Siak Sri Indrapura, Riau, Indonesia Tentang Kami Kontak
Kapolda Riau Gencarkan Padamkan Api Karhutla di Pulau Merbau dan Bengkalis
07 Maret 2021 PEKANBARU, Petah.id  - Peningkatan jumlah hotspot Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) selama enam hari di bulan Maret 2021 terjadi di dua desa di pesisir pulau Merbau dan Bengkalis Provinsi Riau.   Sejak tanggal 1 sampai 5 Maret 2021 di kedua desa yakni di Desa Pelkun Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis dan Desa Dedap Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti terdapat sebanyak 560 titik hotspot.   "Melihat peningkatan hotspot di dua desa tersebut, kami telah menerjunkan tim pemadaman awal, yakni dari Polsek dan Polres sebanyak 35 personel. Namun karena kondisi lapangan yang cukup sulit, tim tersebut kualahan. Sehingga kami putuskan untuk menerjunkan tim pemadam lanjutan dari Polda sebanyak 73 personel, yang sejak tanggal 5 kemaren turun ke kedua desa tersebut dan hari Sabtu ini saya bersama Dansat Brimob turun bersama-sama anggota di lapangan memadamkan api hari ini," terang Irjen Agung Setya Sabtu pagi (6/3/2021)   Pada sebelumnya (3/3/2021) yang lalu, Irjen Agung dan istri juga telah turun langsung ke lokasi lahan terbakar, yakni di Tanjung Kapal Pulau Rupat Bengkalis.   Turunnya Irjen Agung Setya ke lokasi pemadaman untuk memompa semangat dan mengarahkan bantuan pemadaman prajurit TNI, anggota Polri, petugas Damkar dan BPBD, perusahaan serta masyarakat yang tak pulang berhari-hari untuk padamkan api.   “Karhutla di kedua desa tersebut akan kita padamkan siang malam, tetap semangat, jangan kendor, gaspol," ujar Irjen Agung meyakinkan.   Berdasarkan data diperoleh dari Dashboard Lancang Kuning pada dua hari sebelumnya (1 hingga 2 Maret 2021), sama sekali tak ada ditemukan hotspot atau titik api di Desa Pelkun, Kecamatan Bantan, Bengkalis dan Desa Dedap, Merbau, Kepulauan Meranti.   Baru pada keesokan harinya (2 hingga 3 Maret 2021) ditemukan hotspot dengan tingkat kepercayaan medium 4 titik dan high 2 hotspot di Desa Dedap Merbau.   Pelan tapi pasti, esok harinya (3 sampai 4 Maret 2021), didua desa tersebut menyala dengan 44 titik api. Perinciannya, tingkat kepercayaan low atau rendah 5, medium 30 dan tinggi atau high 9.   Peningkatan luar biasa terjadi 4 sampai dengan 5 Maret 2021. Di kedua desa tersebut ditemukan 248 titik api dengan tingkat kepercayaan low 7, medium 191 dan high 50 di dua desa tersebut, yakni di Pelkun dan Dedap.   Lonjakan tertinggi terjadi pada tanggal 4 hingga 5 Maret 2021. Di Desa Pelkun, Bantan, Bengkalis dan Dedap, Merbau, Kepulauan Meranti, dijumpai 262 titik api.   "Mulai 1 hingga 6 Maret 2021, di Desa Dedap, Merbau, Kepulauan Meranti, kita sudah melakukan 929 kegiatan pemadaman dari tim yang diterjunkan yakni POLRI, TNI, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat peduli api dan lainnya, hal itu untuk mengepung api agar cepat padam," terang Irjen Pol Agung Setya.   Menilik dari data Badan Restorasi Gambut menunjukan tinggi air gambut diwilayah kebakaran dalam status rawan, sehingga kesulitan besar kita adalah mendapatkan air untuk pemadaman. Pembuatan embung dan penambahan mesin pompa beserta slang air terus dilakukan.   "Doakan hari ini kita bisa padamkan," harap Agung.

Ular Piton ini Jadi Korban Karhutla di Siak
04 Maret 2021 SIAK, Petah.id - Karhutla bukan saja menyebabkan asap namun hilangnya sejumlah habitat hewan di hutan dan lahan teresebut. Tak jarang petugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan menemukan jenis hewan hutan yang mati terpanggang oleh kobaran api. Seperti terjadi di Kampung Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau. Tim pemadam gabungan menemukan bangkai ular Phyton terbakar di dekat hutan yang terbakar. "Iya betul, tim pemadaman api menemukannya di batas antara hutan terbakar dengan hutan yang masih hijau ," kata Kabid Damkar Siak Irwan Priyatna. Tim Satgas Gabungan memprediksi bangkai ular yang ditemukan  diatas lahan gambut yang terbakar itu berupaya lari menuju lahan yang tidak terbakar. "Soalnya ular itu didapat dalam keadaan mati di perbatasan antara nyala api dengan lahan hijau. Mungkin ularnya berupaya menyelamatkan diri ke zona hijau tapi api yang panas membunuhnya," jelas Irwan. Diceritakan Irwan, hal itu bermula saat tim pemadaman api melakukan penyisiran di sekitar titik lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api. "Saat melakukan penyisiran itu, petugas menemukan seekor ular piton berukuran panjang sekitar 2 meter lebih yang sudah tidak bernyawa lagi. Kuat dugaan ular tersebut mati akibat terperangkap kobaran api," kata Irwan. “Saat Tim Pemadaman sedang memburu kepala api yang membakar semak belukar. Di saat api telah dipadamkan, samar-samar dibalik asap mereda terlihat ada ular piton berukuran sekitar 2 meteran yang sudah meregang nyawa," tambah Irwan. Irwan mengaku, timnya selalu berjumpa dengan hal-hal seperti ini di setiap melakukan pemadaman Karhutla diberbagai lokasi. Irwan meyakini banyak hewan yang mati dan kehilangan habitatnya akibat terjadinya karhutla. " Bisa kebayangkan hewan-hewan di hutan bertarung di atas kobaran api yang membakar habitatnya," ungkap Irwan. Dengan demikian, tak henti-hentinya Irwan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk cinta akan lingkungan. Sebab, menurutnya jika lingkungan rusak maka banyak hal yang akan hilang. "Bencana itu bukan hanya akan datang pada manusia saja tapi seluruh makhluk hidup,apa lagi soal karhutla, tentunya akan banyak yang rusak dan kehilangan habitat hewan," tutupnya.

TGI Bagikan Kelengkapan Tangani Karhutla di Gasib Siak
03 Maret 2021 SIAK, Petah.id -Trasportasi Gas Indonesia (TGI) Regional Office 3, membantu masker, kacamata, sebo dan topi rimba untuk Satgas Pengendalian Karhutla Kecamatan Koto Gasib.Penyerahan bantuan itu dilakukan di halaman Mapolsek Koto Gasib. Penyerahan oleh Ketua Satgas yang juga Camat Koto Gasib Dicky Sofyan dan Ipda Suryawan.Camat Dicky mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan perusahaan yang peduli dengan penanggulangan karhutla. Perlengkapan ini, diharapkan dapat bermanfaat bagi satgas.“Sebenarnya apa yang kami bagikan ini, merupakan peralatan yang sangat diperlukan di lapangan. Meski sebagai pelengkap, tapi keberadaannya cukup penting. Makanya ketika sampai, langsung kami bagikan,” jelas Camat Dicky.Sebagai ketua satgas, Dicky mengaku bangga atas kekompakan dan soliditas tim. Tak mudah menciptakan suasana seperti itu. Tapi itu yang kini dimiliki Kecamatan Koto Gasib, tidak hanya penghulu dan perangkatnya, yang peduli tapi juga RT, RW dan warga ikut membantu. Demikian juga dengan sejumlah perusahaan yang peduli akan bahaya karhutla dan efek yang ditimbulkan selain kerusakan lingkungan dan punahnya habitat, juga patut diapresiasi.Sejauh ini, Satgas Karhutla tidak tinggal diam, selain melakukan patroli juga siapa dan berlatih teknik memadamkan di lahan gambut. Meski sebagian sudah terlatih, namun ada saat saat tertentu harus benar benar dipahami dan dikuasai medannya, sehingga dapat dikendalikan.Sementara Kapolsek Ipda Suryawan mengaku terus berkoordinasi dengan Satgas Karhutla Koto Gasib, tidak hanya melalui grup whatshap tapi juga lewat Aplikasi Lancang Kuning.Lewat aplikasi ini, akan jelas kejadian di wilayah mana dan titik koordinatnya dapat langsung diketahui.“Bahkan kami siaga penuh. Jika ada hal yang mencurigakan satgas akan langsung turun memastikan dan jika benar akan langsung melakukan pemadaman dengan personel dan peralatan yang dimiliki,” jelas Kapolsek Suryawan.

Respon Positif Warga Atas Pelayanan LKB dan SKCK Keliling Polsek Koto Gasib
19 Februari 2021 SIAK, Petah.id - Tetap jaga jarak dan patuhi protokol kesehatan (prokes) itu yang diucapkan personel Polsek Koto Gasib saat memberikan pelayanan pengurusan laporan kehilangan barang (LKB) dan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).Disebutkan Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan, pihaknya memberikan pelayanan pertamapada Jumat (19/2) pagi di Kampung Sengkemang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau.“Kami memberikan pelayanan memperpanjang SKCK. Teknisnya adalah, kami terima pengurus baru dengan sidik jari dan pengisian blanko, maupun perpanjangan. Selanjutnya SKCK yang sudah selesai akan diantar oleh Bhabinkamtibmas,” jelas Kapolsek Suryawan.Pada dasarnya disebutkan Kapolsek Suryawan, apa yang dilakukan pihaknya sebagai upaya menjaga hubungan dan ikatan antara Polri dengan masyarakat.“Tugas kami adalah pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat. Maka di masa pandemi Covid-19 seperti ini, saat warga diminta mematuhi prokes dan ekonomi sebagai. warga dalam keadaan tidak stabil. Kami memberikan solusi berupaya pelayanan keliling ini,” ungkap Suryawan.Lebih jauh dikatakan Kapolsek Suryawan, dengan pelayanan keliling ini, masyarakat tentu akan merasa semakin dekat dengan kepolisian.Tahap awal ini, pelayanan memang keliling ke sejumlah kampung memberikan pelayanan. Tahap selanjutnya hasil koordinasi dengan Camat dan para penghulu, akan terjadwal.Sehingga masyarakat akan tahu harus ke mana nantinya dalammengurus LKB. Pelayanan terdekat akan terjadwal di sejumlah titik setiap pekannya.“Silakan datang ke sana, kami akan memberikan pelayanan terbaik. Bahkan saat menunggu antrean kami juga menyiapkan permen dan air mineral,” ucap Kapolsek Suryawan.Warga memberikan respon positif, sebab tidak harus ke Polsek untuk mengurus LKB adan SKCK.Sebagaimana diungkapkan Jalius Salim warga Sengkemang yang memperpanjang SKCK.“Pelayanan ini memudahkan kami. Kami tidak perlu ke mana-mana. Kami senang atas inovasi yang dilakukan Polsek Koto Gasib dalam memberikan pelayanan kepada kami,” sebut Jalius Salim.

Hampir Seluruh Wilayah di Kabupaten Siak Rawan Karhutla
11 Februari 2021 SIAK, Petah.id - Kapolres Siak AKBP Gunar Rahardyanto, sampaikan hampir seluruh wilayah di Kabupaten menjadi titik rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.Hingga saat ini, pihaknya terus melakukan upaya premtif, preventif dan represif  guna menekan terjadinya kebakaran hutan dan lahan." Dan paling sering di Kecamatan Sungai Apit dan Kecamatan Dayun sendiri terdapat ketebalan gambut mencapai 12 meter," kata Kapolres Siak AKBP Gunar Rahardyanto, Rabu (10/2/2021).Kendati demikian, jelas Gunar, persiapan Polres Siak dalam menghadapi bencana alam karhutla di Siak sudah cukup matang dan maksimal.Berbagai upaya  seperti tindakan premtif, preventif dan represif terus dilakukan dan disiapkan guna menekan terjadinya kebakaran hutan dan lahan."Kita sudah persiapkan personil dan peralatan untuk melaksanakan kegiatan pemadaman dan pencegahan terjadinya karhutla," jelasnya.Mensosialisasikan tidak membakar lahan dan hutan terus dilakukan agar masyarakat sadar akan bahaya dari membakar di tengah musim cuaca seperti saat ini."Kami juga melaksanakan patroli kedaerah rawan kebakaran hutan dan lahan bersama pihak terkait seperti TNI, BPBD Siak, Manggala Agni dan seluruh elemen masyarakat," kata Dia.Bagi pembakar lahan, tambah Gunar, akan diberikan tindakan hukum yang tegas baik itu untuk perorangan maupun untuk koorperasi."Kalau pembakaran lahan dan hutan dilakukan oleh perorangan akan ditangani Polres Siak namun jika koorperasi  yang melakukan pembakaran hutan dan lahan akan ditangani oleh Polda Riau," tambahnya.Setiap perusahaan, kata Kapolres Siak, harus memiliki tim untuk menangani karhutla. Sehingga semua pihak bisa saling bahu membahu menekan terjadinya karhutla di Siak."Untuk radius 5 Kilometer dari kawasan perusahaan itu menjadi tanggung jawab perusahaan untuk memadamkannya," tegasnya."Jangan sudah dikasi izin mengelola lahan saat terjadi karhutla perusahaan malah gak tanggung jawab, dan mereka (perusahaan) harus bertanggung jawab dengan segala resikonya," tandasnya.

Gerak Cepat Polsek dan Pemcam Koto Gasib Cegah Karhutla
05 Februari 2021 SIAK, Petah.id - Wilayah Siak sebagian besar terdiri dari gambut. Pencegahan karhutla dilakukan pihak kepolisian bersama pemkab dan instansi terkait.Dikatakan Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan, dia tak bosan mengajak semua pihak terutama warga untuk mencegah karhutla.“Mencegah lebih baik dari pada mengatasi. Hal ini perlu kepedulian dan kerja sama semua pihak. Meski tidak mudah, namun kita harus melakukannya jika kita tidak ingin ada karhutla di wilayah kita,” ungkap Kapolsek Suryawan.Sebenarnya sejak 2019, pihaknya sudah membentuk Satgas Karhutla Kecamatan Koto Gasib yang memang sangat aktif. Satgas ini tidak hanya melibatkan personel Polsek, tapi juga pemerintah kecamatan dan kampung, organisasi dan perusahaan, tapi juga Masyarakat Peduli Api (MPA).“Tidak hanya mengkampanyekan  bahaya karhutla untuk kesehatan, keselamatan dan lingkungan. Tapi juga bagaimana waktu, biaya dan tenaga yang dikeluarkan jika kebakaran lahan terjadi,” jelas Kapolsek Suryawan.Tidak hanya berhenti sampai di situ, kelompok diskusi, pertemuan dan pengajian dna rumah ibadah juga menjadi wilayah sosialisasi. Hal ini penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dan semua pihak untuk mencegah karhutla.“Makanya pada Jumat (5/2) kami menggelar apel. Memastikan kesiapan tim dan personel serta peralatan. Lebih baik mencegah dari pada harus berjibaku memadamkan kebakaran lahan,” ungkap Kapolsek Suryawan.Jika sama sama diawasi dan dijaga, kata Kapolsek Suryawan, dia yakin apa yang dikhawatirkan dapat diminimalisir, atau ditiadakan.

