Siak Sri Indrapura, Riau, Indonesia Tentang Kami Kontak
Setiap Tahun Potensi Masyarakat Berkurban di Siak Meningkat
30 Juni 2021 Siak, Petah.id -  Kabupaten Siak merupakan salah satu daerah penghasil hewan kurban. Dan kesehatan hewan menjadi prioritas.Bahkan, dari data yang berhasil dihimpun, tahun ketahun ketersediaan hewan qurban di Kabupaten Siak tidak pernah turun.Demikian dikatakan Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Siak  drh Susilawati. Tahun 2019, 2020 masyarakat Siak yang melaksanakan kurban terus mengalami peningkatan."Tahun 2020 saja meningkat hingga 5 persen," jelas drh Susilawati, Senin (28/6/2021) di ruang kerjanya.Sementara itu, untuk ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Siak tidak pernah mengalami kekurangan. Diceritakan Susi, dinasnya berada di posisi ini melalui proses, tidak serta-merta bahkan dengan jalan panjang yang penuh rintangan.Dikisahkannya, Sejak 2013 lalu, Dinas Peternakan Siak mempersiapkan hal itu, dan atas dukungan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten tentunya. "Di Siak Ada empat kecamatan yang menjadi cikal-bakal penghasil hewan ternak, mulai dari Kerinci Kanan, Lubukdalam, Koto Gasib dan Dayun,” kata drh Susilawati. Sampai saat ini, keempat kecamatan itu masih terus menjadi perhatian pemerintah pusat, di bawah kementerian. Dan setiap tahun terjadi peningkatan warga berkurban, rata-rata di atas 5 persen, meski di tengah pandemi Covid-19 sekali pun.“Kami belum tahu total berapa hewan kurban yang akan disembelih tahun ini  di Kabupaten Siak, tapi kami yakin masih terjadi peningkatan,” sebut drh Susilawati.Meski sampai sejauh ini pihaknya belum mendapatkan angka hewan kurban yang akan disembelih, namun data hewan kurban yang keluar provinsi dan keluar kabupaten sudah ada datanya, untuk Kepulauan Riau ada 500 ekor lebih, untuk Kepulauan Meranti ada 200 ekor. “Kami memastikan hewan hewan itu sehat dan aman, karena prosedur pemeriksaan sudah kami lakukan, mulai dari surat kesehatan sampai izin keluar ternak,” jelasnya.Demikian juga dengan hewan kurban yang akan disembelih di Kabupaten Siak, dilakukan pemeriksaan kesehatan dan umur hewan, untuk sapi 2 tahun dan kambing 1 tahun. Bahkan untuk menyempurnakannya karena penyembelihan hewan kurban menyebar dan serentak, pihaknya melibatkan panitia kurban untuk membantu memeriksa kondisi hewan kurban.Pemeriksaan kondisi hewan kurban berupa pemeriksaan ante mortem atau kondisi hewan kurban sebelum disembelih, dan gejala klinis lainnya. Serta  post mortem, pemeriksaan bagian dalam tubuh hewan kurban setelah disembelih.“Bahkan dalam hal ini, saya turun langsung ke lokasi penyembelihan hewan kurban. Memang kami semua ambil bagian dalam hal ini, untuk kesehatan masyarakat,” sebutnya.Untuk diketahui, sebanyak 2.874 hewan kurban sepanjang 2020 di Kabupaten Siak. Dengan jenis Sapi sebanyak 2.053 ekor, Kerbau 94 ekor, kambing 727 ekor.

