Siak Sri Indrapura, Riau, Indonesia Tentang Kami Kontak

Perkembangan COVID-19 Siak

Berita Terbaru

Lihat semua
2 Hektar Lahan Terbakar Berhasil Ditaklukkan Manggala Agni di Rangsang Meranti
04 Maret 2021 MERANTI, Petah.id - 2 hektar hutan dan lahan yang terbakar di Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Meranti berhasil ditaklukkan Manggala Agni Daops Siak di hari ke-3.Demikian dikatakan Kadaops Manggala Agni Sumatera VI Ihsan Abdillah. Pihaknya menerjunkan 13 orang untuk memadamkan api di lokasi bertanah gambut itu."Alhamdulillah tim gabungan berhasil padamkan api di tengah cuaca yang panas," ungkap Ihsan Abdillah, Rabu (3/3/2021) petang.Untuk luasan lahan, tambah Ihsan, sebanyak 2 hektar lahan di Desa Tanjung Gemuk itu terbakar. Kondisi tanah gambut dan semak belukar membuat api mudah menjalar."2 hektar luasan yang terbakar, Alhamdulillah mampu kita taklukkan bersama tim lainnya," tambahnya.Saat ini, tim melakukan moping up pada lokasi yang telah disekat agar memastikan api tidak muncul lagi."Hari ini lokasi tuntas dipadamkan,selanjutnya diserahkan kepihak Desa Tanjung Gemuk," jelasnya.Disinggung soal sarana dan prasarana yang disiapkan untuk melakukan proses pemadaman apa saja, Ihsan sampaikan beberapa peralatan lengkap sudah dibawa untuk melakukan pemadaman." Kita bawa 1 unit mesin max, 23 Roll selang buang ukuran 1,5 Inchi, 7 Roll selang buang ukuran 2,5 Inc, 1 unit peralatan masak lengkap, 3 Unit HT dan 1 Unit Drone," jelas Ihsan.Turut turun ke lokasi melakukan pemadaman api di Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Meranti Manggal Agni Daops Sumatera VI, TNI, POLRI, MPA Paralegal, PT SRL dan Aparat Desa Tanjung Gemuk."Kerjasama yang baik seluruh tim pemadaman membuat api mudah ditaklukkan," ringkasnya.