DPD KNPI Siak Dukung Penuh Haris Pratama Polisikan Abu Janda
01 Februari 2021 SIAK, Petah.id - Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)  Kabupaten Siak Naufal Haddrami sampaikan dukungan penuh atas laporan Ketua Umum KNPI Haris Pratama ke Bareskrim Mabes Polri pada Kamis (28/01/2021).Laporan tersebut ditujukan untuk akun @permadiaktivis1 yang selama ini diduga dikuasai oleh Permadi Arya alias Abu Janda."Kami DPD KNPI Kabupaten Siak mendukung dan mengawal laporan yang dilakukan ketua umum. Kita menduga ini adalah sikap rasisme yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa," kata Naufal Haddrami, Senin (1/2/2021).Menurut Opal, sapaan akrabnya, apa yang disampaikan Abu Janda tidak mencerminkan prinsip kebhinnekaan dan Pancasila untuk saling menghargai perbedaan suku, agama ras dan antar golongan."Betapa susahnya Presiden Jokowi untuk berusaha menjaga kesatuan dan persatuan bangsa ini namun statemen-statemen yang selalu memancing gaduh diduga selalu dilontarkan dan publikasi oleh Abu Janda," tambah Banjir.Untuk itu, tambah Opal, apa yang dilakukan oleh ketua umum KNPI Haris Pratama sudah tepat untuk melaporkan Abu Janda. "Kami berharap Polri serius dalam permasalahan ini, demi menjaga kesatuan dan persatuan bangsa," tutupnya.

Wiwik Widaningsih Nakhodai PWI Siak
29 Januari 2021 SIAK, Petah.id - Wiwik Widaningsih terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Siak periode 2020-2023.Terpilihnya Wiwik Widaningsih, setelah mengalahkan suara Abdus Salam dalam Konferensi Kabupaten (Konferkab) V di Gedung Tengku Mahratu Siak pada Kamis (28/1) petang.Perolehan suara antara Wiwik dengan Salam terpaut tiga suara. Wiwik meraih 11 suara, sedangkan Abdus Salam 8 suara.Wiwik merupakan wartawati di Riaupos dan Abdussalam di Suarariau.com. Mereka berdua aktif peliputan di wilayah Kabupaten Siak.“Kemenangan ini merupakan kemenangan bersama. Sebab saya mengikuti pemilihan Ketua PWI Siak ini, atas desakan kawan kawan yang menginginkan warna baru untuk PWI Siak,” ungkap Wiwik.Sebagai wartawan yang sudah malang melintang di dunia peliputan dan dikenal banyak narasumber di Kabupaten Siak, Wiwik yakin bisa membawa PWI Siak menjadi lebih berwarna.“Saya ucapkan terima kasih kepada semua teman-teman yang telah memilih saya sebagai Ketua PWI Siak. Amanah ini akan saya emban dengan sebaik baiknya untuk PWI Siak ke depan lebih baik lagi,” kata Wiwik Widaningsih.Wiwik mengajak semua bersatu untuk sama-sama mengembangkan organisasi ini. Sebab organisasi ini milik bersama. Harus dibangun imej positif dan dikembangkan dengan sejumlah aktivitas positif tidak hanya untuk kepentingan anggota, namun juga untuk masyarakat.Sementara Abdus Salam mengaku legowo. Menurutnya, siapapun yang terpilih sebagai Ketua PWI Siak, dia merupakan orang-orang terpilih.“Saya yakin, Wiwik bisa membawa PWI Siak ini menjadi lebih baik lagi, dengan segala program dan konsep yang dia miliki,” ungkap Salam.Sementara pagi harinya, Konferkab dibuka oleh Asisten III yang juga Plt Kadis Infokom Jamaluddin dan petang harinya setelah Wiwik Widaningsih terpilih, Konferkab V PWI Siak ditutup oleh Sekretaris PWI Riau Amril.Dalam sambutannya, Jamaluddin mengaku bangga atas kegiatan yang dilakukan para wartawan yang menjadi anggota PWI Siak.“Siapa pun yang terpilih menjadi ketua PWI Siak, tentu kemitraan dengan pemerintah kabupaten dapat terjalin semakin baik,” kata Jamaluddin.

Gerakan Jaga Kampung, Tabur 5.000 Bibit Ikan
29 Januari 2021 SIAK, Petah.id - Belum genap sebulan menjabat, Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto dengan kerendahan hati berbincang dengan warga Kampung Sengkemang, Kecamatan Koto Gasib.Kapolres Gunar tidak canggung duduk di tempat yang seadanya. Bahkan kelapa muda yang disiapkan disantapnya tanpa sungkan pada Kamis (28/1) petang itu, sekitar pukul 14.30 WIB, Kapolres Gunar memang sengaja melakukan kunjungan ke Kampung Binaan Polres Siak. Tidak hanya untuk mengenal warga yang bertahan di tengah pandemi dengan mengelola lahan tidur milik Pertamina. Ada Kelompok Tani Maju Bersama yang menjadi binaan Polsek Koto Gasib dengan Bhabinkamtibmasnya dan PT KTU dengan instruktur pertanian berikut bibitnya.Menurut Kapolres Gunar, apa yang dilakukan masyarakat dan kelompok tani, merupakan jawaban dari permasalahan pangan.“Warga dan petani sudah bisa memenuhi kebutuhan hari harinya, tanpa harus menunggu bantuan. Mereka begitu kreatif dan aktif,” ungkap Kapolres Gunar.Kapolres datang bersama rombongan didampingi Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan, Kerani Kampung Sengkemang Fauzi dan staf, personel Polsek, Poktan Maju bersama dan tokoh masyarakat Kampung Sengkemang.Perbincangan terkait kamtibmas yang semakin baik, serta tentang hasil kebun dilakukan Kapolres dengan Ketua Karang Taruna Amir, Kaur KesraSukrizal, Ketua BapekamM Nasir, RT 02, Kadus 01 Taufik Hidayat dan sejumlah warga.Dalam perbincangan itu, Kapolres bersikap seolah tidak ada jarak, sehingga komunikasi mengalir dan menyejukkan.“Kami ingin masyarakat benar benar menyadari pentingnya ketahanan pangan. Program Jaga Kampung ini, memang menjadi bukti bahwa kedekatan antara masyarakat dengan Polri memang realita,” ungkap Kapolres Gunas.Dalam kesempatan itu, Kapolres Gunar juga menebar anakan ikan jenis patin sebanyak 5.000. Dan membantu masyarakat memanen hasil kebun, berupa kacang panjang, cabai, mentimun, terong dan jagung.“Bagi saya, waktu 2 jam terlalu singkat untuk mendengarkan kelukesah masyarakat. Dari sanalah kami menggali informasi untuk selanjutnya berbenah dan selanjutnya memberikan yang terbaik sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat,” ungkap Kapolres Gunar.Kapolres Gunar berjanji akan datang lagi dan terus memantau kondisi Kampung Sengkemang dan kampung lainnya di Kabupaten Siak.“Setiap daerah memiliki kelebihan, demikian juga Kampung Sengkemang. Kami juga bangga atas kerja samadan begitu dekatnya personelkami dari Koto Gasib dengan masyarakat,” kata Kapolres Gunar.Kapolres Gunar berharap wilayah lain dapat melakukan hal yang sama dengan Desa Sengkemang, disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing.Mari kita berlomba lomba untuk misi ketahanan pangan dalamProgram Jaga Kampung.Sementara KapolsekKoto Gasib Ipda Suryawan mengaku senang atas kedatangan Kapolres di wilayah.“Kami berusaha lebih dekat dengan masyarakat karena kamipelindung, pelayan dan pengayom masyarakat,” sebutnya.

Jelang Konferkab PWI ke-5, Tiga Nama Wartawan Mencuat
27 Januari 2021 SIAK, Petah.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Siak agendakan gelar Konferensi Kabupaten (konferkab) ke-5.Diagendakan acara tersebut akan digelar pada Kamis (28/1/2021) di Gedung Mahratu.Demikian dikatakan Ketua Panitia Konferkab PWI ke-5, Koko Hariyadi mengatakan ada tiga kandidat yang akan bertarung dalam Konferkab tahun 2021 ini. Tiga kandidat itu adalah wartawan Riau Pos, Wiwik Widaningsih, Soleman Sihotang Owner Lintas10.com, dan Abdus Salam dari suarariau.com.“Mereka bertiga yang memenuhi syarat sebagai kandidat, karena ketiganya merupakan anggota biasa,” jelas Koko Haryadi, Rabu (27/1/2021)Untuk persiapan, kata Koko lebih jauh, sudah 100 persen siap dilaksanakan. Konferkab akan dilaksanakan di Gedung Tengku Mahratu dan dijadwalkan akan dibuka oleh Bupati Siak Drs H Alfedri MSi.Selain itu, hadir juga mantan Ketua PWI Siak yang juga membidani lahirnya PWI di Kabupaten Siak, Abu Kasim yang saat ini sebagai editor Harian Riau Pos, bersamanya hadir juga delegasi dari PWI Riau.Sementara itu, bakal calon ketua PWI Kabupaten Siak, Abdus Salam menyebut dirinya ingin memberikan yang terbaik untuk PWI Siak.Menurutnya, organisasi profesi wartawan ini kedepannya akan lebih profesional dan proporsional.“Saya akan berusaha memberikan yang terbaik untuk PWI Siak, sehingga anggota PWI  lebih profesional tidak hanya dalam bekerja tapi juga bermitra dengan semua pihak,” jelasnya.Kedepan, tambah Salam, Ia akan melakukan kegiatan-kegiatan di bidang jurnalis, mengedukasi masyarakat dalam rangka lebih memperkenalkan kerja dan tugas wartawan."Masyarakat harus tau apa yang menjadi tugas jurnalistik agar tidak lagi salah kaprah. Begitu juga dengan pejabat," ungkapnya.Wiwik Widaningsih saat dikonfirmasi terkait motivasinya, disebutkannya atas keprihatinnya mengubah imej wartawan menjadi lebih positif dan profesional.“Kami ingin menjadi bagian dari pembangunan di kabupaten ini. Sebagai mitra, kami akan tetap saling mengingatkan dengan pemerintah, sehingga pembangunan dan cita-cita luhur bersama dapat tercapai,” jelas Wiwik Widaningsih.“Lebih jauh dikatakannya, kesejahteraan anggota juga menjadi visinya. Mudah-mudahan tercapai, Insya Allah,” sebutnya.Sementara Soleman Sihotang akan membawa PWI Siak menjadi organisasi yang semakin dihargai karena visi dan misinya jelas. “Kami akan menjalin kemitraan dengan pemerintah dan perusahaan, sehingga lebih mudah dalam mendapatkan informasi yang sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat,” sebut Soleman.Sementara visi ke depan, membangun kepercayaan untuk mensejahterakan anggota. Sehingga anggota fokus dalam dunia jurnalistik sebagai membawa kabar yang objektif.“Insya Allah apabila diberikan amanah menjabat Ketua PWI Siak, akan membawa ke arah yang lebih baik lagi.  Ikut serta berperan dalam mengawal pembangunan dan  bersinergi dengan Pemerintah serta semua pihak demi kemajuan Kabupaten Siak,” katanya.Terpisah, Ali Masruri yang sebentar lagi menyerahkan tongkat estafet mengatakan Konferkab ini merupakan keniscayaan.“Saya yakin, akan lahir penerus yang mampu membawa PWI Siak ini menjadi lebih baik lagi,” sebut Ali Masruri.Menurutnya, organisasi memang perlu regenerasi. "Ini adalah momen lahirnya generasi emas PWI Siak dalam menghadapi realita ke depan sebagai mitra pemerintah dan semua pihak," imbuhnya.

Kapolres Siak Imbau Semua Elemen Cegah Terjadinya Karhutla
24 Januari 2021 SIAK, Petah.id -Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadyanto SIK MH mengimbau warga Kabupaten Siak mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).Menurut Kapolres Gunar,mencegah lebih baik dari pada mengatasi. Sebab mengatasi tidak hanya memerlukan tenaga yang luar biasa, tapi juga waktu dan biaya.“Saat terjadi karhutla, sangat besar biaya yang dikeluarkan, demikian juga dengan waktu dan tenaga,” jelas Kapolres Gunar.Mencegah karhutla, caranya adalah dengan tidak membakar, saat membersihkan ladang, kebun dan sawah. Pasalnya, mendekati musim kemarau seperti saat ini, sering didapati aktivitas warga membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. “Meningkatnya suhu udara dan berkurangnya intensitas curah hujan dalam satu pekan terakhir, menjadi pertanda wilayah di Kabupaten Siak akan memasuki musim kemarau,” terang Kapolres Gunar.Jangan sampai saat kemarau, warga membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, karena itu akan berpengaruh terhadap aktivitas kehidupan masyarakat. “Kabut asap yang ditimbulkan karena membuka dan membersihkan lahan dengan cara membakar adalah kesehatan masyarakat serta perkembangan ekonomi,” jelas Kapolres Gunar.Kapolres Gunar menegaskan, dia sudah menginstruksikan kejajaran untuk melakukan pemantauan karhutla. Dia meminta semua pihak berperan mencegah karhutla, baik tokoh masyarakat, pemerintah kampung dan lainnya.Jika warga tetap melakukan pembakaran saat membersihkan maupun membuka lahan, tentunya akan ada sanksi yang diberlakukan Kami mengedepankan penegakan hukum, dengan cara menerapkan UU Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan. Pasal 78 ayat 3 berisikan pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan 15 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar. Lalu Pasal 78 ayat 4 berbunyi pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan 5 tahun dengan denda maksimal sebesar Rp1,5 miliar,” jelas Gunar.Tidak hanya sampai di situ, akan dijerat juga dengan UU Nomor 18 tahun 2004 tentang Perkebunan. Pasal 8 ayat 1 menyebutkan bahwa seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar, dikenakan sanksi kurungan 10 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar. Serta UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pasal 108 menyatakan seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar dikenakan sanksi minimal 3 tahun dan maksimal 10 tahun serta denda maksimal Rp10 miliar. Hal ini berlaku untuk semua pihak, baik masyarakat maupun korporasi. Mengingat akibat karhutla sangat luar biasa. Banyak yang dirugikan dan dikorbankan terutama kesehatan dan perekonomian masyarakat.Kami berharap tidak ada lagi karhutla, terutama di wilayah Kabupaten Siak. Hal itu bisa terwujud dengan kerja sama dan peran TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakatSatu hal lagi, pihaknya juga melakukan sosialisasi dan pendekatan yang intens kepada masyarakat maupun korporasi pemilik lahan agar tidak membakar lahannya.