Kyai Musthofa : Teruslah Menabur Kebaikan
20 Juni 2021 Meranti, Petah.id - Ucapan syukur dan terimakasih yang mendalam kepada Kapolda Riau datang dari segenap pengurus & santri Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an, Desa Mantiasa, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dengan penuh suka cita, para santri akan segera menempati asrama baru ditempat mereka menimba ilmu, setelah bantuan pembangunan empat ruang asrama baru dari Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi rampung pembangunan nya.  Pimpinan Ponpes, Kyai Musthofa secara langsung mengungkapkan ucapan terimakasih kepada Kapolda Riau beserta jajarannya, sembari terus mendoakan Jendral bintang dua ini untuk senantiasa diberikan keberkahan dan terus menabur kebaikan kepada sesama. "Alhamdulillah, pembangunan empat ruang baru asrama santri sudah rampung dan akan segera dipakai. Terimakasih pak Kapolda beserta jajaran. Semoga sumbangsih yang diberikan memperoleh keberkahan dari Allah SWT dan bapak diberi kesehatan, rezeki yang berlimpah serta teruslah menabur kebaikan bagi sesama insan manusia," demikian diungkapkan pimpinan Ponpes Raudhatul Quran, Kyai Musthofa, Sabtu (19/6/2021).Penambahan ruang Asrama untuk santri ini, kata Kyai Musthofa, sangat dibutuhkan mengingat fasilitas sarana di Ponpes Raudhatul Qur'an minim dengan daya tampung santri sebanyak 200 orang "Begitu juga kepada pak Kapolres Kepulauan Meranti kami ucapkan terimakasih karena sudah membantu, sehingga pembangunan ruang baru Asrama ini bisa terwujud," ujarnya. Bantuan penambahan ruang baru Asrama Ponpes Raudhatul Qur'an itu diberikan Kapolda Riau saat berkunjung ke Pondok tersebut akhir tahun lalu.

Kumpul Kebo Bulan Ramadan, Belasan Pemuda dan Pemudi Diamankan Satpol PP Pekanbaru
28 April 2021 Pekanbaru, Petah.id - Resahkan masyarakat, 11 orang remaja pria dan wanita diamankan Satpol PP Kota Pekanbaru karena kedapatan kumpul kebo di kos-kosan di Jalan Garuda, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Rabu (28/4/2021) dini hari.Petugas Satpol PP datang ke kos-kosan tersebut karena adanya laporan dari masyarakat setempat, yang sudah resah dan tidak nyaman melihat ada kelompok remaja yang berkumpul-kumpul namun belum ada status pernikahan, ditambah aktivitas tersebut tetap dilakukan di bulan suci RamadhanAtas laporan itulah petugas Satpol PP mendatangi kost-kostan tersebut, disana petugas menggedor kamar kost, dan mendapati 11 orang remaja yang berkumpul-kumpul."Ada sebelas orang yang diamankan. Empat orang berpasangan di dalam kamar kos dan tiga orang Laki- laki lainnya diamankan karena nongkrong. Kami data dan membuat surat pernyataan. Selagi belum ada pihak keluarga atau penjamin yang datang menjemput mereka tidak dipulangkan," ujar Kasatpol PP Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang seperti dikutip dari GoRiau.com.Kemudian, pihaknya akan memanggil pemilik kost yang membiarkan muda- mudi bukan pasangan resmi berkumpul di tempat usahanya."Kita panggil pemilik kostnya. Kalau dari mereka yang diamankan tidak ada pihak keluarga yang menjemput kami antar ke Shelter Dinas Sosial Pekanbaru," tutupnya.Sumber : GoRiau.com

Pengikut Ritual Bugil Bersama Bawa Kondom dan Keris