3 Hektar Gambut Terbakar di Teluk Masjid Siak, Angin Kencang dan Sumber Air Minim Jadi Kendala Pemadaman
04 Maret 2021 SIAK, Petah.id - Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) kembali terjadi di Kampung Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit.Setidaknya, lebih dari 3 hektar luasan lahan yang terbakar. Demikian dikatakan Komandan Regu (Danru) Manggala Agni Siak Syarizon. Ia tidak menampik adanya karhutla di lokasi tersebut."Sempat beberapa hari terakhir tak ditemukan titik api di Siak tapi hari ini ada karhutla di Kampung Teluk Masjid, Sungai Apit," ungkap Danru Manggala Agni Siak Syahrizon, Rabu (3/3/2021).Disampaikan Syahrizon, sebelumnya lahan tersebut pernah terbakar juga namun tidak luas hanya sepetak bidang tanah dan berhasil dipadamkan namun tiba-tiba sore kemarin muncul titik api lagi dan meluas ke areal lain."Kemarin sudah mati api di lokasi itu, tiba tiba sore besoknya muncul api lagi dan meluas ke areal lain sementara yang terbakar kurang lebih 3 hektar," jelas Syarizon.Angin yang kencang dan terarah menjadi salah satu penyebab sulitnya tim melakukan pemadaman di lokasi bertanah gambut tersebut."Ditambah sumber titik air lumayan jauh sehingga tim harus bekerja lebih keras lagi," tambah Syahrizon.Untuk penyebab terjadinya karhutla, jelas Syahrizon,  itu bukan merupakan wewenang pihaknya. Ia sampaikan saat ini pihaknya bersama tim berupaya agar api tidak meluas." Penyebab terjadinya karhutla masih diselidiki, dan dugaan sementara ini lahan milik masyarakat," kata Dia.Adapun jenis tanaman yang di lokasi terbakar itu merupakan kebun karet, kelapa sawit dan semak belukar."Saat ini tim masih berjibaku memadamkan api serta membuat penyekatan agar api tak meluas," jelasnya.Tampak dilapangan turut memadamkan api Manggala Agni Daops Siak, BPBD Siak, TNI, Polisi dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Dinsos Akan Bantu Warga Dayun yang Rumahnya Rusak Akibat Puting Beliung
03 Maret 2021 SIAK, Petah.id - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Siak, Wan Idris sampaikan pihaknya sudah berikan sejumlah paket bantuan untuk meringankan beban warga yang terkena musibah."Dapat informasi tersebut kami langsung kelapangan dan memberikan bantuan berupa sembako, pakaian dan makanan lainnya," kata Wan Idris, Rabu (3/3/3021) siang.Dinas Sosial masih menunggu proposal dari pihak Kecamatan Dayun untuk dibantu dalam bentuk uang bagi warga yang rumahnya rusak." Nanti proposal itu kita verifikasi, kita pastikan betul mana yang rusak berat, sedang, dan ringan," kata Wan Idris.Selanjutnya, kata Wan Idris, setelah diverifikasi pihaknya akan antar langsung ke Badan Keuangan Daerah (BKD) untuk bisa dicairkan."Jika tak terkendala, proses itu paling lama satu bulan," jelasnya.Masih kata Wan Idris, melalui verifikasi yang ketat kita akan menentukan jumlah per rumah yang akan dibantu untu meringankan beban warga." Yang rusak berat akan dibantu Rp10 juta, rusak sedang Rp7,5 juta dan rusak ringan akan mendapat Rp5 juta. Kategori itu akan kita verifikasi secara serius," ungkapnya.Wan Idris berharap bantuan itu nantinya dapat meringankan beban warga Kampung Sialang Sakti apalagi di kondisi pandemi dimana masyarakat kesulitan ekonomi."Mudah-mudahan bisa membantu warga yang tertimpa musibah, dan warga diberikan kesabaran. Apalagi di tengah pandemi covid-19 ini masyarakat semakin kesulitan ekonomi, jadi pemerintah wajib hadir," imbuhnya.Sebelumnya, angin puting beliung menimpa Kampung Sialang Sakti, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak. Akibat musibah itu, sebanyak 52 rumah di daerah tersebut rusak.Peristiwa puting beliung terjadi begitu cepat dengan diawali hujan lebat dan tiba-tiba datang angin kencang.Penghulu Kampung Sialang Sakti, Mualim mengatakan peristiwa tersebut terjadi di wilayahnya pada Jumat, 26/2/2021 pukul 15.00 Wib."Benar adanya musibah angin puting beliung itu, kejadiannya sangat cepat sekali terjadi dan diikuti hujan sangat lebat dan angin yang kencang. Ada 52 KK yang kondisinya rumahnya rusak," kata Penghulu Kampung Sialang Sakti, Mualim, Minggu (28/2/2021).Diceritakan Mualim kondisi rumah warga yang rusak parah tersebut kondisi atap seng beterbangan dibawa angin, tiang tiang rumah ambruk."Atap rumah warga beterbangan dan kondisi dalam rumah warga basah karena hujan lebat yang disertai angin," kata Mualim.Saat ini pihaknya, kata Mualim, sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Pemerintah Kecamatan Dayun dan Dinas Sosial Kabupaten Siak.