Wakili Riau, Toni Kurniawan Masuk 5 Besar Pemilihan Putra Ekowisata Indonesia
08 Januari 2021 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri mengaku bangga terhadap anak muda Siak yang berhasil dan berprestasi di tengah pandemi Covid-19.Anak Siak tersebut adalah Toni Kurniawan berhasil masuk 5 besar pada ajang pemilihan Putera Ekowisata Indonesia 2020 di Kuta Bali, mewakili Provinsi Riau. Toni Kurniawan lahir pada tanggal  17 Oktober 1997, asal Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, alumni MAN 1 Siak. Saat ini, Toni kuliah jurusan Teknik Perencanaan Wilayah Kota, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.Kata Alfedri, masyarakat Kabupaten Siak patut berbangga karena anak muda tersebut bisa tampil di tingkat nasional, meski hanya masuk 5 besar. "Selamat atas prestasi ini jangan pernah menyerah dan jangan cepat puas atas prestasi yang diraih," ucap Alfedri usai acara Paripurna di Gedung DPRD Siak, Kamis (7/1/2021).Terkait hal itu, ia berharap anak muda di Siak bisa termotivasi untuk mengharumkan nama daerahnya. Karena estafet kepemimpinan di daerah, kelak berada di generasi muda saat ini.Ditempat terpisah Toni menyampaikan ucapan rasa syukur sekaligus mengucapkan terimakasih atas dukungan dari semua pihak. "Alhamdulillah dengan perjuangan yang luar biasa dan dukungan semua pihak, Putera Puteri Ekowisata perwakilan Riau bisa masuk 5 besar, mohon maaf jika kami belum dapat memberikan yang terbaik. Terimakasih untuk seluruh pihak yang telah mendukung. Semoga amanah dan gelar ini dapat kami jalankan untuk membantu pemerintah dalam mempromosikan ekowisata Indonesia khususnya di Riau dan di Siak," ungkap Toni. Selanjutnya Toni menceritakan sepenggal pengalaman selama dirinya mengikuti kegiatan tersebut. Diantaranya,  dapat teman baru, pengalaman kepariwisataan dan kemampuan bahasa. "Menjadi representasi anak muda Riau, yang akan mengenalkan pariwisata khususnya Ekowisata Indonesia haruslah menguasai bahasa asing. Selain itu, pengalaman kedaerahan finalis dan indahnya Indonesia saya dapatkan dikegiatan tersebut melalui bahasa daerah finalis, pakaian adat, seni tari dan lain-lain," sebut dia. Atas prestasi itu Toni memperoleh hadiah dari pihak penyelangara seperti tropy, piagam, selempang, buket bunga, dan googdie bag.

Korban Kebakaran di Siak Dapat Bantuan dari BAZ dan Dinas Sosial
08 Januari 2021 SIAK, Petah.id - Musibah kebakaran menimpa warga perumahan BTN Jamsostek Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Rabu (6/1) mendapat bantuan dari berbagai pihak. Dalam insiden kebakaran tersebut, setidaknya ada dua unit rumah yang terbakar dengan korban meninggal terbakar ditempat satu orang. Bupati Alfedri  mengintruksikan kepada Penghulu Perawang Barat dan Camat Tualang untuk membantu pengurusan surat-surat berharga yang terbakar agar segera di tindaklanjuti proses penggantiannya sesuai prosedur. "Saya turut prihatin atas kejadian yang terjadi. Semua ini cobaan dari Allah SWT untuk menguji keimanan kita sebagai hamba-Nya. Saya minta nanti Camat dan Penghulu untuk membantu menindaklanjuti surat berharga yang terbakar,"  kata Alfedri saat meninjau lokasi kebakaran tersebut. Alfedri berharap dengan bantuan tersebut bisa membantu meringankan beban keluarga korban kebakaran yang saat ini sedang dalam berduka karena musibah kebakaran. "Semoga dengan bantuan ini dapat membantu dan meringankan beban keluarga yang mendapat musibah ini" ujarnya. Adapun bantuan yang diserahkan berupa uang tunai sebesar  Rp 7 juta dari Baznas Siak, seragam sekolah, selimut, tikar, sembako,tas logistik, perlengkapan dapur dan lainnya dari Dinas Sosial, dan BPBD Siak. Korban yang meninggal adalah Syahrial Als Ujang Umur 50 tahun, Alamat Rt.004 Rw.007 BTN Perawang Permai / BTN Jamsostek Kp. Perawang Barat akibat insiden kebakaran rumah pada Selasa sore kemarin. Sebelumnya diberitakan, Warga  Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, berhamburan keluar rumah dan dihebohkan dengan kejadian kebakaran di perumahan BTN Jamsostek, Selasa (5/1/2021) petang. “Kebakaran, kebakaran," Kata Nasrun saksi mata tirukan teriak seorang warga di BTN Jamsostek, Perawang. Dari informasi yang berhasil dihimpun kebakaran tersebut menghanguskan dua rumah dan satu korban jiwa. Seperti dikatakan Kapolsek Tualang Kompol Faisal Ramzani. "Spontan warga sekitar tempat kejadian keluar rumah berupaya untuk memadamkan api, dalam upaya pemadaman itu, namun api pun semakin membesar," kata Kapolsek. "Akibatnya api pun menjalar ke rumah disebelahnya milik Jontorang Pardede, yang mengakibatkan plafon dan atap terbakar," tambahnya. Si Jago merah dapat dijinakkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintahan Kecamatan Tualang dan tiga unit mobil pemadam kebakaran milik PT IKPP Perawang tiba di lokasi. "Saat dilakukan pengecekan ke dalam rumah Amrul Rokan ditemukan salah seorang korban yang bernama Syahrial alias Ujang di ruang belakang dalam keadaan luka bakar,"  ungkap Kapolsek Tualang.

PORSADIN ke-4 Tingkat Provinsi Riau 2021 Dilaksanakan di Kabupaten Siak
08 Januari 2021 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri hadiri Audiensi Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Tingkat Provinsi Tahun 2021.Rapat Audiensi tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Zamrud, Kompleks Kediaman Bupati Siak, Selasa (05/01/2021) petang.Pertemuan yang dilaksanakan tersebut merupakan audiensi antara Pemda Kabupaten Siak dengan FKDT Kabupaten Siak dan membahas tentang agenda pelaksanaan Porsadin (Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah) ke-4 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2021 di Kabupaten Siak.Selain itu, Audiensi tersebut dilakukan untuk memberikan informasi dan dukungan dari Pemda Kabupaten Siak sebagai tuan rumah untuk iven Porsadin tingkat provinsi tersebut."Alhamdulillah, kami menyambut baik kegiatan yang direncanakan akan dilaksanakan, kebetulan Siak yang menjadi tuan rumah, semoga DPC FKDT Kabupaten Siak diminta segera untuk mengajukan kembali proposal kegiatan tersebut untuk dianggarkan di APBDP agar bisa dilaksanakan di tahun 2021," harap Alfedri.Acara itu direncanakan akan dilaksanakan pada bulan September/Oktober 2021 paling cepat, mengingat pelaksanaan Porsadin Tingkat Nasional (di Jawa Barat) akan dilaksanakan pada bulan November/Desember 2021 mendatang.Turut hadir pada audiensi tersebut Bupati Siak Alfedri, Asisten Pemerintahan dan Kesra Budhi Yuwono, Kabag Kesra, Kasi Pendis mewakili Kakankemenag Kabupaten Siak, Pengurus DPW FKDT Provinsi Riau, Pengurus DPC FKDT Kabupaten Siak, Seluruh ketua DPAC FKDT Kecamatan se-Kabupaten Siak.

Samsat Keliling Bakal Singgah Empat Kecamatan di Siak
08 Januari 2021 SIAK, Petah.id - Potensi pendapatan daerah menjadi perhatian bagi Dispenda Provinsi Riau, salah satunya di Kabupaten Siak. Hal itu disambut baik Pemkab Siak, karena memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajibannya dalam membayar pajak kendaraannya.Bupati Siak Alfedri, didampingi Kepala BKD Muzamil, berbincang dengan Kepala Bapenda Riau Herman bersama timnya di salah satu kedai Kopi di Mempura, terkait realisasi PAD yang akan diperoleh jika menjemput bola.“Kami sangat senang atas solusi yang diberikan Bapenda Riau. Semua itu akan memudahkan masyarakat dalam menunaikan. kewajibannya membayar pajak kendaraan yang dimiliki dan digunakan,” kata Alfedri, Selasa (5/1/2021). Tentunya dia merasa senang, karena masyarakatnya tidak perlu jauh-jauh dalam membayar pajak kendaraan. Cukup menunggu pada titik yang telah ditentukan, masyarakat sudah bisa membayarkan pajak kendaraannya. Hal itu sesuatu yang baru dan kekinian. Bahkan ke depan, Bupati Alfedri yakin, akan ada sesuatu yang baru, misalnya pembayaran secara online. “Kita semua akan menuju digitalisasi. Semua tujuannya untuk memudahkan. Sistem yang dibangun akan membuat semuanya menjadi mudah,” ucapnya. Lebih jauh Alfedri bilang, jika itu menyangkut PAD yang nantinya menjadi dana bagi hasil. Ada juga beberapa potensi PAD yang saat ini sedang digesa. Di antaranya pengelolaan CPP Blok oleh BSP dan pengelolaan Taman Nasional Zamrud.“Tidak hanya sampai di situ, potensi PAD juga akan didapat dari perkebunan kelapa sawit. Ada perhitungan baru, kami nanti akan terbitkan Perdanya," jelas Alfedri.Hal itu berkaitan dengan potensi pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2). Sehingga menurutnya saatnya perbaikan Perda tentang PBB-P2 ini. Bahkan dengan banyaknya program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) akan terjadi peningkatan PAD dari bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.Sementara Kepala Bapenda Riau Herman  menjelaskan bahwa pihaknya saat ini memang sedang berusaha menggenjot PAD dari pajak kendaraan bermotor.Ada sejumlah kabupaten kota yang menjadi perhatiannya dan membangun unit pelayanan, untuk Siak di Kecamatan Lubuk Dalam. Tidak hanya unit pelayanan (UP) tapi juga pelayanan Samsat Keliling.“Kami menyiapkan mobil untuk pelayanan Samsat keliling di empat kecamatan, yaitu di Minas, Sungai Mandau dan Sabak Auh. Terkait jadwal, kami percayakan kepada Pemkab Siak,” sebutnya.Kata Herman, dengan jemput bola seperti ini, dia yakin akan terjadi peningkatan penerimaan pajak kendaraan.“Kami memang terus menerus melakukan inovasi. Kami tidak ingin berpangku tangan. Dukungan pemkab sangat menentukan berhasil atau tidaknya inovasi ini," tandasnya.

Alfedri : Terimakasih Pak Doddy Selamat Bertugas Pak Gunar
08 Januari 2021 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri hadiri pisah sambut Kepala Polisi Resort  (Kapolres) Siak dari AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya kepada AKBP Gunar Rahardiyanto.Acara tersebut dilaksanakan di Balairung Datuk 4 Suku, Komplek Abdi Praja, Kecamatan Siak, Senin (4/1/2021) malam.Setelah menjadi Kepala Polisi Resort (Kapolres) Siak selama kurang lebih 1 tahun 3 bulan, AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya mengakhiri tugasnya dan digantikan oleh AKBP Gunar Rahardiyanto.Selanjutnya AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya akan bertugas di ESDM Mabespolri. Dalam sambutannya, AKBP Gunar Rahardiyanto yang bertugas sebagai Kapolres Siak baru mengatakan, setelah melaksanakan serah terima jabatan di Mapolda Riau, saya dipercayakan untuk menjadi Kapolres Siak menggantikan pak Doddy. "Saya Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2001, yang merupakan Junior dari Bapak Doddy Ferdinand Sanjaya," ungkapnya."Sebagai warga baru di Kabupaten Siak, saya meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Siak, Forkopimda dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Siak, agar kami bisa melaksanakan tugas dan amanah dengan sebaik mungkin, serta menunjukkan kinerja yang baik," pinta Gunar Rahardiyanto. Selanjutnya, AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Siak, Forkopimda, instansi vertikal serta seluruh lapisan masyarakat yang telah membantu dan mendukung saya menjalankan tugas selama menjadi Kapolres Siak. "Alhamdulillah selama saya menjabat sebagai Kapolres Siak, hampir seluruh kenangan baik yang saya dapatkan. Meskipun saya bukan orang Siak maupun orang Riau, tapi rasa cinta dan sayang saya terhadap Siak sangat luar biasa," ucap Doddy. Doddy juga meminta maaf yang sebesar-besarnya jika selama bertugas di Kabupaten Siak ada salah dan khilaf. "Saya beserta keluarga memohon maaf yang sebesar besarnya atas kesalahan dan kekhilafan saya selama menjadi Kapolres Siak. Saya yakin Kapolres yang baru bisa melanjutkan dan bertugas lebih baik dari saya," harap mantan Kapolres Siak itu. Bupati Siak Alfedri dalam sambutannya mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Siak dan unsur Forkopimda, kami mengucapkan terima kasih telah saling bekerjasama untuk menciptakan suasana kondusif di Kabupaten Siak dan selamat bertugas ditempat yang baru untuk Pak Doddy Ferdinand Sanjaya yakni di SDM Mabespolri. "Semoga dengan bertugas ditempat yang baru, bisa meningkatkan kinerja sekaligus kenaikan dimasa yang akan datang," harap Alfedri. Mutasi jabatan merupakan suatu hal yang biasa didalam Aparatur Negara, untuk penyegaran, meningkatkan kinerja dan motivasi dalam memberikan pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara. "Selain menjadi Kapolres Siak, Pak Doddy juga menjadi sahabat kami pada saat bermain tenis lapangan. Alhamdulillah berkat kebersamaan ini, banyak iven besar yang telah dilaksanakan dan alhamdulillah semua berjalan lancar berkat kerjasama semua pihak termasuk pak Doddy," kata Alfedri.Kami juga berdoa semoga pak Doddy sukses ditempat tugas yang baru, jangan pernah lupakan semua kenangan selama bertugas di Kabupaten Siak. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, kami mengucapkan permohonan maaf atas semua kesalahan yang pernah kami perbuat. Buang kenangan buruk ke sungai Siak pak Doddy, bawak kenangan indah di Siak ke Jakarta," ucap Bupati Siak tersebut. Kemudian kami selaku Pemerintah Kabupaten Siak, dan masyarakat Kabupaten Siak mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Siak yang baru AKBP Gunar Rahardiyanto, SIK, MH di Kabupaten Siak. "Dengan doa semoga bapak diberikan kekuatan, kemudahan dan bimbingan dari Allah Swt sehingga bisa menjalankan amanah sebagai Kapolres Siak yang baru. Mudah-mudahan hubungan baik yang telah terjalin selama ini akan terus baik dimasa yang akan detang, sehingga kita bisa bersama menciptakan suasana Kabupaten Siak yang aman dan kondusif," harap Alfedri.