13 Maret 2021 Pandeglang, Petah.id – Aparat Kepolisian menemukan kondom, keris dan kemenyan dari pengikut kelompok 'Hakekok Balaksuta' yang menggelar ritual bugil atau mandi bareng di Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Banten. "Ya, betul. Ada beberapa barang yang kami temukan pada saat pengamanan, di antaranya alat kontrasepsi tersebut," kata Wakapolres Pandeglang Kompol Riky Crisma Wardana dilansir dari detikcom, Jumat (12/3/2021). Saat ini, Polisi terus melakukan pendalaman terkait penemuan kondom dan barang lainnya yang dibawa segelintir pengikut kelompok 'Hakekok'. Sebab, di antara 16 pengikut ritual bugil ini ada yang sudah berstatus suami-istri. "Masih kami dalami, peruntukannya itu apa belum bisa kami simpulkan. Soalnya ada sudah berumah tangga di antara belasan orang itu," ujar Ricky. Selain kondom, beberapa barang yang dijadikan jimat oleh kelompok 'Hakekok' ini juga turut diamankan polisi. Ada keris hingga kemenyan yang biasa digunakan oleh mereka selama melakukan ritual bugil dengan mandi bareng di sebuah rawa. "Barang-barang tersebut juga turut kami amankan. Sekarang masih kami dalami seluruhnya supaya jelas dan tidak simpang siur," ujar Ricky. Sebelumnya, polisi mengamankan 16 warga Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Banten. Mereka diamankan karena melakukan ritual yang diduga merupakan bagian dari aliran sesat.   Sumber : detikcom

6 Hektar Lebih Gambut di Kampung Teluk Lanus, Siak Terbakar
16 Februari 2021 SIAK, Petah.id - Demi Provinsi Riau bebas kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan tim gabungan pemadam kebakaran terus melakukan pemadaman di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.Sudah tiga hari ini tim gabungan pemadam kebakaran hutan dan lahan berjibaku memadamkan api di kampung paling ujung di Kabupaten Siak.Kadaops Manggala Agni Siak Ihsan Abdillah mengatakan angin laut yang kencang menjadi kendala bagi tim merah."Kebakarannya tepi laut, dan angin laut yang kuat dan berubah ubah arah sehingga api menjalar lebih cepat menjadi kendala tim di lapangan," kata Ihsan Abdillah, Selasa (16/2/2021).Untuk luasan, tambah Ihsan, saat ini lahan yang terbakar seluas 6 hektar.  Tim terus melakukan penyekatan agar api tidak meluas. " Tim masih di lokasi memadamkan api, dan api mulai bisa dijinakkan," tambahnya.Lahan yang terbakar tidak jauh dari perusahaan PT Uniseraya. Sementara jenis vegetasi yang merupakan semak belukar, Akasia dan Sawit."Lahan yang terbakae itu jaraknya 500 meter dari PT Uniseraya," ungkap Ihsan.Di lokasi kebakaran, tim pemadam gunakan tenda untuk menginap, mereka juga memasak sendiri untuk kebutuhan konsumsi."Ya sudah 3 hari ini mereka bertahan dengan perbekalan yang dibawa dari markas, untuk istirahat malam mereka membuat tenda," jelas Ihsan.Di Kecamatan Sungai Apit sendiri, kata Ihsan lebih jauh, sudah 20 hektar hutan dan lahan yang terbakar." Masuk dengan yang di Kampung Bunsur, sudah 20 hektar hutan dan lahan di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak terbakar," jelasnya.Adapun tim gabungan yang turut ikut memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit itu Manggala Agni Daops Siak 15 orang, BPBD Siak, TNI, Polisi dan MPA Kampung Teluk Lanus.