Polres Siak Sosialisasikan Bahaya Penyalahgunaan Narkotika
03 Maret 2021 SIAK, Petah.id - Polres Siak melalui Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) dan Sat Binmas melakukan sosialisasi terkait penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat demi mewujudkan kamtibmas, Senin (1/3/2021) .Giat Sosialisasi itu ditaja secara Focus Group Discusion (FGD) di Aula Kantor Desa Perawang Barat. Tampak hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Perawang Barat Faizal Shi dan perangkat desa lainnya serta perwakilan warga Desa Perawang Barat.Juga hadir Kasat Narkoba Polres Siak AKP Jailani dan Kasat Binmas AKP M Y Lubis sebagai narasumber.Kegiatan sosialisasi tersebut terpantau dengan menerapkan protokol kesehatan dimana setiap peserta menggunakan masker dan tidak berkerumun. Untuk peserta juga dibatasi tidak lebih dari lima puluh orang.Dalam sambutannya Kasat Binmas Polres Siak AKP M Y Lubis mengimbau agar perangkat desa bersama warga selalu menjaga situasi yang aman dan kondusif.Tidak hanya itu, Ia juga mengingatkan agar selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas diluar rumah dengan tujuan untuk memutus matarantai penyebaran covid-19.Ditempat yang sama, Kasat Narkoba Polres Siak AKP Jailani memaparkan terkait bahaya narkoba dan kasus-kasus narkoba yang ditangani Polres Siak mulai dari tahun 2018 hingga tahun 2020.Dikatakan Jailani, setiap pelaku kriminal selalu diawali dengan penyalah gunaan narkoba."Secara jelas Kasat Narkoba Polres Siak itu mengatakan, bahwa setiap pelaku kejahatan sebelum melakukan kejahatan diawali dengan menggunakan Narkoba," jelasnya."Kebanyakan, kata Jailani, pelaku narkoba yang  diamankan pihaknya memiliki latar belakang pendidikan yang rendah sehingga pola pikir dan pemahaman tentang bahaya dari narkoba itu sangat rendah sekali," tambah Jailani.Kendati demikian, kata Jailani, Ia tak menampik kalau pihaknya juga mengamankan pelaku penyalah gunaan narkoba dari kalangan yang berpendidikan, bahkan pernah mengamankan yang tamatan S2."Untuk setiap tahunnya jumlah pelaku narkoba yang kita amankan dan jumlah barang bukti setiap tahunnya mengalami peningkatan, maka dari itu kita harus komit untuk memerangi Narkoba ini agar generasi penerus bangsa bisa terselamatkan dari bahaya narkoba," ungkapnya.AKP Jailani mengimbau kepada seluruh perangkat desa dan orang tua agar mengawasi aktifitas anak diluar rumah, apabila ada melihat dan mendengar terkait peredaran dan penyalah gunaan narkoba segera hubungi Polisi atau pihak desa.“Apabila ada salah seorang anggota keluarga kita yang menjadi pecandu Narkoba segera laporkan ke pihak kepolisian, lebih baik kita ambil langkah untuk di rehab sebelum ditangkap Polisi," jelasnya."Hindari narkoba sayangi keluarga jangan lupa bahagia, mari kita isi kegiatan positif disetiap aktifitas kita untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif ," tutup Jailani mengakhiri.

TGI Bagikan Kelengkapan Tangani Karhutla di Gasib Siak
03 Maret 2021 SIAK, Petah.id -Trasportasi Gas Indonesia (TGI) Regional Office 3, membantu masker, kacamata, sebo dan topi rimba untuk Satgas Pengendalian Karhutla Kecamatan Koto Gasib.Penyerahan bantuan itu dilakukan di halaman Mapolsek Koto Gasib. Penyerahan oleh Ketua Satgas yang juga Camat Koto Gasib Dicky Sofyan dan Ipda Suryawan.Camat Dicky mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan perusahaan yang peduli dengan penanggulangan karhutla. Perlengkapan ini, diharapkan dapat bermanfaat bagi satgas.“Sebenarnya apa yang kami bagikan ini, merupakan peralatan yang sangat diperlukan di lapangan. Meski sebagai pelengkap, tapi keberadaannya cukup penting. Makanya ketika sampai, langsung kami bagikan,” jelas Camat Dicky.Sebagai ketua satgas, Dicky mengaku bangga atas kekompakan dan soliditas tim. Tak mudah menciptakan suasana seperti itu. Tapi itu yang kini dimiliki Kecamatan Koto Gasib, tidak hanya penghulu dan perangkatnya, yang peduli tapi juga RT, RW dan warga ikut membantu. Demikian juga dengan sejumlah perusahaan yang peduli akan bahaya karhutla dan efek yang ditimbulkan selain kerusakan lingkungan dan punahnya habitat, juga patut diapresiasi.Sejauh ini, Satgas Karhutla tidak tinggal diam, selain melakukan patroli juga siapa dan berlatih teknik memadamkan di lahan gambut. Meski sebagian sudah terlatih, namun ada saat saat tertentu harus benar benar dipahami dan dikuasai medannya, sehingga dapat dikendalikan.Sementara Kapolsek Ipda Suryawan mengaku terus berkoordinasi dengan Satgas Karhutla Koto Gasib, tidak hanya melalui grup whatshap tapi juga lewat Aplikasi Lancang Kuning.Lewat aplikasi ini, akan jelas kejadian di wilayah mana dan titik koordinatnya dapat langsung diketahui.“Bahkan kami siaga penuh. Jika ada hal yang mencurigakan satgas akan langsung turun memastikan dan jika benar akan langsung melakukan pemadaman dengan personel dan peralatan yang dimiliki,” jelas Kapolsek Suryawan.