Gedung Endra Dharmalaksana Polres Siak Diresmikan
05 Januari 2021 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri di dampingi AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya, secara langsung meresmikan pemakaian Gedung Serbaguna Polres Siak yang diberi nama Gedung Endra Dharmalaksana, di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak.Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya, Selasa (05/01/2021) pagi.Dalam sambutannya, Alfedri menyampaikan, diresmikannya gedung serbaguna ini dapat di manfaatkan dan menunjang kelancaran aktifitas pelaksanan tugas pokok kepolisian republik indonesia khususnya di Polres Siak."Alhamdulillah, pembangunan gedung ini terlaksana dengan baik, gedung ini di anggarkan melalui dinas PU Tarukim Kabupaten Siak, dengan anggaran 2 milyar. Dimana pembangunannya dikerjakan pada APBD tahun 2020," ujar Alfedri.Ia berharap, setelah di resmikannya gedung ini tidak hanya berfungsi sebagai pembinaan ke anggotaan korps Polri, namun juga dapat di gunakan untuk pertemuan-pertemuan termasuk kegiatan olah raga seperti bulu tangkis."Makanya gedung ini di rancang tingginya mencapai 7,2 meter, agar berguna multi fungsi," ungkapnya.Lanjutnya, gedung ini akan indah apa bila di dukung dengan lanskap yang akan di programkan kembali di ABPD Siak. Sehingga akan melengkapi kawasan gedung ini.AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya SH SIK, MIK mengatakan, penamaan Gedung Serbaguna Polres Siak Endra Dharmalaksana ini diambil dari nama angkatannya yang lulus Akademi Kepolisian tahun 1999 nama batalionnya Endra Dharmalaksana."Endra Dharmalaksana memiliki arti pimpinan yang jujur dan bijaksana, meski berat menyandang penamaan ini, karena kami banyak kekurangan selama memimpin Polres Siak selama 1,3 tahun, namun kami yakin kami sesuai yang di sampaikan pak bupati tadi spirit dari nama ini, menjadi motifasi kami untuk berbuat baik," ungkapnya.Dirinya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung selama ia bertugas di Siak.Dengan diresmikannya pemakaian gedung serbaguna ini menjadi kenang-kenangan sejak ia bertugas di kabupaten Siak."Kami mengucapkan terimakasih kepada pak Bupati yang telah mendukung dan persetujuan Pak Ketua Dewan, Alhamdulillah gedung ini berdiri. Ini merupakan kenang kenangan sebelum saya meninggalkan Polres Siak," ucapnya.Hadir pada acara itu, Dandim 3030 BengkalisKejari Siak, Ketua Pengadilan Siak, Ketua DPRD Siak, Ketua LAMR Siak, Para Camat, serta jajaran Polres Siak.

Waka Polri Kenang Masa Kecil di Pekanbaru Saat Peresmian Mapolda Riau
20 Desember 2020 PEKANBARU, Petah.id - Markas Polda Riau akhirnya pindah ke gedung yang baru di Jalan Pattimura Kota Pekanbaru. Itu dita dai dengan peresmian yang dipimpin Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono secara virtual.Selain itu, Gatot juga meresmikan gedung Sekolah Polisi Negara (SPN) di Kampar, dan Masjid Polda Riau. Dengan hadirnya gedung baru itu, Gatot meminta jajarannya agar bisa maksimalkan pelayanan kepada masyarakat.Gatot memerintahkan kepada semua anak buahnya agar tidak melukai hati masyarakat. Karena gedung megah 5 lantai itu dibangun dengan menggunakan uang rakyat."Jangan pernah melukai hati masyarakat, karena gedung ini dibangun oleh uang rakyat. Jaga sinergitas dengan institusi terkait," pesan Gatot, Jumat (19/12).Gatot menyebutkan, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis awalnya ingin hadir untuk meresmikan gedung Mapolda Riau, SPN dan Masjid Polda Riau tersebut. Tapi, Idham memiliki agenda lainnya."Namun dalam waktu bersamaan ada tugas," ucap Gatot.Dia mengenang masa kecilnya tinggal di Kota Pekanbaru. Puluhan tahun, dia melihat gedung Malolda Riau tidak ada perubahan. Namun, saat ini Mapolda Riau yang baru di Jalan Pattimura Pekanbaru itu menjadi gedung yang sangat membanggakan."Sejak saya kecil sampe masuk taruna Polda Riau begitu-begitu saja. Tetapi sekarang sudah berubah untuk memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat Riau," kenang Gatot.Gatot berharap jajaran Polda Riau lebih memaksimalkan tugas polri dalam memberikan pelayanan ke masyarakat. Seperti membantu menjaga keamanan dan juga ketertiban di masyarakat."Mudah mudahan menjadi sesuatu yang baru dalam pelayanan kepada masyarakat terkait peresmian gedung Mapolda Riau," katanya.Gatot juga tak lupa menyampaikan apresiasi kepada pemerintah di Riau yang ikut membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat."Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran foorkopimda yang turut membantu menjaga situasi Kamtibmas di Riau," ucap Gatot.Selanjutnya, pembangunan Mapolda Riau dan pembangunan SPN Kampar Polda Riau, tidak lepas dari dukungan gubernur Riau dan Bupati Kampar. Gatot juga memberikan apresiasi kepada Gebernur Riau dan Bupati Kampar atas dukungan selama proses pembangunan. Baik Gubernur terdahulu maupun saat ini. Dia juga meminta agar anak buahnya merawat gedung baru itu."Pesan saya kepada personel Polda Riau, tingkatkan keimanan kepada Tuhan YME. Senantiasa menjaga dan merawat gedung baru ini," kata Gatot.Dalam peresmian itu, tampak hadir tiga mantan Kapolda Riau, Brigjen Pol (Purn) Dedi S Komarudin, Irjen (Purn) Zulkarnain Adinegara dan Irjen (Purn) Nandang."Hari ini kita peresmian gedung Mapolda Riau, gedung Sekolah Polisi Negara (SPN) serta Masjid Al-Adzim Polda Riau. Gedung Polda Riau berdiri di lahan seluas 5,9 hektare," ujar Kapolda Riau, Irjen Agung dalam sambutannya.Menurut Agung, gedung Polda Riau pertama kali diresmikan di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru pada tahun 1959. Gedung lama itu berdiri di atas lahan seluas 0,7 Ha.Karena kondisi gedung yang tak lagi bisa dikembangkan, maka dulakukan pematangan rencana pemindahan gedung. Gedung yang baru itu mulai dibangun pada awal 2018 lalu.Dalam kesempatan itu, Irjen Agung juga memberikan penghargaan atas hibah 1 unit bangunan Mesjid beserta kelengkapanannya di Komplek Mapolda Riau dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) - APRIL Group.

Dinilai Berpotensi Hasilkan PAD, Azmi Minta Putra Daerah Ikut Perekrutan BUMD PT SS
03 Desember 2020 SIAK, Petah.id - Turunnya APBD Kabupaten Siak tahun 2021 menjadi Rp1,7 Triliun harusnya menjadi tantangan bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Siak untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).Ketua DPRD Siak, H Azmi SE mengatakan pada masa pandemi Covid-19 ini, solusi yang tepat untuk mendongkrak kembali peningkatan PAD yaitu menata kembali kinerja badan usaha milik daerah masih belum maksimal dalam menyumbangkan pendapatan asli daerah."BUMD itu milik daerah, itu artinya perusahaan daerah, perusahaan-perusahaan milik pemerintah daerah. Tentu, diharapkan bisa memberikan kontribusi yang besar berupa PAD, buat apa daerah ini mendirikan perusahaan tapi tidak memberikan kontribusi," kata Azmi, Kamis (3/12/2020).Mengingat dalam waktu dekat, bakal dilakukan perekrutan Direktur PT Samudera Siak (SS), Azmi mengajak putra-putri terbaik Siak untuk berkompetisi merebut peluang itu dan meningkatkan PAD untuk Kabupaten Siak."Kita maupun pemerintah daerah berharap yang direkrut sebagai direktur PT SS nanti adalah putra daerah Siak yang potensial dan mampu memenuhi syarat untuk mengelola BUMD tersebut. Apalagi di Siak cukup banyak putra daerah yang potensial," ujar Azmi.Azmi juga menegaskan, panitia seleksi Direktur PT SS nanti harus memilih putra daerah yang memiliki SDM berkualitas serta memiliki naluri bisnis hebat. "Sehingga akan memberikan kepuasan kepada pemilik modal maupun stakeholder terkait, jangan sampai BUMD merugi terus. Oleh karena itu, harus dilakukan upaya penataan agar mampu menjadi sumber-sumber pendapatan daerah terutama pada aset yang harus dipisahkan," kata Azmi. Menurut Azmi, merosotnya APBD Siak ini jelas akan berdampak pada ekonomi daerah dan pembangunan daerah. "BUMD punya peranan yang sangat strategis dalam peningkatan perekonomian daerah. Oleh karena itu, perlu dikelola dengan baik," kata Politisi senior Golkar ini.

Hindari Politisasi, Dinsos Siak Tunda Bantuan Sembako Tahap III
03 Desember 2020 SIAK, Petah.id - Guna menghindari serta mengantisipasi terjadinya politisasi terhadap pembagian Bantuan Sosial (Bansos), Dinas Sosial Kabupaten Siak tunda distribusi sembako untuk warga terdampak covid-19.Seperti dikatakan Wan Idris, hal itu dilakukan Dinas Sosial karena sebentar lagi Kabupaten Siak akan melaksanakan Pilkada serentak Desember 2020."Rencananya, tahap tiga akan disalurkan pada akhir November lalu. Namun karena sudah dekat waktu pencoblosan, maka kita tunda sampai selesai Pilkada," kata Kepala Dinas Sosial Siak, Wan Idris, Selasa (1/12/2020).Wan Idris mengaki pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres dan Kejari soal itu.Bahkan, lanjut Wan Idris, sebelum Alfedri cuti sebagai Bupati Siak karena ikut Pilkada, Dinsos Siak sudah memberitahukan hal itu." Sebelum Pak Alfedri cuti kita sudah koordinasi. Dia pun setuju Bansos sembako kabupaten disalurkan sesudah Pilkada," terangnya.Dari data yang Ia terima, terjadi penambahan terhadap penerima bantuan sosial berupa sembako yang bersumber dari APBD Kabupaten Siak tersebut.Tahap pertama sebanyak 16.850 KK sementara untuk tahap ke II dan III jumlahnya melonjak menjadi 33.691 KK."Penambahan itu lantaran masih banyak warga yang belum terakomodir di tiap-tiap desa/kelurahan," jelasnya.Mekanismenya, lebih jauh dikatakan Wan Idris, data yang diperoleh Dinas Sosial awalnya dari RT dan diusulkan ke desa/kelurahan. Setelah diverikasi pihak desa, data tersebut diserahkan ke kecamatan." Lalu dari  kecamatan meng-SK-kan nama usulan tersebut dan disusulkan ke Dinas Sosial," kata dia.

Melirik Peluang Pendapatan, Plt Direktur PT Samudera Siak Tertibkan Vendor di Pelabuhan Tanjung Buton
02 Desember 2020 SIAK, Petah.id - Kerjasama operasional Pelabuhan Tanjung Buton antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan Kementerian Perhubungan RI saat ini masih dikelola oleh PT Samudera Siak (SS).Banyak peluang pendapatan untuk PT SS dalam pengelolaan pelabuhan itu. Makanya dalam waktu dekat vendor-vendor yang melakukan kegiatan di Pelabuhan Tanjung Buton akan ditertibkan untuk merebut peluang baik itu. Plt Direktur PT Samudera Siak, Bob Nofitriansyah menyebutkan vendor lama yang masih beroperasional di Tanjung Buton akan ditertibkan. Ia menilai ada peluang pendapatan bagi PT SS jika hal itu dilakukan. "Contohnya ada alat di pelabuhan itu, eskafator untuk menarik muatan dari kapal ke truk, harusnya perusahaan pemilik eskafator itu membayar sewa kepada PT SS, karena beroperasi di wilayah pelabuhan yang dikelola SS," kata Bob.Selama ini, kata Bob, peluang pendapatan itu sepertinya tidak terbaca oleh Direktur yang lama. Atau bisa jadi kurangnya SDM yang ada selama ini. "Walaupun tidak seberapa, tapi ada sisi pendapatan dari sana dan selama ini kawan-kawan tidak melihat itu, padahal itu peluang kita. Sementara sekarang itu dikelola perusahaan bongkar muat. Sejatinya peluang itu jangan dibiarkan lewat di depan mata saja, tapi harus diambil peluang itu," kata Bob.Bob mengatakan, PT SS yang baru berdiri tahun 2013 silam ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa.Sebagai anak perusahaan BUMD yang masih baru dengan modal kecil, PT SS sudah mampu memberikan deviden yang cukup baik untuk perusahaan induk yakni PT Sarana Pembangunan Siak (SPS) dan PT Siak Pertambangan Energi (SPE). "PT SS ini dibentuk awalnya dengan tujuan memang untuk mengelola pelabuhan Tanjung Button. Karena Pelabuhan Nasional ini adanya di wilayah kabupaten Siak, sehingga harus perusahaan BUMD Siak yang mengelolanya," kata pemilik 70 persen saham di PT SS ini. Bob mengakui banyak Badan Usaha Pelabuhan (BUP) dari daerah lain yang ingin mengelola Pelabuhan Tanjung Buton. Namun kala itu, Pak Bupati (Syamsuar) tidak ingin perusahaan dari luar yang mengelolanya."Makanya sejak 2013 dibentuk itu, izin BUP PT SS ini langsung diurus ke Kementrian Perhubungan. Dan prosesnya cuma 4 bulan selesai, maka langsung operasional," kata Bob. Sejak Pelabuhan Tanjung Buton dikelola PT SS, kata Bob, terjadi peningkatan kegiatan yang sangat signifikan. Tambat kapal mulai banyak, bongkar muat juga meningkat dan bahkan belum lama ini kami menandatangani perjanjian dengan salah satu perusahaan yang akan menjadi vendor di Pelabuhan Tanjung Button. "Dari yang sama sekali tidak ada kegiatan di pelabuhan, sekarang cukup banyak. Dan ini patut kit syukuri. Makanya yang akan memimpin PT SS ini kedepannya harus orang yang memiliki visi misi yang jelas," kata Bob yang dalam waktu dekat akan melakukan seleksi pemilihan Direktur PT SS.Bob mengakui, banyak pembenahan yang harus dilakukannya dalam internal PT SS, termasuk soal perpanjangan izin kerjasama operasi di Tanjung Buton dengan Kementrian Perhubungan. "Karena pelabuhan kita ini pelabuhan kementrian, PT SS selaku pengelola harus melakukan kerjasama pengelolaan dengan Kementerian. Itulah yang sedang diurus perpanjangannya saat ini, jangan sampai lepas ke BUP daerah lain. Ini kita kawal terus supaya tidak lepas ke yang lain, prosesnya sedang berjalan saat ini," sebut Bob lagi.

Polsek Koto Gasib Deklarasi Tolak Politik Uang dan Jaga Netralitas
30 November 2020 SIAK, Petah.id - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tinggal hitungan hari. Politik uang harus ditolak dan netralitas harus dijaga.Hal itu pula yang menjadi penyebab Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan dan personelnya membacakan deklarasi.Ada pun deklarasi yang dibacakan secara serentak oleh Kapolsek dan personelnya di depan Mapolsek Koto Gasib adalah,”Kami personel Polsek Koto Gasib dengan ini mendeklarasikan sikap, pertama, menolak dan melawan segala bentuk politik uang, serta intimidasi dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Siak tahun 2020,".Kedua, siap mengamankan dan menyukseskan serta bersikap netral dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Siak.Disebutkan Kapolsek Ipda Suryawan, pihaknya sedang berjuang untuk menciptakan rasa aman di masyarakat, tidak ada intimidasi, politik uang dan akan tetap netral.“Kami berharap, dan berusaha dengan personel yang kami miliki dapat menciptakan rasa aman dan Pilkada berjalan lancar,” sebut Kapolsek Ipda Suryawan.