Pendakwah Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia
14 Januari 2021 PETAH.Id - Pendakwah ternama Syekh Ali Jaber meninggal dunia di Rumah Sakit Yarsi, Jakarta.Kabar meninggalnya Syekh Ali Jaber diungkapkan oleh Ustaz Yusuf Mansur melalui akun  Instagramnya @yusufmansurnew."Innaa lillaahi Wa Innaa Ilaihi Raaji'uun. Syaikh Ali Jaber wafat di RS Yarsi, jam 8.30. Mohon do'anya," tulis Yusuf Mansur, Kamis (14/1).Syekh Ali Jaber dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa (29/12). Ia sempat masuk ruang ICU RS Yarsi pada Rabu (30/12).Kondisi kesehatan Syekh Ali Jaber sempat dilaporkan membaik pada 4 Januari 2021. Sebelumnya, di media sosial sempat juga beredar foto yang menunjukkan Ali sedang tidak sadarkan diri dan sudah menggunakan alat bantu pernapasan atau ventilator."Kondisinya pun semakin membaik tim medis menyampaikan apa adanya, bahwa perkembangannya cukup bagus dan terus menunjukkan peningkatan," tulis akun @syekh.alijaber, Senin (4/1/2021).Dalam akun Instagramnya itu, Ali juga meminta masyarakat, khususnya jemaah Ali, untuk mengirimkan doa. Selain itu, mereka juga mengajak jemaah untuk mengikuti amalan ibadah Ali setiap hari."Kami berupaya meneruskan hobi beliau, merutinkan sedekah subuh dan beliau gemar membaca surat Al-Baqarah setiap hari," ujar akun tersebut.Sumber : CNNIndonesia

Pastikan Ibadah di Gereja Aman, Kapolres Gelar Patroli
25 Desember 2020 SIAK, Petah.id - Kapolres Siak AKBP Doddy Ferdinan Sanjaya melakukan patroli pengecekan pelaksanaan pengamanan gereja di wilayah Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Kamis (24/12/20) malam.Didampingi oleh Wakapolres Siak Kompol Zulanda dan pejabat utama, Polres Siak melakukan kunjungan serta pengecekan personil yang melaksanakan tugas pengamanan gereja di wilayah kecamatan Siak diantaranya di gereja HKBP dan Gereja GPDI Siak.Dalam kegiatan tersebut, Kapolres memberikan arahan dan penekanan kepada personil yang melaksanakan tugas baik personil Polri, TNI maupun petugas pengamanan dari pemuda gereja untuk dapat melaksanakan tugas pengamanan dengan maksimal serta memastikan protokol kesehatan cegah Covid - 19 berjalan sebagai mana mestinya.“ Kita menekankan kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan jangan under estimed dalam tugas pengamanan yang dilaksanakan," kata Doddy.Ditambahkannya, terkait dengan situasi dan kondisi kamtibmas yang masih aman dan kondusif saat ini, sebelum pelaksanaan ibadah oleh jamaah gereja agar personil pengamanan melakukan pemeriksaan serta pengecekan di sekitar lokasi maupun di dalam gereja." Guna memastikan terkait dengan keberadaan benda-benda yang mencurigakan, kita juga sudah beberapa kali berkoordinasi dengan pengurus gereja beberapa hari sebelum hari ini agar dapat menerapkan seluruh protokol kesehatan cegah Covid-19 dengan menyiapkan tempat cuci tangan, menyiapkan masker cadangan apabila ada nanti jamaah yang lupa menggunakan masker, memberi tanda agar terjaga jarak aman serta selalu mengingatkan untuk tidak berkerumun," tegas Kapolres.Sementata itu, Personil Polres Siak yang telah dibagi beberapa regu terus melakukan patroli ke gereja- gereja yang melaksanakan kegiatan ibadah di wilayah hukum Polres Siak untuk memastikan semua berjalan aman dan kondusif.