52 Rumah Warga Dayun Siak Porak Poranda Dihantam Angin Puting Beliung
03 Maret 2021 SIAK, Petah.id -  Sebanyak 52 rumah di Kampung Sialang Sakti, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak luluh lantak dihantam angin puting beliung. Peristiwa tersebut terjadi begitu cepat dengan diawali hujan lebat dan tiba-tiba datang angin kencang.Demikian dikatakan Penghulu Kampung Sialang Sakti, Mualim. Peristiwa tersebut dibenarkannya terjadi di wilayahnya pada Jumat, 26/2/2021 pukul 15.00 Wib."Benar adanya musibah angin puting beliung itu, kejadianya sangat cepat sekali terjadi dan diikuti hujan sangat lebat dan angin yang kencang . Ada 52 KK yang kondisinya rumahnya rusak," kata Penghulu Kampung Sialang Sakti, Mualim, Minggu (28/2/2021).Diceritakan Mualim kondisi rumah warga yang rusak parah tersebut. kondisi atap seng  berterbangan dibawa angin, tiang tiang rumah ambruk."Atap rumah warga berterbangan dan kondisi dalam rumah warga basah karena hujan lebat yang disertai angin," kata Muambruk.Saat ini pihaknya, kata Mualim, sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Pemerintah Kecamatan Dayun dan Dinas Sosial Kabupaten Siak."Kejadian tersebut sudah kita laporkan ke tingkat kecamatan dan juga ke Dinas Sosial Kabupaten Siak,” kata Alim.Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Siak Wan Idris mengaku sudah menerima informasi atas musibah yang menimpa warga Kampung Sialang Sakti tersebut." Kami juga sudah mendapat data-data korban angin puting beliung tersebut, dari data yang kita terima ada 52 KK rumahnya yang rusak dan kita akan turun kelapangan,” ujar Wan Idris.

Pergerakan Api Diperketat, Manggala Agni Terjunkan Tim Patroli Keliling
03 Maret 2021 SIAK, Petah.id - Upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan dengan gerak cepat.Empat tim patroli terpadu diterjunkan Manggala Agni Daops Siak ke Kampung Bunsur, Kampung Dayun, Desa Tumang dan Bandar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.Demikian disampaikan Kadaops Manggala Agni Kabupaten Siak Ihsan Abdillah. Disebutkannya saat ini upaya sosialisasi dan pencegahan langkah yang harus ditempuh agar tidak ada lagi pembakaran hutan dan lahan." Langkah tersebut guna meningkatkan upaya deteksi dini pada areal rawan karhutla meliputi seperti lokasi areal bekas kebakaran (desa rawan, APL, kawasan konservasi dan hutan lindung)," kata Kadaops Manggala Agni Siak Ihsan Abdillah, Selasa (2/3/2021).Ditambahkan Ihsan, memperkuat kegiatan sosialisasi dan pencegahan karhutla serta mewujudkan kehadiran pemerintah dalam pencegahan Karhutla menjadi bagian dari tujuan dilaksanakannya patroli terpadu itu."Jadi kita bisa melakukan pemadaman dini jika ditemukan kebakaran pada areal bekas kebakaran," ungkapnya.Kendati dalam suasana siaga Karhutla, tim patroli terpadu juga tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19 saat melakukan patroli."Patroli keliling itu juga dengan Prokes Covid-19 yang masih nyata dihadapan kita," jelasnya.Giat tersebut dilaksanakan selama sebulan kedepan. Hal itu dilakukan agar memastikan Riau bebas asap." Patroli tersebut kita lakukan dengan rentang waktu sebulan kedepan, kita tak ingin Riau ada asap tahun ini," kata Ihsan.Adapun alat yang digunakan dalam kegiatan patroli ini meliputi sepeda motor,  alat komunikasi (Orari), peta kerja, logistik personil, posko desa dan pamflet stiker imbauan." Hal itu dilengkapi untuk mempermudah kerja tim," imbuh Ihsan.