Kurangi Angka Pengangguran, Distransnaker Siak Gelar Job Fair
17 November 2020 SIAK, Petah.id - Kabar gembira untuk putra dan putri yang ber KTP Siak, pasalnya Distransnaker Kabupaten Siak menggandeng 30 perusahaan untuk melaksanakan Job Fair dalam rangka mengurangi angka pengangguran.Acara itu diselenggarakan selama dua hari, Rabu-Kamis (18-19 November 2020) di Siak Sport Hall Kabupaten Siak."Target utama kita adalah mengurangi angka pengangguran yang ada di Kabupaten Siak, dan itu akan didominasi oleh anak daerah sendiri," ungkap Kepala Distransnaker Kabupaten Siak Amin Budiyadi.Acara tersebut, Kata Amin, dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB petang.Sementara itu, perusahaan yang tergabung dalam Job Fair ini berasal dari beberapa perusahaan besar di Riau. Baik industri maupun keuangan."Sebanyak 30 perusahaan akan menyediakan beberapa lowongan kerja di berbagai bidang keahlian dalam pameran bursa kerja atau Job Fair," jelasnya.Untuk persyaratan, tambah Amin Budiyadi, semuanya masih memakai syarat umum seperti biasa bagi pencari kerja."Biasanya hari pertama melihat dulu apa saja lowongan kerja yang ada di setiap perusahaan, setelah itu baru dipersiapkan lamaran kerjanya. ya seperti melamar kerja biasanya lah," tambahnya.Disinggung soal strategi perekrutan di tengah pandemi Covid-19, Kadistransnaker mengaku sudah mempersiapkan skemanya dengan penerapan prokes yang ketat. bahkan pihaknya terus berkomunikasi dengan  Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak. "Kami mengajak masyarakat beramai-ramai menghadiri dan mengikuti pameran ini. Dan jangan lupa selalu mematuhi protokol kesehatan, salah satunya memakai masker saat datang ke acara ini," jelasnya.

Ringankan Beban Warga di Tengah Pendemi Covid-19, BAZnas Siak Salurkan Zakat Pola Kosumtif
17 November 2020 SIAK, Petah id -  Wajah-wajah masyarakat Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak tampak ceria dan sumringah saat menerima bantuan dari Baznas di tengah pandemi covid-19 di Masjid Baiturahman Kampung Pangkalan Makmur, Senin (16/11/2020)."Tentu saja kami senang karena dapat bantuan dari Baznas," kata Yosa asal Teluk Merbau ini. Dalam kesehariannya, Yosa bekerja sebagai buruh tani. Ia mengaku bersyukur dan sangat terbantu setelah menerima bantuan beras, uang dan lain-lain dari Baznas Kabupaten Siak. Ia pun mendoakan dan mengucapkan terima kasih untuk para Muzakki dan Baznas yang telah membantu orang-orang kurang mampu seperti dirinya. Sementara itu, Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman usai menyerahkan bantuan tersebut menyampaikan bahwa pemerintah adalah pelayan masyarakat. "Kami sebagai aparatur pemerintah adalah abdi dari masyarakat, mulai dari pemerintah kabupaten hingga ke tingkat kampung," jelas Indra. Kata dia, pemerintah akan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat. Namun demikian pemerintah punya keterbatasan waktu dan keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah sangat mendukung adanya Badan Amil Zakat ini. Dengan adanya Baznas masyarakat  bisa langsung dibantu melalui program-program yang sudah dirancang dengan baik. Lebih lanjut ia menuturkan, bagi kampung yang lebih banyak membayarkan zakatnya, tentu akan lebih besar pula jumlah yang dikucurkan ke kampung tersebut. "Nah, makanya saya mengajak masyarakat berlomba-lomba untuk membayar zakat. Sebab zakat ini berguna untuk membersihkan harta kita. Bila kita sudah mengeluarkan zakat, maka Allah akan mempercayakan harta lain kepada kita kembali," ucapnya. Ditempat yang sama, Ketua Baznas Siak M Rasyid Suharto menambahkan, jumlah dana zakat konsumtif yang disalurkan sebesar Rp 167.730.000. Sebenarnya untuk Kecamatan Dayun ini lanjut Rasyid, sebesar 234 juta rupiah yang dibagi dengan pola produktif dan konsumtif. Dana tersebut dibagi 30 persen untuk konsumtif dan 80 persen untuk produktif. Namun karena kondisi covid pihak Baznas mengucurkan bantuan lebih banyak dengan pola konsumtif. "Biasanya dana zakat ini kami bagikan kemasyarakat 30% untuk konsumtif dan 70% pola produktif, tapi karena covid jadi lebih banyak yg konsumtif," ujarnya. Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan dengan rincian beras 10 kg, uang tunai 300 ribu rupiah, produk dari Mustahiq yang produktif berupa lele siap goreng (lesgo) 1 kg dan ayam kampung setengah kilo. Selain itu ada voucher belanja sebesar 200 ribu rupiah di warung yang sudah ditunjuk oleh Upz kecamatan. Jadi totalnya sebesar Rp 650.000."Voucher ini adalah program belanja diwarung tetangga," sebut Rasyid. Rasyid menuturkan, Beras yang di beli dari para petani di Kabupaten Siak selama 1 tahun sebanyak 250 ton adalah untuk melayani dua program Baznas. Seperti, program pendistribusian, setiap Mustahiq menerima bantuan beras sebanyak 10 kg. Dan program yang kedua adalah untuk mengisi atm beras yang ada di Masjid-masjid kecamatan. Dalam kurun 1 tahun ini pihak Baznas telah membangun rumah layak huni sebanyak 17 unit. Kemudian ditambah dengan rumah yang dibangun kelanjutan dari program tahun 2019."Jadi insya Allah tahun ini Baznas akan bangun 27 rumah layak huni," terangnya. Sementara untuk bantuan listrik telah dipasang sebanyak 200 KK, dan akan di pasang lagi sebanyak 180 KK. Kemudian lanjutnya, baznas Kabupaten ada program pemasangan listrik di Teluk Lanus, yang berjumlah 130 KK. "Alhamdulillah untuk Teluk Lanus dapat subsidi dari PLN, yang tadinya 900 ribu kita cuma membayar 450 ribu, yang akan diselesaikan pada bulan Desember," imbuhnya.

Layanan Paso Dukcapil Keliling di Lima Kecamatan Gunakan DAK
10 November 2020 SIAK, Petah.id - Layanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil yang dilakukan berkeliling di lima kecamatan ternyata menggunakan dana alokasi khusus (DAK).Demikian dikatakan Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Hj Tengku Barora yang akrab panggilan Eva di GOR Tualang. Tahun ini DAK lebih banyak. Tahun lalu ada, tapi tidak sebanyak ini, makanya digabung dengan APBD.“Seharusnya kami melaksanakan kegiatan dari anggaran DAK ini pada Maret lalu, tapi karena pandemi Covid-19, kami undur,” jelas Eva.Lebih jauh dikatakannya, kegiatan ini memang harus dilaksanakan dan tuntas tahun ini. Sebab dimonitor oleh Kemendagri. “Jika tidak tuntas, ada kemungkin  2021 kami tidak mendapatkan DAK lagi, tentu kami tidak ingin hal itu terjadi,” jelas Eva.Disebutkan Eva, kegiatan ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan Pilkada, sebab memang agenda dari pemerintah pusat. Ada pun lima kecamatan yang masuk dalam program ini terdiri dari Kecamatan Sungai Apit, Sungai Mandau, Kerinci Kanan, Kandis dan Tualang.“Kami rata-rata dua sampai tiga hari melayani masyarakat di setiap kecamatan dibantu petugas kecamatan. Dan respon masyarakat cukup baik. Bahkan di beberapa kecamatan, masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan sangat banyak,” jelas Eva.Kecamatan Kandis, Sungai Apit dan Tualang ini, masyarakat begitu antusias mengurus, kartu penduduk, akta lahir, KTP-el, surat pindah dan kartu identitas anak (KIA).“Kami membuka lima meja untuk lima pengurusan tersebut. Jika tidak ada gangguan pada sistem, jika persyaratan lengkap, hanya dalam beberapa waktu pengurusan akan selesai,” ungkapnya.Disingung tentang protokol kesehatan (prokes), Eva mengatakan hari pertama masih ada wastafel portabel di beberapa titik, dan warga tidak dilayani jika tidak menjaga jarak dan mengenakan masker, sehingga saat hari kedua dia tidak begitu memperhatikan.“Saya tidak tahu kalau memang tidak ada wastafel portabel dan banyak warga yang tidak mengenakan masker,” ungkapnya.Menanggapi hal itu, Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman mengimbau warga agar mematuhi prokes, karena hal itu untuk keselamatan bersama. “Pelayanan Dukcapil keliling yang disebut dengan Pasodukcapil wajib mematuhi prokes. Saya berharap Satpol PP, pihak Disdukcapil dan pihak Kecamatan Tualang, dapat memperhatikan hal ini,” ungkap Pjs Bupati Indra Agus Lukman.Lebih jauh dikatakannya, jangan sampai niat baik tercederai karena tidak mematuhi prokes.“Mari sama-sama menjaga agar kita terhindar dari Covid-19,” ucap Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman.

Syamsuar Dirindui Masyarakat Siak karena Gerak Cepat dan Responsif
17 Oktober 2020 SIAK, Petah.id -Siapa yang tak kenal Syamsuar, Bupati Siak dua periode dan kini menjadi Gubernur Riau.Meski sudah memimpin Provinsi Riau, namun masyarakat Siak tak pernah melupakannya.Sportivitas dalam bekerja, responsif terhadap setiap permasalahan dan laporan masyarakat, dengan cepat mengatasinya. Itulah Syamsuar, begitulah Syamsuar dalam bekerja.“Saya ada karena masyarakat. Maka saya harus berikan yang terbaik untuk masyarakat. Sebab sejatinya saya adalah pelayanan masyarakat,” ungkap orang nomor sati di Provinsi Riau Drs H Syamsuar Msi.Gubernur Syamsuar kemarin melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sungai Apit dan Sabak Auh. Dalam kunjungan kerjanya, Gubernur Syamsuar yang didampingi Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman, Kapolres AKBP Doddy F Sanjaya dan sejumlah pejabat menyaksikan Pasar Seri Kualo di Sungai Apit. Pasar yang terletak di tepi laut itu, diharapkan Gubernur Syamsuar agar dijaga kebersihannya seperti aset sendiri.Kedatangan Syamsuar disambut warga dengan gembira. Warga masih ingat betul bagaimana kinerja Syamsuar saat menjadi Bupati Siak. Bahkan pasar itu dibangun di masa Syamsuar menjadi Bupati Siak."Pak Syamsuar sangat pengertian. Dia tahu apa yang menjadi kebutuhan kami. Dia tegas tapi terarah. Dia cepat merespon apa yang menjafi kebutuhan kami,” ungkap Rina, salah seorang pengunjung pasar.Disebutkannya, dia sangat terkesan dengan Pak Syamsuar karena dia selalu membuktikan kata-katanya dan cepat merespon apa yang menjadi keluhan warga. Makanya mengetahui Pak Syamsuar akan melakukan kunjungan ke pasar, dia langsung menuju pasar, untuk sekedar bertemu dan bertegur sapa.“Saya berharap, lahir pemimpin Siak yang seperti Pak Syamsuar, tegas dan baik, serta memiliki visi ke depan ke Siak lebih baik,”ucapnya.“Kami sudah lelah dengan janji dan harapan hampa. Kami perlubukti karena kami hidup di alam nyata. Lihatlah jalan menuju Kota Sungai Apit, begitu banyak lobangnya. Sepertinya, kami ini kurang dipedulikan,” tambahnya.Ibu rumah tangga ini, mengaku sangat ingin adanya perubahan. Sehingga ada bukti nyata dalam setiap tindakan pemerintah menjadi nyata dan terealisasi.Disebutkannya, mudah-mudahan dengan hadirnya Pak Syamsuar di pasar, membawa angin segar untuk perubahan Siak ke arah yang lebih baik lagi.Jika itu di Sungai Apit, komentar dan harapan yang tak jauh berbeda keluar dari mulut Penguhu Bandar Sungai di hadapan Gubernur Syamsuar, Pjs Bupati Indra Agus Lukman, Sekda Arfan Usman, anggota DPD RI, camat dan perangkatnya, mengeluhkan kurang responsif pemkab saat ini.Saya pernah meminta solusi tentang tapal batas, namun sampai saat ini tidak direspon. Demikian juga dengan ruang terbuka hijau, yang nantinya akan dimanfaatkan untuk UMKM, namun tetap saja sampai saat ini belum direspon.Mendengar itu, Gubernur Syamsuar akan segera mencarikan solusinya. Untuk tahap awal sambil bergurau disebutkannya, seharusnya masyarakat Badar Sungai berbahagia karena punya lahan di dua kabupaten. “Orang luar bisa punya lahan di sini, masak kita di sini punya lahan di dua kabupaten merasa tidak nyaman,” sebutnya.Tapi itu tadi hanya gurauan, yang pasti akan dicarikan solusinya, sehingga warga menjadi tenang dan tidak lagi resah.Sementara mengenai ruang terbuka hijau, Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman menjelaskan bahwa pihaknya segera menjawab keluhan itu. Beri kami waktu, karena akan ada solusi dan jawaban konkret atas hal itu, yaitu Perta Shop atau Pertaminamini. Nanti di sana selain jual pertalite ada juga gerai UMKM. “Untuk Perta Shop akan dikelola BUMKam, sehingga kampung-kampung akan aktif dan masyarakatnya sejahtera,” sebutnya.

Bawaslu Siak Ingatkan Akan Ada Sanksi Bagi ASN dan Honorer yang Terlibat Politik Praktis
27 September 2020 SIAK, Petah.id - Wujudkan pilkada jujur dan adil Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Siak, melalui Zulfadli Nugraha ingatkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai honorer untuk tidak terlibat dalam politik praktis. "Like (menyukai) dan komen yang menyatakan dukungan yang dilakukan oleh PNS itu akan kita proses sesuai dengan aturan yang berlaku," Kata Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Siak, Zulfadli Nugraha, Minggu (27/09/2020) malam. Dijelaskannya, sanksi itu juga diberlakukan untuk honorer yang pendapatannya bersumber dari APBN/APBD (SK Bupati). "Namun honorer yang bersifat sukarela, THL itu dikembalikan kepada kebijakan kantornya atau oleh kepala dinasnya,"jelasnya. Terkait sanksi terhadap PNS yang melanggar netralitas, bawaslu akan meminta klarifikasi dari yang bersangkutan serta keterangan dari pihak-pihak terkait dan hasilnya akan direkomendasikan kepada KASN untuk ditindak lanjuti. " Untuk sanksi itu wewenang KASN, kami (bawaslu) hanya menindaklanjuti serta memproses yang bermasalah, dan hasilnya kami serahkan ke KASN," terangnya. Sementara itu bagi honorer tambah Fadli, hasil dari kajian Bawaslu akan diserahkan kepada pembina honorer tersebut (Kepala Dinas) untuk memberikan sanksi terhadap anggotanya. Khusus untuk honorer yang bersifat sukarela  dan THL, Bawaslu akan melihat aturan dalam SK atau kontrak kerjanya dengan pihak dinas. "Tapi kalau di SK atau kontraknya tidak diatur supaya bersikap netral dalam ajang pemilu dan pilkada, maka Bawaslu bersifat persuasif dan hanya menghimbau kepada atasannya untuk mengingatkan yang bersangkutan supaya tidak terlibat politik praktis,"pungkasnya.