Gubernur Riau dan Istri Terpapar Covid-19, Santri di Siak Doakan Kesembuhan
04 Desember 2020 SIAK, Petah.id - Gubernur Riau Drs H Syamsuar beserta istri menjadi perhatian khusus bagi masyarakat Riau setelah dinyatakan terpapar positif covid-19.   Perhatian khusus kali ini datang dari para santri di pesantren. Syamsuar mendapat doa secara khusus dari ratusan santri Pondok Pesantren Modern Fataha di Kecamatan Tualang, Siak, Riau.   Seperti dikatakan Pengasuh Pondok Pesantren Fataha, KH Khairul Akhyar mengatakan para kyai dan santri bermunajat kepada Allah agar covid-19 cepat berlalu dan semua yang sedang terpapar diberikan kesembuhan.   " Gubernur Riau Drs H. Syamsuar yang kita cintai beserta istri beliau saat ini terpapar dan tengah menjalani perawatan. Dengan kepasrahan diri kami bersama para santri bermunajat kepada Allah Ta'ala untuk kesembuhan semuanya dan seluruh anak bangsa yang saat ini tengah berjuang untuk kesembuhan," katanya.   Diakui Kyai Khairul Anwar, santri asuhannya sangat terkejut saat mendengar kabar Gubri dinyatakan positif Covid-19. Sebab, Syamsuar dianggap sosok yang selalu perhatian dan dekat dengan para santri di Riau.   " Para santri sangat kaget, makanya pada malam ini kami sekalian mengadakan Istighosah Kebangsaan, agar semua orang-orang yang kita cintai yang saat ini tengah berjuang menghadapi corona diberikan Allah kesembuhan," kata KH Khairul.   Dalam kesempatan itu, kepada para santri KH Khairul Akhyar berpesan, agar anak asuhnya disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, dan tetap menjaga jarak serta menggunakan masker selama berkegiatan di kompleks pondok pesantren.   " Bagi santri harus tetap terapkan protokol kesehatan, selain doa kita juga terus berupaya untuk memutus penyebaran virus yang mendunia itu," imbaunya.   Untuk diketahui Doa untuk kesembuhan Gubernur Riau Drs H Syamsuar beserta istri dilakukan di Masjid Fataha usai melaksanakan shalat Magrib berjamaah di Kampung Meredan Barat, Kecamatan Tulang, Kabupaten Siak, Kamis (3/12/20).   Sementara itu, Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman mengaku terharu dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk para santri di Siak.   Kata Indra, sudah seyogyanya bagi masyarakat untuk saling mendoakan yang terbaik. Apalagi di tengah musibah yang sedang melanda negeri.   " Semoga Allah curahkan keberkahan untuk anak-anak santri kita di Siak. Dan semoga Pak Gubernur lekas pulih dan bisa kembali beraktifitas serta bercengkrama kembali dengan masyarakat Riau," kata Kadis ESDM Provinsi Riau itu.

Roy Siregar: Pak Arif Tegas, Kata-katanya Bisa Dibuktikan, Semoga Jadi Bupati Kami
16 Oktober 2020 SIAK, Petah.id - Dukungan untuk pasangan Arif fadilah-Sujarwo di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak  kian tak terbendung. Banyak masyarakat disana mengenang jasa Arif saat menjadi camat Minas dahulu.Kenangan yang tak terlupakan itu dialami mantan RW di Desa Belutu bernama Roy Siregar. Menurutnya Said Arif Fadilah merupakan orang yang tegas, bicaranya bisa dipegang dan dibuktikan. Kenangan itu dibawa Roy sampai saat ini, padahal kejadiannya sudah 20 tahun lalu.“Pak Arif, mungkin bapak sudah lupa pada saya, saya dulu RW Desa Belutu, tapi saya selalu ingat akan ketegasan bapak. Semoga bapak menjadi bupati kami,” ucapnya.Selanjutnya dia mengisahkan ketegasan dan betapa Pak Arif bisa menyelesaikan tantangan pada tahun 2000, saat menjadi Camat Minas. Disebutkannya Pak Arif bisa menyelesaikan KTP warga saya yang jumlahnya tidak sedikit, hanya dalam tiga hari. Dan semua sesuai dilakukan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.“Semoga bapak menjadi bupati kami. Sebab bapak tegas. Bisa membuktikan kata-kata bapak. Kami membutuhkan pemimpin yang bisa memegang kata-katanya,” ungkap mantan RW Belutu Roy Siregar.Mendengar itu Arif mengaku terharu. Bagaiman tidak, sudah bertahun tahun warga tanpa identitas. Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menyediakannya.Sebagai Camat saat itu, banyak hal yang dilakukannya. Sampai bagaimana caranya agar memiliki kantor yang baik dan nyaman, sehingga perangkat kantor dapat bekerja dengan maksimal dalam memberikan pelayanan.“Sebagai pelayan, saya berusaha melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Tidak boleh ada masyarakat pulang dengan kecewa. Harus ada solusi tanpa melanggar aturan yang ada,” tegasnya.

