siak.Bantuan yang diserahkan secara simbolis itu berupa bantuan peralatan pemadam kebakaran seperti selang pemadam, selang hisap, sarung tangan dan sejumlah peralatan pemadam kebakaran lainnya.Penyerahan secara simbolis tersebut langsung diserahkan oleh Administratur PT KTU, Hubbal K Sembiring kepada Kapolres Siak, AKBP Gunar Rahardiyanto.Dikatakan Hubbal K Sembiring, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian pihak perusahaan terhadap peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang belakangan selalu terjadi pada musim kemarau.Terlebih, sambungnya, Kapolres Siak saat ini mengambil kebijakan untuk menempatkan personelnya di sekitar kawasan perusahaan guna melakukan patrol rutin dengan MPA, beserta pihak perusahaan  dalam rangka mengantisipasi adanya kebakaran hutan dan lahan."Untuk itu, kita berinisiatif membantu memberikan sarana dan prasarana berupa alat yang langsung dapat digunakan untuk aktifitas pemadaman serta mensupport  kendaraan operasional patroli, kendaraan tanki pemadam di lapangan," kata Hubbal K Sembiring.Kata Hubbal, bantuan ini menjadi bukti komitmen perusahaan PT KTU dalam mendukung serta memastikan Kabupaten Siak tanpa titik api untuk kedepannya.Sementara itu, Kapolres Siak, AKBP Gunar Rahadiyanto mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang dibangun dalam rangka mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di daerah rawan di sekitar lokasi perusahaan."Peralatan pemadaman ini akan kami gunakan sebaik-baiknya dalam rangka memadamkan karhutla yang ada di wilayah Kabupaten Siak ini," tegas Kapolres Siak, AKBP Gunar Rahardiyanto.Untuk kendaraan operasional yang diberikan, kata Gunar, berguna untuk menunjang upaya pemadaman api di daerah gambut dan upaya mencapai titik panas atau titik api yang terpantau."Saya berharap pihak perusahaan dapat meningkatkan koordinasi dalam menjaga kawasan mereka dari kebakaran yang terjadi," terangnya.Gunar juga berharap, apa yang dilakukan PT KTU saat ini dalam penanganan karhutla di Siak juga diikuti oleh perusahaan lainnya.Sehingga, kata Gunar lebih jauh, penanganan karhutla dapat dilaksanakan secara maksimal dan bisa dilakukan secara sinergis dari berbagai elemen."Semoga langkah dan komitmen PT KTU dapat diikuti perusahaan lain, turut berpartisipasi dalam penanganan karhutla. Jujur,  langkah yang baik ini tentunya membantu aparat kepolisian dalam mewujudkan Riau bebas api khususnya kabupaten Siak zero hotspot," kata Kapolres. Karhutla terbagi menjadi dua bagian, kata Kapolres, pertama karhutla bersifat ringan dan karlahut sifatnya berat. Karhutla ringan masih bisa diatasi oleh satgas dan warga yang ada dengan peralatan peralatan seadanya, namun sebaliknya dengan karhutla yang sifatnya berat."Karhutla yang sifatnya berat dalam artian efeknya sangat besar, maka dari itu kita berharap dukungan perusahaan, bukan dari materi melainkan berupa peralatan untuk karhutla dari perusahaan baik perusahaan sawit, karet dan lainnya," tukasnya.

Seorang Buruh di Rohil Tertangkap Basah Mencuri TBS
24 Juni 2021 Rohil, Petah.id - Slamet Widodo alias Ndaming (38) terpaksa mempertanggungjawabkan perbuatannya di Polsek Bagan Sinembah, Rohil. Ia kepergok melakukan pencurian TBS kelapa sawit milik seorang guru honor bernama Li Darma Tanjung (53) di area perkebunan sawit kelompok VI Kepenghulan Gelora, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rohil, Minggu (20/6) sekitar Pukul 15.00 WIB. Sementara Ndaming adalah warga Jalan Tongkol, RT 02 RW 01, kepenghuluan yang sama dengan pemilik lahan. Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, melalui Kasubbag Humas Polres Rohil AKP Juliandi, membenarkan adanya pengungkapan tindak pidana pencurian tersebut. "Pelapor sering kehilangan buah kelapa sawit, lalu pelapor melakukan patroli di kebunnya, kemudian pelapor dihubungi oleh saksi saudara Dedy Irna Putra yang mengatakan bahwa buah kelapa sawit yang hilang beserta pelaku sudah diamankan yaitu seorang laki-laki yang bernama Saudara Slamet Widodo alias Ndaming," ungkap Juliandi. Setelah tertangkap basah oleh saksi, Ndaming mengakui perbuatannya sendiri dan langsung dibawa oleh pelapor beserta saksi untuk diamankan di Polsek Bagan Sinembah. "Mendapat informasi tersebut pelapor pun mendatangi orang yang dimaksud dirumahnya, setibanya disana pelapor langsung menanyakan apakah benar bahwa pelaku telah mencuri buah kelapa sawit milik pelapor, dan pada saat itu pelaku langsung mengakui bahwasanya memang benar pelaku melakukan pencurian tersebut," kata Juliandi. "Adapun barang bukti tersangka ini sejumlah 12 tandan buah kelapa sawit, hasil tes urinenya positif mengandung Metaphetamine, kemudian disangkakan pasal 306 Jo 64 KUHPidana," imbuhnya.