Arif, Tawarkan Ketulusan, Ketegasan dan Perubahan
24 September 2020 SIAK, Petah.id - Arif Fadilah bukan ayah atau suami yang sempurna. Namun kejujurannya dalam mengekspresikan perasaannya dan sikap apa adanya yang membuat dia sempurna di mata istri dan juga anak-anaknya. Bicara Arif, bicara tentang lelaki berkumis, galak, suara lantang terlebih saat ada yang tak beres. Tapi opini itu, terpatahkan jika sudah mengenalnya dengan baik. Arif orang yang santun lagi jenaka. Arif sudah menjadi  yatim saat berusia 11 tahun. Dia anak kedua dari tiga bersaudara dengan ibu seorang guru. Masa kecilnya yang berat membawanya hidup dengan penuh disiplin dan menghargai  keadaan. Menghargai keadaan di sini, dia tahu harus bersikap apa dengan orang yang sudah berbuat baik dengannya. Sikap itu terbawa hingga dia menjadi ayah dari tiga putri dan satu putranya.Dikisahkan Hj Dra Jamilah MM yang mendampinginya selama 32 tahun, dia mengenal Arif ketika masih kelas II SMP di Pagurawan, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.  Saat itu Arif mencari keluarga ayahnya. Sebab dia sudah ditinggal ayahnya sejak kelas IV sekolah dasar. “ Saat itulah kami bertemu. Karena saya masih Kelas II SMP, cinta-cinta monyet lah namanya kami dulu itu kan. Ternyata kami berjodoh dan dia menjadi suami saya sampai sekarang ” ungkap Jamilah mengenang perjalanan cintanya dengan Arif.Dia suami yang baik, sekaligus ayah yang tegas untuk keempat anaknya. Dia bisa memahami suatu kondisi, sehingga apa yang dilakukannya selalu dalam batas wajar. Tidak pernah dia marah tanpa alasan. Tidak pernah dia memberi sanksi melebihi dari kesalahan yang dibuat. Bahkan dia lebih banyak memaafkan dari pada harus memberi sanksi. Sebab dia sebenarnya begitu peka dan memahami kenyataan.Mungkin perjalanan hidupnya membuat dia kalau bicara kuat atau tegas. Tapi selalu di balik itu ada niat baik dan ketulusan. Sementara putrinya Syarifah Kemala SPd ingat batul bagaimana ayahnya melarang mereka pergi dengan orang yang belum dikenal dengan baik. “Ayah begitu khawatir atas keselamatan kami. Bahkan sangkin khawatirnya, ayah tidak sungkan jika harus meledak ledak melarang kami keluar rumah jika itu tanpa tujuan yang pasti ” jelas Sarifah Kemala.Disebutkannya, belakangan dia tahu, keresahan ayahnya itu karena tidak bisa tenang kalau masih ada anak-anaknya yang belum pulang. Dari pada resah, ayah memilih melarang pergi, jika keluar rumah tanpa tujuan. Ayah juga sangat perhatian sama anak-anaknya, dari urusan sekolah sampai benda-benda yang ada di dalam kamar dan belum lengkap ayah sempurnakan. “Misalnya peralatan mandi, seperti sampo dan sabun mandi, pokoknya hal-hal kecil dari A sampai Z ayah begitu perhatian,” ucapnya.Sementara dr Syarifah Nadya  menyebutkan ayahnya memberikan pelajaran yang mungkin tidak didapat di sekolah. Bagaimana cara menghadapi orang, berbuat baik sama orang, membalas kebaikan-kebaikan otang, tidak boleh lupa dengan kebaikan orang. Ayah lebih sering mengajarkan yang Seperti itu. “Sampai saat ini, saya selalu ingat pesan-pesan ayah itu. Ternyata apa yang ayah maksud, apa yang ayah ajarkan, benar-benar sangat bermanfaat dalam menjalani hidup ini. Dan bagi saya pesan ayah itu salah satu kunci menjalani hidup ” jelas Syarifah Nadya.Said Muhammad Firdaus, menyebutkan ayah memberikan semua anak untuk berkembang, dia tidak meminta anak menuruti kemauannya, ayah memberikan kepercayaan kepada anak-anaknya untuk memilih yang terbaik karena dia percaya kepada anak-anaknya. “Karena dia tahu apa yang kami inginkan, sebab dia yang begitu dekat dengan kami. Sampai hal-hal kecil kami akan ceritakan ke dia jika itu perlu ” ungkap Said Muhammad Firdaus.Sedangkan Syarifah Muthya merasakan kehangatan ayahnya ketika sakit. Ayah begitu perhatian. Terlihat betul ayah begitu khawatir. Banyak bertanya tentang yang dimaui anaknya. Namanya orang tidak punya selara apa-apa, tentulah tidak ada permintaan. Tapi begitulah dia adanya. “Dia tidak ingin melihat anak-anaknya merasa sakit. Hal itu membuatnya resah ” ungkapnya.Cerita istri dan empat putra dan putri Arif dari sisi dan kaca mata berbeda. Namun, keempatnya satu suara Arif tegas dan disiplin. Demikian orang lain, tentu menilai Arif Fadilah dari tampak luar, karena hanya mengenalnya sekilas atau mendapatkan cerita tentang Arif dari mulut ke mulut.Sosoknya memang seperti itu adanya. Dia selalu inginkan orang lain berubah menjadi lebih baik. Dia bukan pemarah, tapi memang begitulah intonasi suaranya. Dia ayah yang baik bagi anak-anaknya. Dia suami yang baik bagi istrinya. Dan dia selalu inginkan perubahan atas suatu kesalahan dan keadaan menjadi lebih baik lagi. Kenali Arif, pastikan dia yang terbaik.

Polsek Koto Gasib Berikan Penghargaan Personel Berprestasi
21 September 2020  SIAK, Petah.id - Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan memberikan penghargaan kepada personel yang dinilai berprestasi dan kinerjanya maksimal.“Saya mengapresiasi kinerja personel saya yang melampaui dari apa yang ditugaskan. Makanya saya berikan penghargaan berupa piagam dan cenderamata,” ungkap Kapolsek Koto Gasib IPDA Suryawan, Senin (21/09/2020).Penghargaan diberikan kepada personel Polsek Koto Gasib yang aktif dalam pengisian laporan kegiatan pada Aplikasi Lancang Kuning dihitung mulai tanggal 25 Agustus sampai 20 September 2020 atau sekitar 25 hari.Ada banyak kategori dalampenilaian kinerja ini, sehingga hampir seluruhnya mendapatkan sertifikat. Karena seluruh personel berlomba-lomba memperlihatkan kinerja terbaiknya.Ke depan kategori akan diberlakukan, baik itu Bhabinkamtibmas, untuk personel Reskrim dan lainnya, sehingga semua berjalan sesuai semestinya.“Kesungguhan personel dalam bekerja setiap hari dinilai dan diapresiasi. Sehingga kerja maksimal tidak sia-sia. Kami menghargai dengan sebaik-sebaiknya,” ungkap Kapolsek Suryawan.Berikut penerima penghargaan, juara 1, Bripka Mahadir M, merupakan Bhabin Kampung Pangkalan Pisang dengan 109 laporan.Juara dua, Bripka Adianto, merupakan Bhabin Kampung Keranji Guguh dengan 92 laporan.Dan juara tiga, Bripka M Zamri, Bhabin Kuala Gasib, dengan 63 laporan.“Adapun jumlah keseluruhan laporan pada Aplikasi Lancang Kuning yang diisi oleh personel Polsek Koto Gasib sebanyak 632 laporan,” jelas Kapolsek Suryawan.Pemberian penghargaan ini untuk memotifasi seluruh personel Polsek Koto Gasib,untuk aktif dan semangat dalam melaporkan kegiatan rutin yang dilaksanakan personel setiap harinya ke aplikasi Lancang Kuning.Polsek Koto Gasib mendukung dan berperan aktif dalam mensukseskan program inovasi Kapolda yaitu Aplikasi Lancang Kuning.

Serap Pembayaran Pajak, Bapenda Riau Gelar Program Pemutihan
02 September 2020 PEKANBARU, Petah.id - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau kembali menggelar program pemutihan atau penghapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Program tersebut dimulai 1- 30 September 2020.Pemutihan denda PKB ini tak ditentukan tahun penunggakannya. Jika PKB sudah tercatat denda karena keterlambatan, maka sudah mengajukan program pemutihan."Terhitung 1 sampai 30 September nanti, kita lakukan program pemutihan denda PKB," kata Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Pengelolaan Pendapatan Simpang Tiga Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, Mohd Tafianto, Selasa 1 September 2020.Selain itu, Bapenda Riau juga memberi potongan untuk Bea Balik Nama Kendaraan (BBNKB).Jika sebelumnya biaya balik nama dikenakan satu persen dari nilai jual, kali ini dari nilai satu persen tersebut akan diberikan potongan sebesar 50 persen."Kami berharap, masyarakat dapat memanfaatkan program ini. Ini tentu kesempatan khususnya bagi warga yang memiliki kendaraan sudah tercatat sebagai denda akibat keterlambatan pembayaran," harap Tafianto.Lebih lanjut, bagi warga yang ingin memanfaatkan program pemutihan PKB dan potongan BBNKB sebesar 50 persen dapat mengurus di UPT Pengelolaan Pendapatan Simpang Tiga mulai pukul 8.00 - 14.00 WIB pada Senin hingga Kamis.Kemudian Jumat pelayanan dimulai pukul 08.00 - 11.30 WIB. Sedangkan Sabtu dari pukul 08.00 - 12.00 WIB.Bagi warga yang melakukan pengurusan pemutihan PKB diminta membawa masker. Sementara, dari UPT sendiri sudah menyiapkan tempat cuci tangan, tempat kursi berjarak.Kalau pun jika terjadi lonjakan warga yang datang sudah disiagakan mobil Samsat keliling di belakang UPT Pengelolaan Pendapatan Simpang Tiga.Sehingga warga yang datang tidak hanya terkonsentrasi satu titik di UPT saja."Kami harap warga yang datang sama-sama memahami, jadi protokol kesehatan tetap kita laksanakan untuk mencegah penyebaran Covid-19," pungkas Tafianto.

Film Pendek Berjudul Srikandi Siak Antar Polwan Siak Jadi Pemenang Sejajaran Polda Riau
01 September 2020 SIAK, Petah.id - Film Pendek dengan judul "Srikandi Siak" membawa Polwan Polres Siak jadi pemenang pertama dalam perlombaan Film Pendek yang ditaja Polda Riau dalam rangka peringati hari jadi Polwan ke -72.Dikatakan Kasat Lantas Polres Siak AKP Rosna Meilani film Srikandi Siak menceritakan tentang peran Polwan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Ditambahkannya, dibawah kepemimpinan Kapolres Siak, AKBP Doddy Ferdinan Sanjaya di tengah masa pandemi Covid-19 saat ini kehadiran Srikandi Siak memberikan warna tersendiri khususnya edukasi kepada masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak."Dalam film itu saya bersama srikandi lainnya juga melaksanakan kegiatan Patroli dan imbauan adaptasi kebiasaan baru dan penertiban penggunaan masker serta penerapan protokol kesehatan cegah penyebaran Covid-19 di kota Siak,"jelas AKP Rosna.Film yang berdurasi 9 menit itu mengambil latar belakang kemegahan Istana Siak Sri Indrapura dan keindahan Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah yang menjadi salah satu icon wisata di Kabupaten Siak." Pada film ini kita juga memperlihatkan srikandi siak terjun langsung dalam kegiatan dapur umum dan penyaluran makanan serta sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19,"terangnya.Selain itu, Lanjut AKP Rosna Meilani, Srikandi Siak juga melakukan pendampingan kepada kelompok tani yaitu pembinaan ketahanan pangan Jaga Kampung Polres Siak, Polda Riau dan pemberdayaan pendapatan masyarakat melalui peternakan bebek yang hasilnya diolah menjadi telur asin siap dipasarkan. Kegiatan jaga kampung itu juga ditujukan untuk mendukung ketahanan pangan di masa Pandemi dalam mendorong masyarakat semakin produktif."Film ini selain menampilkan ketegasan dan profesionalitas tugas Polwan RI namun tidak melepaskan kodrat dan sisi feminisme sebagai wanita biasa juga bahkan sebagai seorang Ibu,kekompakan dan soliditas Srikandi Siak menjadi kunci utama keberhasilan tugas dalam mengayomi,melindungi dan melayani masyarakat demi terciptanya Kamtibmas yang kondusif,"tutup AKP Rosna.

336 Peserta Ikut Tes SKB PNS 2019 yang Digelar Pemkab Siak
01 September 2020 SIAK, Petah.id - Pemerintah Kabupaten Siak menggelar tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2019, Siak (01/09/2020) pagi.Peserta yang mengikuti ujian seleksi SKB CPNS Kabupaten Siak  sebanyak 336 orang dengan formasi kuota sebanyak 125 orang."Ada 204 orang mengikuti Tes SKB di Siak dan 132 orang mengikuti tes dikedudukan masing masing, dengan begitu total keseluruhan sebanyak 336 orang,"jelas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah Kabupaten Siak Wan Abdul Razak.Lebih lanjut Abdul Razak menjelaskan, seluruh peserta ujian wajib mengikuti protokol kesehatan Covid-19 yang telah disiapkan panitia penyelenggara."Peserta wajib menggunakan masker, jaga jarak bahkan para peserta dianjurkan menggunakan sarung tangan. Begitu juga dengan panitia wajib  masker dan sarung tangan, Hal ini untuk mencegah penularan virus Corona," kata dia.Seleksi berlangsung sebanyak 2 sesi, sesi pertama dimulai dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 10.00 WIB, sementara untuk sesi kedua dimulai dari pukul 10.30 hingga pukul 12.30 WIB yang bertempat di Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim II.

Peringati HUT RI Ke-75, Polres Siak Bagikan Ribuan Paket Sembako
20 Agustus 2020 SIAK, Petah.id - Polres Siak beserta Polsek jajaran melaksanakan giat bakti sosial serentak dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75, Rabu (19/8/20).Setidaknya ada 800 paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu di wilayah hukum Polres Siak."Hari ini kita membagikan kurang lebih 800 paket sembako, sementara di Polres Siak sendiri membagikan kurang lebih 300 paket sembako ditambah dengan masker dan handsanitizer serta sisa nya dibagikan oleh Polsek jajaran,"terang Kapolres Siak AKBP Doddy Ferdinan Sanjaya.Bakti sosial berupa bantuan sembako tersebut secara serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia dalam rangka bersempena memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 tahun."Dengan bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu mudah mudahan dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini,"jelas Kapolres.Sebelumnya, Kapolda Riau menerima Promoter Reward yang diberikan oleh Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia ( LEMKAPI ) atas prestasi dalam mencegah terjadinya Karhutla. Acara tersebut digelar di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak (18/8/20). Selain itu, Kapolda Riau juga memberikan 1000 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu." Ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat ditengah bencana wabah Covid-19 yang melanda saat ini dan juga sebagai wujud untuk menumbuhkan semangat juang memaknai arti kemerdekaan dengan berkorban untuk saling membantu sesama,"pungkas Kapolres Siak.