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Aliran Sungai Batang Gangsal Inhu
03 Maret 2021 INHU, Petah.id -  Ditemukan potongan bagian tubuh manusia dari pinggang hingga kaki di aliran sungai Batang Gangsal, Indragiri Hulu, Riau.Diduga kuat potongan tubuh manusia itu milik seorang pemancing bernama Marlena Lahagu (36).Tita Yanti Zega (22) istri korban sebelumnya pernah melapor ke polisi terkait kehilangan suaminya. Warga perumahan PT PAL Desa Penyaguhan itu terakhir berangkat dari rumahnya Senin (1/3/2021) pagi untuk pergi memancingMenurut keterangan istrinya, saat subuh korban membangunkan istri untuk memasak bekal makanan memancing. Korban sudah terbiasa pergi memancing di waktu subuh dan pulang sekitar pukul 18.00-19.00 WIB. Namun hingga Selasa (2/3/2021) siang, korban tidak kunjung pulang sehingga sekitar pukul 12.00, istrinya membuat laporan orang hilang ke Polsek Batang Gansal.Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Efrizal melalui Paur Humas Aipda Misran ketika dikonfirmasi menjelaskan, mendapati laporan itu, Kapolsek Batang Gansal Ipda Raditua Wahyu Aji Pambudo beserta personel langsung mendatangi tempat korban biasa memancing. Bersama masyarakat dilakukan penyisiran sepanjang sungai.Di lokasi yang diduga tempat korban mancing ditemukan barang-barang milik korban berupa alat pancing, tas tempat makanan, satu unit senter yang masih menyala. Ada juga sejumlah ikan yang diduga hasil pancingan korban beserta tempatnya, satu bilah parang dan satu unit sepeda motor milik korban.Sekira Pukul 18.00 Wib personel Polsek Batang Gansal bersama masyarakat sementara menghentikan upaya pencarian untuk melaksanakan Istirahat.Pukul 19.30 Wib masyarakat kembali melakukan upaya pencarian dengan cara menyisir sepanjang Sungai Gansal dengan menggunakan perahu boat. Jelang tengah malam pukul 23.00 Wib Kapolsek Batang Gansal memperoleh informasi dari ketua RT setempat bahwa masyarakat telah menemukan potongan tubuh manusia berupa sepasang kaki yang diduga korban. Selanjutnya Kapolsek Batang Gansal beserta Personel dan tim medis Puskesmas Batang Gansal menuju TKP untuk segera mengevakuasi potongan manusia (bagian pinggang hingga kaki) tersebut untuk diserahkan kepada pihak keluarga. "Diduga bagian tubuh yang di laporkan hilang atas nama Marlena Lahagu. Kuat dugaan korban diserang binatang buas berupa buaya. Bekerja sama dengan perusahaan setempat kami juga sudah membuat pengumuman dilarang memancing di daerah tersebut karena berbahaya," kata Misran.Sumber: www.riaupos.jawapos.com  dengan judul Pamit Mancing, Besoknya Pria Ini Ditemukan Tinggal Potongan Kaki