Kasus Positif Covid 19 di Senayan Meningkat
24 Juni 2021 Jakarta, Petah.id - Peningkatan angka positif Covid 19 di Gedung DPR RI terus bertambah secara signifikan. Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar kepada wartawan menjelaskan, berdasarkan laporan terakhir Rabu tadi pagi (23/6), telah terjadi 105 kasus positif. 17 diantaranya menyasar anggota dewan. "Ada penambahan cukup signifikan yang teridentifikasi positif. Untuk keseluruhan berjumlah 105 orang," jelas Indra, Rabu (23/6). Ada tenaga ahli hingga cleaning service yang terkomfirmasi positif."Selebihnya ada tenaga ahli, cleaning service, Pamdal dan ASN. Termasuk petugas kebersihan di komplek Kalibata itu juga ada 16 orang yang positif," lanjut Indra. Pihaknya mengakui terus berupaya menekan penyebaran kasus, termasuk melakukan tracing terhadap orang-orang yang melakukan kontak dengan pasien. "Kami tetap melakuan tracing terus, dan update data kami sampaikan ke pimpinan DPR untuk sebagai bahan evaluasi," ujar nya. Sumber : Goriau

Penyeludupan 19Kg Sabu dan 500 Butir Pil Ekstasi Digagalkan Polda Riau
24 Juni 2021 Pekanbaru, Petah.id - Penyeludupan 19 Kg Narkotika jenis sabu dan 500 butir pil ekstasi dari negeri jiran Malaysia berhasil digagalkan oleh polisi, Sabtu (19/6/21), di jalan Desa Suka Maju, Kecamatan Bantan, Bengkalis. Barang haram ini rencananya akan dikirim ke pengedar di Lubuk Linggau. Sementara kurir menerima upah 10 juta rupiah untuk setiap 1 Kg sabu. 2 pelaku, RA dan AM berhasil diamankan sementara seorang lagi berinisial I melarikan diri dan dinyatakan DPO. Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi, menggelar konferensi pers bersama Direktur Reserse Narkoba Kombes Victor Siagian dan Kabid Humas Kombes Sunarto di Mapolda pada Selasa (22/6), "Kita tangkap 2 pelaku narkoba yang akan memasok kepada bandar di Lubuk Linggau," kata Irjen Agung. Laporan penyeludupan bermula dari informasi yang berhasil diterima dari warga binaan Lapas kelas II A Bengkalis. Penggalian dan pendalaman informasi dilakukan Satresnarkoba Polres Bengkalis. Bekerja sama dengan Satuan Polair Bengkalis serta Bea Cukai Bengkalis, aparat bertindak dengan melakukan pemantauan di daerah Jangkang dan Selat Baru. Petugas mendapatkan informasi adanya orang yang akan membawa narkotika dari informasi awal menunjukkan bahwa pelaku akan membawa barang haram dari Desa Jangkang Kabupaten Bengkalis. Akan tetapi petugas berhasil mendeteksi keberadaan orang tersebut, disinyalir berpindah ke Desa Ketamputih. Setibanya di TKP, tim menjumpai 2 orang yang sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Nmax di Jalan Proyek Desa Suka Maju, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Merasa aksinya diketahui petugas, pelaku berupaya melarikan diri namun berhasil dihadang oleh petugas. "Hasil penggeledahan diamankan barang bukti narkoba (sabu dan ekstasi) yang disimpan dalam dua buah tas warna hitam yang ditemukan di dasboard dan di dalam jok motor yang dikendarai pelaku yang mengaku sebagai kurir berskala besar, disuruh oleh SN (DPO) dan dijanjikan upah sebanyak 10 juta rupiahperkilo," jelas Kapolda. Kepada polisi, pelaku mengakui aksi kali ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya membawa 5 kilogram sabu dan mendapat upah 50 juta.Turut diamankan 2 unit Handphone, sebuah ATM BNI atas nama RAHMAD, 2 buah tas, uang tunai senilai Rp 2.500.000,- dan 1 unit Sepeda Motor merk Yamaha type N-Max hitam, BM 6590 DAD. Pelaku dijerat pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan Ancaman Hukuman mati atau penjara paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun. Kapolda Riau kembali menegaskan bahwa pihaknya akan terus menggelorakan perang terhadap narkoba. Ia juga menyinggung soal pekerjaan rumah pemberantasan narkoba di wilayah Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat, Kota Pekanbaru. “Kami akan terus bekerjasama dengan Bea Cukai, kita ingin Riau bebas narkoba. Jajaran Polda Riau terus menggelorakan perang terhadap pengedar narkoba, baik yang terlibat sebagai kurir, penyandang dana,” imbuhnya. "Daerah yg masih menjadi PR adalah Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat, kita akan jadikan daerah tersebut menjadi daerah yang ramah dan terbebas dari narkoba,” ujarnya.

Perkembangan COVID-19 Siak