HUT Ke-63, Rizki Sadri Pratama Berharap Riau Kian Bermarwah
09 Agustus 2020 SIAK, Petah.id - Di usia ke-63 tahun Provinsi Riau telah berkembang dengan pesat dan menjadi salah satu kawasan strategis di Sumatera untuk peluang Investasi dan niaga.Dikatakan Riski Sadri Pratama, Kepala Daerah mulai dari Bupati, Wali Kota dan Gubernur harus elok mengatur, bijak menata alur, agar Negeri yang subur bisa dinikmati seluruh masyarakat dengan penuh rasa syukur."Apalagi ditengah pandemi covid 19 seperti ini,saya berharap pemerintah di bawah kepemimpin Pak Syamsuar harus segera mencari solusi untuk stabilkan perekonomian yang dimana saat ini banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan,"kata Rizki Sadri Pratama, Minggu (09/08/2020) pagi.Mengangkat tema Riau Bermarwah, Rizki berharap visi dan misi yang pernah menjadi program unggulan Syamsuar-Edi Natar dapat dilaksanakan secara maksimal dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan pendidikan yang berkualitas."Mengusung tema Riau Bermarwah, semoga Riau juga kian bermartabat, berkeunggulan yang sesuai dengan visi misi Riau untuk mengangkat Riau menjadi daerah yang unggul dan mandiri Sumber Daya Manusianya,"tambahnya.Bencana non alam yang terjadi saat ini, lanjut Rizki, mengajarkan seluruh masyarakat bahwa segala situasi tidak dapat diprediksi bahkan mengubah seluruh rencana yang telah diagendakan."Saya tahu ini tahun kedua kepemimpinan Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau saat ini, mereka telah mempersiapkan visi misi yang luar biasa tapi tahun ini kita dihadaokan dengan wabah yang melanda sehingga beberapa rencana awal tertunda dan harus disusun kembali untuk kemajuan Riau lebih baik kedepannya,"sebutnya.Ia pun berharap dengan bertambahnya usia Provinsi Riau, pemerintah selalu mengingatkan dan mengajak seluruh masyarakat Riau untuk dapat menjaga Bumi Lancang Kuning, apalagi dengan adanya pandemi covid-19 seperti sekarang dengan selalu menerapkan protokol kesehatan sehingga dapat memutus penyebaran dan penularan covid-19 di tengah masyarakat." Sekali lagi, Selamat Hari jadi Provinsi Riau ke-63, kemilau mewah melihat panorama,Riau Bermarwah masyarakat sejahtera," tutupnya.

Antisipasi Karhutla PT KTU Miliki Stasiun Riset dengan Manajemen Pengairan
27 Juli 2020 SIAK, Petah.id - Kemarau sudah di depan mata, karhutla adalah hal yang paling mengkhawatirkan di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.Sangat besar biaya yang dikeluarkan jika terjadi karhutla, sangat banyak waktu tersita dan tenaga terkuras. Mengantisipasi hal itu, sejumlah persiapan dilakukan PT Kimia Tirta Utama menghadirkan Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya SH SIK MIK, Kadis DLH Siak Syafrilenti dan Kabidnya Ardhayani, Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan dan sejumlah tamu undangan.Administratur PT KTU Achmad Zulkarnain didampingi Humas Azra dan Selamat Riadi, menjelaskan penanganan karhutla dengan water manajemen system. Menurut Zulkarnain, water manajemen system yang mereka punya sudah diakui Badan Restorasi Gambut.“Kami melakukan hal ini untuk menjaga kelembaban tanah (soil muster), sehingga terjaga kelembabannya sepanjang tahun berada di kisaran angka 40-65 sentimeter,” jelas Zulkarnain.Ternyata, perusahaan juga memiliki menara pantau di lima titik. Disebutkan Zulkarnain, menara pantau untuk memantau potensi asap atau api yang ada di sekitar kebun PT KTU, bahkan bisa melihat ke kawasan desa sekitar perusahaan.Tidak hanya menara pantau, pihaknya juga menyiapkan drone. Drone ini digunakan untuk mengontrol area patroli udara untuk wilayah yang tidak bisa terjangkau oleh patroli darat.Dan yang tak kalah penting menurut Zulkarnain adalah sistem sekat kanal atau over flow. Sekat kanal dibuat berdasarkan topografi. Sekat kanal dibagi menjadi lima zona.“Hal yang terbaru, kamisudah memiliki stasiun riset untuk meneliti emisi gambut dan fakta-fakta lain tentang kelapa sawit dan gambut. Dalam hal ini kerja sama dengan IPB dan BPDPKS,” jelas Zulkarnain sambil menunjukkan kegunaan sejumlah peralatan yang ada di stasiun riset dan letaknya di tengah perkebunan.Tidak berhenti sampai di situ, selain tetap menomor satukan Aplikasi Lancang Kuning milik Polda Riau yang memang sangat memudahkan dalam memantau asap dan api serta membuat laporan atau memberikan informasi. Pihaknya juga membuat SMS broadcast imbauan dan peringatan tentang karhutla melalui SMS yang dipasang di dua BTS.Tentunya, untuk kebaikan bersama, melakukan pendidikan dan pengenalan gambut sejak dini dengan Duta Sawit Gambut Lestari bersinergi dengan masyarakat sekitar, yaitu MPA dan Desa Sejahtera Peduli Api.Melihat banyaknya inovasi yang dilakukan PT KTU mengantisipasi karhutla, Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya yakin akan menginspirasi perusahaan lainnya yang ada di Kabupaten Siak.“Dengan temuan-temuan dan inovasi, saya harapkan karhutla dapat dicegah. Mengenai kelengkapan peralatan termasuk mobil pemadam memang wajib dimiliki setiap perusahaan, sebagai bentuk antisipasi,” sebut Kapolres.Sementara Kadis DLH Syafrilenti menyebutkan apa yang dimiliki PT KTU bentuk keseriusan dan totalitas.“Saya berharap temuan dan inovasi itu menginspirasi perusahaan lainnya, sehingga lingkungan terjaga dan Siak terbebas dari karhutla,” katanya

Cegah Terjadinya Karhutla, Manggala Agni Siak Gencar Lakukan Patroli dan Sosialisasi ke Masyarakat
09 Juli 2020 SIAK, Petah.id - Sebanyak 13 Kampung di wilayah operasi Manggala Agni Siak sudah dilaksanakan patroli mandiri secara berulang sebanyak 38 kali. Hal itu dilakukan guna pencegahan terjadinya karhutla di Siak.Dikatakan Humas Manggala Agni Daops Siak, Sutrisno pihaknya bersama TNI, Polri, MPA dan BPBD terus melakukan patroli dan memantau secara aktif agar tidak terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Siak secara khusus dan Riau umumnya."Kami pun melakukan patroli rutin sebanyak 30 kali, ini semua dilaksanakan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta meningkatkan pengetahuan di masyarakat tentang larangan membakar hutan dan lahan," jelas Sutrisno selaku Humas Manggala Agni Daops Siak, Kamis (09/07/2020) Siang.Ditambahkannya, saat ini di wilayah Kabupaten Siak persoalan kebakaran hutan dan lahan masih bisa dikendalikan dan relatif aman."Alhamdulillah sampai saat ini berkat kerjasama dan saling membahu semua pihak wilayah kita saat ini masih aman dari Karhutla dan terjadinya kebakaran langsung bisa cepat diatasi,"pungkasnya.

PT KTU Berikan Edukasi Digital Marketing Untuk Peternak Bebek dan Belut di Koto Gasib
29 Juni 2020 SIAK, Petah.id - PT Kimia Tirta Utama (KTU) berikan edukasi kepada 50 orang masyarakat di Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau tentang pelatihan atau edukasi budidaya bebek petelur, belut serta digital marketing dalam menghadapi masa pandemi Covid-19.Pelatihan yang mendapat dukungan penuh dari Camat Koto Gasib Dicky Sofyan dan Polres Siak ini merupakan program PT Kimia Tirta Utama, salah satu perusahaan perkebunan di wilayah Kecamatan Koto Gasib dengan tujuan meningkatkan ekonomi masyarakat pada penerapan new normal ini.Dikatakan Camat Koto Gasib, Dicky Sofyan, kegiatan ini sejalan dengan program Kapolda Riau dalam jaga kampung yang menggerakkan para pemuda di wilayah Kecamatan Koto Gasib. Apalagi dampak Covid-19 ini sangat terasa pada ekonomi saat ini."Untuk membangkitkan kembali ekonomi masyarakat, bisnis secara online ini salah satu upaya yang harus dijalankan. Bagaimana caranya, hari ini masyarakat Pangkalan Pisang Gasib akan diberikan ilmu tentang digital oleh praktisi media sosial dari Pekanbaru," kata Camat Dicky Sofyan, Sabtu (27/6/2020). Dikatakan Camat Gasib, selama ini PT KTU sangat memberikan kontribusi yang besar dalam memperdaya ekonomi masyarakat dengan memberikan bantuan untuk beternak serta bibit tanaman untuk menjaga kestabilan bahan pangan."Selain warga yang sudah menjalankan usaha ternak, yang pemula juga mendapat bantuan bibit bebek petelur dengan total mencapai 200 ekor. Bagaimana cara beternak bebek dan belut yang benar itu akan dipaparkan dalam pelatihan ini. Bagaimana cara pemasarannya secara online juga akan diajarkan," kata Camat Gasib.Dikatakan Administrator PT Kimia Tirta Utama, Ahmad Zulkarnain, salah satu materi pemateri bebek petelur, Jamil Asep merupakan peternak bebek petelur yang terbilang sukses di usia yang masih sangat muda yakni 25 tahun."Dalam pemberian makan dan perawatan bebek petelur itu ada standarnya. Tidak sembarangan atau asal-asalan saja. Begitu juga dengan ternak belut, mulai dari persiapan tempat ternaknya akan dianjarkan teknisnya. Ilmu ini yang akan disampaikan kepada masyarakat. Siapa yang mau berhasil di dunia harus dengan ilmu," kata Ahmad Zulkarnain. Administratur PT KTU Zulkarnaen Serahkan Bibit Belut Kepada Masyarakat Apalagi era revolusi 4.0 dan new normal ini, kata Zulkarnain, masyarakat harus melek teknologi dan informasi melalui digital. Akibat pandemi Covid-19 ini, aktivitas bisnis berhenti, pertokoan ditutup, kebangkrutan berbagai bisnis akan meningkat, makanya harus putar otak tetap menjalankan usaha dengan memanfaatkan digital marketing."Pelaku usaha di gasip ini bisa memanfaatkan peluang bisnis online, Pasarkan produk UMKM,pertanian dan peternakan melalui online. Agar ekonomi masyarakat tetap stabil di tengaj .asa pendemi ini. Iniah alasan kita menggagas pelatihan digital marketing," Kata Zulkarnaen.Program pelatihan budidaya bebek, belut dan digital marketing untuk meningkatkan produktifitas masyaakat dalam rangka hari Bhayangkara ke 74 ini menurut Kasat Binmas Polres Siak,M Y Lubis sangat membantu menekan angka kriminalitas yang terjadi akibat himpitan ekonomi selama pandemi covid 19."Apabila masyarakat kekurangam bahan pangan dan tidak ada pekerjaan maka akan timbul kejahatan. Karena mereka harus mencari cara untuk memenuhi kebutuham hidup sehari hari.makanya peran PT KTU dalam menjaga ketahanan oangan ini harus kita dukung,"ujar AKP M Y Lubis.Monri Efendi (40) warga pangkalan pisang mengaku bersyukur mendapat ilmu baru dari empat narasumber yakni Cak Winda Praktisi medsos yang mengisi materi digital marketing Ilham Buhari peternak belut,Aris Siswanto pengajar di SMK dan Jami Asep pemateri peternak bebek petelur.Pemilik usaha bengkel ini mengaku ilmu beternal memang ingin diketahuinya sejak dahulu. Sebab, usaha peternakan itu bisa dibantu oleh anggota keluarganya. Saat Meninjau Lahan "Kami baru mau belajar beternak, Alhamdulillah baru dapat ilmunya hari ini langsung dari yang sudah berpengalaman dan berhasil.tentunya senang dapat bantuan dari PT KTU untuk memulai usaha baru beternak bebek,"kata Monri.Sementara itu, Slamet Riyadi csr officer PT KTU selaku panitia pelatihan program berharap program yang bermanfaat ini dapat berkembang dan dapat membantu masyarakat di Kecamatan Koto Gasib. Hal ini dilakukan juga sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam rangka ketahanan pangan." Intinya hanya membantu masyarakat menghadapi new normal yang produktif dalam melakukan aktivitas. Kegiatan ini maupun program ini akan berlanjut untuk kebermanfaatan masyarakat dalam peningkatan ekonomi,"pungkasnya.

Bagikan Paket Sembako dan Santuni Anak Yatim, Camat Gasib Sebut PT KTU Banyak Membantu Warga
20 Mei 2020 SIAK, Petah.id - Camat Koto Gasib Dicky Sofyan menyebutkan tidak semua perusahaan di Kecamatan Koto Gasib memiliki empati dan kepedulian yang tinggi terhadap warga yang tinggal di sekitar perusahaan.Empati dan kepedulian yang diperlihatkan PT KTU kepada warga Koto Gasib di mana perusahaan itu berada membuat Camat Dicky Sofyan merasa bangga dan layak jadi tauladan bagi yang lainnya.“Saya tidak bisa berkata kata lagi. Bagaimana tidak, kepedulian PT KTU terhadap warga seperti sudah terstruktur. Tanpa harus diminta, mereka lebih tahu apa yang harus dilakukan, dan mereka banyak sekali sudah membantu warga,” Jelas Dicky Sofyan di Kantor gedung pertemuan Putri Kaca Mayang Koto Gasib, Selasa (20/05/2020).Dikatakan Dicky, Selama Ramadan ini saja sudah tiga kali PT KTU memberikan bantuan. Dan untuk hari ini, ada 100 paket sembako untuk dhuafa, 70 amplop untuk anak yatim dan piatu.“Tidak hanya sampai di situ, kebutuhan untuk dapur umum juga menjadi perhatian mereka sejak masa pandemi covid 19," jelas Dicky Sofyan.Hadir dalam penyerahan sembako dan bantuan untuk anak yatim itu Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan dan beberapa anggotanya.Dicky juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten dan pusat, karena semua bantuan sudah disalurkan kepada warga yang berhak menerimanya.Administratur PT KTU Achmad Zulkarnain didampingi Humas Azra dan Selamat Riyadi mengatakan, apa yang diberikan itu tak seberapa.“Kami memberikan ini sebagai pengikat hubungan yang selama ini baik. Kami ingin bahagia dan gembira bersama masyarakat sekitar perusahaan kami,” ungkap Achmad Zulkarnain.Lebih jauh dikatakannya, pihaknya berpikir bagaimana bisa selalu berbuat untuk masyarakat sekitar. Sebab walau bagaimana pun masyarakat sekitar perusahaan bagian dari mereka.“Kali ini, kami berbagi kepada duafa dan anak yatim yang ada di empat kampung. Kami berharap apa yang kami berikan ini dapat bermanfaat,” ucap Achmad Zulkarnain.