RSUD Tengku Rafi’an Siak Segera Naik Kelas
23 Februari 2021 SIAK, Petah.id - Banyak raihan prestasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafi’an Siak. Bahkan RSUD tipe C itu menjadi RSUD Paripurna. Dan disiapkan segera naik kelas menjadi tipe B.Hal itu pula yang menjadi penyebab rumah sakit kebanggaan masyarakat Siak ini, selalu dikunjungi dan menjadi rumah sakit percontohan.Demikian dijelaskan dr Benny Chairuddin. Bahkan pada Selasa (23/2), dia menerima kunjungan kerja Komisi II DPRD Kabupaten Kampar dipimpin Zumrotun sebagai Ketua Komisi. Komisi II DPRD Kampar itu didampingi Komisi II DPRD Siak diwakili oleh Gustimar, ke RSUD Tengku Rafi'an Siak, mereka melihat langsung sistem pelayanan dan hal-hal yang berkaitan untuk kepentingan masyarakat."Saya memaparkan informasi tentang rumah sakit didampingi kasi dan kabid. Termasuk upaya penanganan Covid-19, sekaligus menjelaskan Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), Struktur Organisasi, Tata Kelola keuangan BLUD serta hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan,” jelas dr Benny.Dengan kunjungan kerja ini,  mudah-mudahan anggota Komisi II DPRD Kampar  bisa mendapatkan informasi dalam hal pelayanan yang sudah diterapkan di  RSUD Tengku Rafi'an. Sehingga dapat memberilan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Kampar.“Insya Allah di waktu yang akan datang RSUD Tengku Rafi'an Siak dapat berkunjung ke Kampar untuk mempelajari hal-hal yang bagus untuk diterapkan di Kabupaten Siak,” ucap dr Benny.Lebih jauh dr Benny mengaku senang, sebab bisa berbagi informasi tentang pelayanan. Baginya dengan berbagi informasi akan menambah kekayaan batin. Hal itu terus dipupuknya dengan kerendahan hati sebagai direktur.

Respon Positif Warga Atas Pelayanan LKB dan SKCK Keliling Polsek Koto Gasib
19 Februari 2021 SIAK, Petah.id - Tetap jaga jarak dan patuhi protokol kesehatan (prokes) itu yang diucapkan personel Polsek Koto Gasib saat memberikan pelayanan pengurusan laporan kehilangan barang (LKB) dan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).Disebutkan Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan, pihaknya memberikan pelayanan pertamapada Jumat (19/2) pagi di Kampung Sengkemang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau.“Kami memberikan pelayanan memperpanjang SKCK. Teknisnya adalah, kami terima pengurus baru dengan sidik jari dan pengisian blanko, maupun perpanjangan. Selanjutnya SKCK yang sudah selesai akan diantar oleh Bhabinkamtibmas,” jelas Kapolsek Suryawan.Pada dasarnya disebutkan Kapolsek Suryawan, apa yang dilakukan pihaknya sebagai upaya menjaga hubungan dan ikatan antara Polri dengan masyarakat.“Tugas kami adalah pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat. Maka di masa pandemi Covid-19 seperti ini, saat warga diminta mematuhi prokes dan ekonomi sebagai. warga dalam keadaan tidak stabil. Kami memberikan solusi berupaya pelayanan keliling ini,” ungkap Suryawan.Lebih jauh dikatakan Kapolsek Suryawan, dengan pelayanan keliling ini, masyarakat tentu akan merasa semakin dekat dengan kepolisian.Tahap awal ini, pelayanan memang keliling ke sejumlah kampung memberikan pelayanan. Tahap selanjutnya hasil koordinasi dengan Camat dan para penghulu, akan terjadwal.Sehingga masyarakat akan tahu harus ke mana nantinya dalammengurus LKB. Pelayanan terdekat akan terjadwal di sejumlah titik setiap pekannya.“Silakan datang ke sana, kami akan memberikan pelayanan terbaik. Bahkan saat menunggu antrean kami juga menyiapkan permen dan air mineral,” ucap Kapolsek Suryawan.Warga memberikan respon positif, sebab tidak harus ke Polsek untuk mengurus LKB adan SKCK.Sebagaimana diungkapkan Jalius Salim warga Sengkemang yang memperpanjang SKCK.“Pelayanan ini memudahkan kami. Kami tidak perlu ke mana-mana. Kami senang atas inovasi yang dilakukan Polsek Koto Gasib dalam memberikan pelayanan kepada kami,” sebut Jalius Salim.

Perkembangan COVID-19 Siak