Berita Duka, Anggota DPRD Siak dari Partai Nasdem Meninggal Dunia
29 September 2020 SIAK, Petah.id - Berita duka datang dari salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak dari Partai Nasdem Suryono, Ia dikabarkan meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (29/9/2020) siang.Kabar tersebut dibenarkan oleh Sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Siak Marzuki. Dikatakannya, almarhum yang akrab dipanggil Bang Kancil tersebut meninggal karena sakit."Iya benar. Saudara kita (Suryono) meninggal dunia karena sakit. Sebulan yang lalu almarhum pernah  keluhkan sakit tekanan darah rendah. Almarhum akan dikebumikan di Sumatera Utara karena orang tua beliau ada disana," kata Marzuki, Selasa (29/09/2020) sore.Diceritakannya, sebelum meninggal almarhum juga sudah berupaya berobat di Rumah Sakit namun tidak menunjukkan ada perubahan kesehatan membaik."Jadi ke Sumut juga berobat medis dan juga berobat kampung,"jelas Zuki.Selama hidupnya Suryono tercatat pernah menjabat Kepala MDTA Roudhotul Muttaqien di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Pada pemilihan legislatif tahun 2019 lalu, Suryono terpilih menjadi anggota DPRD Siak lewat partai Nasdem dari dapil 4 Siak meliputi Kecamatan Minas, Kandis dan Sungai Mandau.

Sisihkan Gaji Sebagai Anggota Dewan Siak, Fraksi Demokrat Sumbang 4 Ekor Sapi untuk Kurban
01 Agustus 2020 SIAK, Petah.id - Sejumlah politisi Partai Demokrat menyumbang 4 ekor sapi pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah dan diserahkan di masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil) se Kabupaten SiakSapi-sapi kurban ini disumbang oleh seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat di DPRD Kabupaten Siak.Sejumlah nama yang ikut berkurban di antaranya Ketua DPC Partai Demokrat Siak Syamsurizal Budi, Teguh Yulianto, Syamsurijal, dan Muhammad Arum."Hewan Kurban itu kami beli dari gaji setiap bulan di DPRD kami sisihkan agar masyarakat terbantu utk menambah hewan kurban yang telah ada maupun di tempat yang belum ada hewan kurbannya," jelas Ketua DPC Partai Demokrat Siak Syamsurizal Budi, Sabtu (01/08/2020).Penyerahan sapi kurban ini dilakukan langsung oleh anggota dewan masing masing dapil. Soal teknis maupun tempat pembagian juga diserahkan secara penuh kepada anggota DPRD tersebut."Pola dan tempatnya diserahkan ke daerah masing-masing anggota DPRD tersebut,"terangnya.Diakui Budi, setiap tahun DPC Partai Demokrat Siak terus melaksanakan kurban dengan cara menyisihkan gaji setiap anggota DPRD dari Demokrat."Kami utamakan bagi daerah yang belum ada hewan qurban atau tak cukup untuk pembagian ke masyarakat, tapi itu tetap kami serahkan ke anggota dewan di daerah pemilihannya masing-masing,"tambah Anggota DPRD Siak dari Dapil I tersebut.Untuk diketahui sapi kurban tersebut saat ini dibagikan di Dapil I Kelurahan Sungai Apit (kelapa kuning), Musholla Baiturrahim dan diserahkan langsung oleh Syamsurizal Budi, Dapil II Desa Lubuk Dalam Masjid Al-mubin, diserahkan oleh Tantang teguh Yulianto, Dapil III di Kampung Tualang di Masjid Al-Furqon dan diserahkan langsung oleh Syamsurijal terakhir di Dapil IV Kelurahan Telaga Sam Sam di Masjid Muhajirin oleh Muhammad Arum."Semoga hal ini dicatat sebagai amal ibadah di hadapan Allah,"pungkas Budi.