Upaya Tingkatkan Ekonomi Ditengah Pandemi Covid 19, Kapolres Siak Beri 200 Ekor Bebek Siap Bertelur Untuk Warga Koto Gasib
15 Mei 2020 SIAK, Petah.id - Dalam upaya peningkatan ekonomi di tengah pandemi covid 19, Kapolres Siak AKBP Doddy Ferdinan Sanjaya berikan 200 ekor bebek siap bertelur untuk warga Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.Tidak hanya bebek siap bertelur, orang nomor satu di jajaran Polres Siak itu juga bagikan 400 paket bahan pokok panganan serta bibit tanaman seperti jagung, cabe, sayur sayuran untuk lahan seluas 5 hektar."200 ekor bebek tersebut kita bagikan ke 10 orang warga sehingga per orangnya mendapat 20 ekor bebek siap bertelur," cakap Kapolres Siak Doddy Ferdinan Sanjaya seusai acara penyerahan sembako serta bebek tersebut di Mapolsek Koto Gasib, Jumat (15/05/2020) pagi.Setelah itu, lanjut Kapolres, telur bebek itu nantinya bisa dijual kembali atau diolah menjadi telur asin dan siap diedarkan di setiap masyarakat yang nantinya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat."Kita (polisi) melalui bhabinkamtibmas juga siap membantu mengajarkan masyarakat yang ingin mengolah telur bebek asin itu dan siap dijual,"tambahnya.Polres Siak, tegas Doddy Ferdinan Sanjaya, akan siap membantu masyarakat yang terdampak Covid -19 dan masyarakat yang membutuhkan." Saat ini kita harus saling bahu membahu saling bantu dan saling bekerja sama dalam menghadapi covid 19 ini sebab kita ketahui bersama bencana wabah Covid -19 ini entah kapan berakhir nya," kata Doddy.Lebih jelas dikatakan Perwira berpangkat Melati dua itu bahwa pemberian bantuan kali ini bukan hanya dalam bentuk bahan pokok tetapi juga modal untuk mengembangkan peluang usaha."Bantuan bebek petelur dan bibit tanaman yang kita berikan kepada masyarakat yang terdampak Covid -19 kita harapkan dapat menstimulasi keinginan masyarakat mengembangkan usaha dan ikut membantu pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan,"jelasnya.Dalam kesempatan itu, dihadapan masyarakat Kapolres juga menghimbaumasyarakat yang telah dibekali modal bantuan dan cara mengelolanya dapat memanfaatkan dengan sebaik baik nya sehingga dapat membantu ekonomi secara berkesinambungan."Bersama sama kita berdoa agar bencana ini segera berakhir serta apa yang kita lakukan bersama dapat ganjaran pahala dari Allah SWT. terakhir kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap dirumah saja, jaga kebersihan, selalu mencuci tangan dengan sabun minimal 20 detik, gunakan masker dan tidak mudik. bersama kita cegah penyebaran COVID - 19,"tutupnya.Tampak hadir dalam acara tersebut Kapolres Siak AKBP Doddy Ferdinan Sanjaya, Wakapolres Siak Zulanda,Kapolsek Koto Gasip IPDA Suryawan, Kepala Administratur PT KTU, Camat Koto Gasib Dicky Sofyan, masyarakat yang mendapat bantuan serta jajaran dan staff polres Siak.

Baksos Peduli Covid-19, Keluarga Besar Kejari Siak Salurkan Paket Sembako ke Warga
14 Mei 2020 SIAK, Petah.id - Sebagai wujud kepedulian terhadap perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19, keluarga besar Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) berupa penyaluran paket sembako yang ditujukan kepada masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19 yang ada di sekitar wilayah Kota Siak Sri Indrapura, Rabu (13/05/2020) pagi.Terkait kegiatan bakti sosial penyaluran paket sembako yang digelar oleh keluarga besar Kejari Siak itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Siak Aliansyah SH, MH, saat dikonfirmasi menuturkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat yang saat ini tengah menghadapi pandemi Covid-19."Alhamdulillah, hari ini kami keluarga besar Kejari Siak bisa berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Siak dalam kegiatan bakti sosial penyaluran paket sembako. Adapun Kegiatan ini juga merupakan bagian dari kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19," papar Kajari Siak Aliansyah.Disamping itu, Kajari Siak juga berpesan kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi imbauan-imbauan yang sudah dikeluarkan pemerintah terkait hal-hal yang menyangkut masalah pencegahan terhadap penyebaran Covid-19, dimana salahsatunya adalah masyarakat diharapkan untuk tidak keluar rumah bilamana tidak ada keperluan yang mendesak."Dalam mencegah penyebaran Covid-19 ini, kami juga mengimbau kepada masyarakat agar mereka tetap berada di rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak, serta membiasakan pola hidup sehat dengan rajin mencuci tangan usai beraktivitas. Dan bilamana keluar rumah, jangan lupa mengenakan masker," imbuh Kajari Siak itu.Lebih lanjut Aliansyah menyebutkan, paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Siak itu adalah kebutuhan pokok rumah tangga yang memang sangat-sangat dibutuhkan oleh masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula, telor ayam, ikan kaleng (sarden, red) dan lain-lain."Semoga dengan adanya kegiatan bakti sosial dari kami ini, masyarakat bisa lebih terbantu perekonomiannya, khususnya bagi mereka yang saat ini kondisi ekonominya menurun akibat pandemi Covid-19. Disamping itu kita juga berdoa semoga wabah Covid-19 ini bisa segera berlalu," tutupnya.

Polres Siak Lengkapi Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19
14 Mei 2020 SIAK, Petah.id -Ternyata Polres Siak tidak hanya menurunkan personel untuk pelaksanaan PSBB, tapi juga memberikan bantuan untuk warga yang tidak mampu, namun tidak tertangani.“Kami merasa perlu ambil bagian dalam situasi seperti ini. Makanya kami siapkan bahan pangan untuk warga yang sekiranya tidak tertangani. Misalnya warga pendatang, atau baru tiga bulan berada di Siak, dan ekonominya terdampak,” ungkap Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya di ruang kerjanya, Rabu (13/5) pagi.Lebih jauh dikatakannya, pihaknya tidak hanya berhenti sampai di situ, namun warga yang ekonominya terdampak, atau di-PHK dan lainnya, pihaknya akan mencarikan solusi, bagi yang bertani akan dibantu bibit atau diajari cara beternak. Sehingga mandiri dan hidupnya lebih baik lagi ke depannya.Menurut Kapolres, hal ini penting untuk terus menjaga ekonomi warga agar terus membaik. Jangan sampai ada warga yang tidak tertangani.Sementara untuk personel, Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak di desa-desa. Bhabinkamtibmas terus berkoordinasi dan menginformasikan apa yang sebenarnya terjadi di wilayah kerjanya.“Kami mendukung penuh apa yang menjadi atensi Pemkab Siak. Kami siapkan personeldi pos penyekatan yang ada di perbatasan selama PSBB yakni 14 hari,” ungkap Kapolres.Artinya di sini, Polres Siak ambil bagian baik itu menurunkan personel yang berada di pos penyekatan, maupun memberikan bantuan untuk warga yang tidak tertangani, tapi ekonominya terdampak.“Kita harus bersatu serta bahu membahu untuk berjuang agar di Siak aman dan terkendali jauh dari Covid-19, dengan cara memutus rantai penyebaran,” ungkapnya.Ada pun cara memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah menjaga jarak, mengenakan masker dan tidak keluar rumah kecuali ada keperluan.

Terbukti Selingkuh, Oknum Polwan Divonis Bersalah
04 Februari 2020 BOGOR, Petah.id - Anggota Polwan Polresta Bogor Kota Ipda SD divonis bersalah atas perselingkuhannya dengan sesama anggota polisi berpangkat sama berinisial DS asal Riau.Berdasarkan hasil sidang disiplin Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polresta Bogor Kota, Senin (3/2/2020) memutuskan perwira menengah itu diputus teguran tertulis.Sidang disiplin yang dilakukan Bid Propam secara tertutup di gedung lantai tiga Polresta Kota Bogor.Sidang dipimpin Kompol Pahyuni, sedangkan Kompol Sundarti dan AKP Komar sebagai anggota Majelis Hakim.Sidang disiplin berlangsung sekitar tiga jam dan sempat diskors untuk menentukan hasil vonis persidangan selama 10 menit.Setelah itu, Kompol Pahyuni sebagai Ketua Majelis Hakim langsung memutuskan perkara tersebut.“Sudah selesai (vonis,red). Dan dinyatakan bersalah,” ujar Salah satu Anggota Majelis Hakim, Kompol Sundarti.Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fuiser mengakui jika ia belum menerima salinan putusan sidang disiplin yang dilakukan anak buahnya itu.“Iya saya akan lihat dulu hasilnya, saya akan panggil Kasi Propam, dan menanyakan putusannya seperti apa,” ucapnya.Terkait kesimpulan sidang disiplin apakah anggota Polwan Ipda SD terbukti berselingkuh dengan DS, Kapolresta enggan berkomentar.Untuk diketahui, peristiwa ini bermula dari dugaan perselingkuhan. Ada dua kejadian perselingkuhan yang diduga dilakukan oknum Polwan Ipda SD.Pertama berdasarkan hasil cek post, pada 12 Desember 2018, Ipda SD berangkat ke Pekanbaru Riau.Setelah diintrogasi secara internal keluarga, Ipda SD mengakui perbuatannya telah menemui pria, yang diduga selingkuhannya yakni Ipda DS.Saat kejadian itu, oknum Polwan Ipda SD sempat membuat surat pernyataan atas perbuatannya itu dan dimaafkan oleh RAS, suaminya.Namun, oknum Polwan Ipda SD rupanya mengulangi perbuatannya. Di mana kali kedua itu, dia bertemu dengan polisi asal Riau itu di kawasan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur.Mereka berdua bertemu di sebuah hotel dengan barang bukti check in 23 Maret 2019 dan check out 24 Maret 2019 atas nama oknum Polwan Ipda SD.Geram mendapati sang istri kembali mengulangi perbuatannya, RAS pun melaporkan hal ini ke Propam Polresta Bogor Kota.Propam kemudian menyerahkan kasus ini ke unit reskrim dan melibatkan unit PPA.Namun, kasus tersebut dihentikan di tingkat penyidikan dengan alasan kurang bukti, hingga akhirnya kasus ini ditangani Bid Propam Polresta Bogor Kota.Propam sendiri sudah menyita berbagai alat bukti mulai dari rekaman CCTV hotel, hingga ponsel milik terlapor.Sumber : bogor.pojoksatu.id

Tangan Dingin Suryawan, Bawa Dua Bhabinkamtibmas Polsek Koto Gasib Raih Penghargaan dari Kapolres
01 Februari 2020 SIAK, Petah.id - Dikomandoi Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan, dua personel Polri yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas peroleh penghargaan dari Kapolres Siak Doddy Ferdinan Sanjaya, di halaman Mapolres Siak, Jumat (31/01/2020) pagi.Dua Bhabinkamtibmas itu Bripka Mahadir M dan Bripka M Zamri, mereka berdua diberi penghargaan karena telah berhasil menangkap pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Koto Gasib."Itu berkat kerja sama tim yang baik dari seluruh pihak, baik dari kepolisian khususnya Polsek Koto Gasib, juga masyarakatnya yang memang menginginkan Kecamatan Koto Gasib ini maju," terang Kapolsek Koto Gasib, Ipda Suryawan, Sabtu (01/02/2020).Dikatakannya, memang sudah menjadi tugas polisi untuk menciptakan suasana yang kondusif dan aman di tengah-tengah masyarakat."Sudah jadi tugas polisi untuk selalu mengayomi masyarakat. Kita juga harus selalu siaga dalam panggilan tugas, apalagi mengatasi karhutla. Kita sudah bentuk Satgas Karhutla Koto Gasib, jadi semua pihak harus responsif dalam mengantisipasi dan mengatasi karhutla," kata Suryawan.Menurutnya Bripka Mahadir merupakan Bhabinkamtibmas Kampung Pangkalan Pisang dan Kampung Empang Pandan yang berdedikasi tinggi.“Dia Bhabinkamtibmas paling aktif di Polsek Koto Gasib, serta memiliki loyalitas dan dedikasi kerja di atas rata rata, dibuktikan peringkat satu untuk jajaran Polres Siak dalam partisipasi kegiatan pada Aplikasi Lancang Kuning (RCM) tertanggal 27 Januari 2020 lalu,” jelas Suryawan.Sementara Bripka M Zamri merupakan Bhabinkamtibmas Kampung Kuala Gasib Kecamatan Koto Gasib, dia diberikan penghargaan karena berhasil mengungkap dan melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku pembakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Koto Gasib.Ditanya kepada Mahadir atas capaiannya, menurutnya itu tidak terlepas dari dukungan rekan rekannya serta masyarakat di mana dia ditugaskan.Dan satu yang menjadi inspirasi baginya adalah komandannya, itu Kapolsek. Baginya Suryawan tidak hanya pimpinan tapi juga rekan dan pendukung untuk kemajuan dan kebaikan dirinya. Selalu mengingatkan serta memberikan solusi dalam setiap tugas yang diemban sabagai personel Polri dan Bhabinkamtibmas.“Apa yang saya raih, merupakan prestasi bersama. Cuma saya yang mewakilinya,” ucap Mahadir.

Kapolres Siak Beri Penghargaan kepada PT KTU atas Komitmennya Menjaga Lingkungan dan Atasi Karhutla
01 Februari 2020 SIAK, Petah.id - Kapolres Siak AKBP Doddy Ferdinan Sanjaya serahkan piagam penghargaan untuk tim pemadam kebakaran PT Kimia Tirta Utama (KTU).Dikatakan Kapolres, pemberian piagam penghargaan itu sebagai bentuk rasa terimakasih pihak kepolisian Polres Siak  terhadap tim yang telah berkontribusi lebih untuk pengamanan lingkungan dan pemadaman Karhutla,"Saya mengucapkan terima kasih kepada PT KTU atas kerjasamanya dan saya minta untuk dipertahankan dan ditingkatkan untuk ke depannya,"kata Kapolres Siak AKBP Ferdinan Sanjaya saat apel pemberian reward di Mapolres Siak, Jumat (31/01/2020).Ditambahkan Kapolres, PT KTU sudah memberikan kontribusi yang sangat baik dalam melakukan pemadaman kebakaran, baik itu saat kebakaran dilahan masyarakat maupun kebakaran rumah-rumah warga, khususnya di wilayah kecamatan Koto Gasib , Kabupaten Siak, Riau."Sekali lagi terima kasih kepada tim pemadam kebakaran PT Kimia Tirta Utama , Sebab selama ini pihak Fire KTU  beserta kepolisian Polsek Koto Gasib telah melakukan kerjasama yang sangat baik terutama di dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)," ungkap Kapolres.Sementara itu, Kepala Administratur PT KTU, Achmad Zulkarnain mengatakan pihaknya merasa bangga dan bersyukur atas penghargaan yag di berikan kepolisian Siak terkait kinerja mereka dalam memadamkan api."Kami Bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Satgas yang sudah dibentuk, bersama sama-sama siap menjaga keamanan lingkungan, cepat, tepat dalam mencegah dan menanggulanggi Karhutla yang terjadi," cakap Acmad Zulkarnain.Untuk diketahui, pada apel pemberian penghargaan itu, Kapolres Siak juga memberikan reward kepada personel polri yang bekerja melebihi panggilan tugas.Aiptu Wandri Dodi yang membangun pesantren bersama masyarakat secara swadaya, Aji seorang staf di Mapolres Siak yag dianggap bekerja secara maksimal dan kinerjanya diatas rata-rata.Dua Personel Polri lainnya yakni Bhabinkamtibmas dari Polsek Koto Gasib, Bripka Mahadir dan Bripka M Zamri diberi penghargaan karena telah berhasil mengakap pelaku pembakar hutan dan lahan di Kecamatan Koto Gasib.