Lapangan Tugu Jadi Tempat Gelar Sholat Idul Adha 1441 H, Pemda Siak Akan Terapkan Protokol Kesehatan
16 Juli 2020 SIAK, Petah.id - Penjabat Sekda, Drs H Jamaludin menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak berencana akan melaksanakan salat Idul Adha 1441 Hijriah di Lapangan Tugu depan Istana Siak Sri Indrapura, Riau.Pelaksanaan tersebut merujuk kepada surat edaran dari Menteri Agama RI, No Se 18 tahun 2020 tentang penyelenggaraan Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban."Salat Idul Adha saat Pandemi Covid-19 ini boleh dilakukan di lapangan/masjid/ruangan dengan syarat menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan," jelas Penjabat Sekda Siak, Jamaludin,saat rapat Persiapan Pelaksanaan salat dan takbiran Idul Adha 1441 H, di Ruang Rapat Sri Indrapura,Selasa(14/7/2020).Ditambahkan Jamal, tempat untuk melaksanakan salat harus dibersihkan dan dilakukan disinfeksi serta membatasi jumlah pintu/jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan."Panitia juga diminta menyediakan fasilitas cuci tangan, sabunhand sanitizer di pintu atau jalur masuk dan keluar, Menyediakan alat pengecekan suhu di pintu/jalur masuk. Jika ditemukan jamaah dengan suhu lebih dari 37,5 derajat celcius (2 kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), tidak diperkenankan memasuki area tempat pelaksanaan,"terangnya.Selain itu juga, kata Jamal, panitia wajib menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak 1 meter. Mempersingkat pelaksanaan salat dan khutbah Idul Adha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya."Tidak dibolehkan menjalankan kotak, karena berpindah-pindah tangan rawan terhadap penularan penyakit. Yang pasti itu jamaah dalam kondisi sehat, membawa perlengkapan salat dari rumah. Selanjutnya, orangtua diharapkan tidak membawa anak-anak serta orang dengan sakit bawaaan yang beresiko tinggi terhadap Covid-19," imbuhnya.

Pemkab Siak Ikuti Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan se-Indonesia
14 Mei 2020 SIAK, Petah.id - Pemerintah Kabupaten Siak, mengikuti Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan yang di taja oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, secara live malalui media Televisi Republik Indonesia (TVRI) di hadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Presiden Ma'ruf.Kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan Indonesia bebas dari COVID-19, sekaligus membangkitkan kepedulian dan rasa kemanusiaan bangsa dalam menghadapi pandemi global ini.Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan live bersama Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan seluruh Tokoh Agama di Indonesia ini, di pimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Siak H Jamaludin, di hadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Muharom, para Tokoh Agama, Ulama, dan Lintas Agama di Kabupaten Siak, bertempat di Ruang Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak, Kamis (14/5/20).Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Siak H Jamaludin dalam arahannya mengatakan, kurang lebih sudah 2 bulan Negara Indonesia ini terkena wabah Covid-19, alhamdullilah dengan adanya PSBB di beberapa kota terutama DKI, Bandung dan Surabaya, penularannya tidak terlalu tajam."Untuk itu pemerintah melalui menteri agama mengambil kebijakan bersama untuk melaksanakan doa kebangsaan dan kemanusiaan ini, mengajak kepada seluruh elemen unsur agama yang ada di Indonesia untuk berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing," Sebutnya.Lebih lanjut Jamal meminta kepada semua untuk memohon dan berdoa kepada tuhan masing-masing, supaya wabah corona bisa berangsur-angsur hilang dari dunia ini dan semua bisa pulih kembali normal hidup seperti biasanya, karena pengaruh dari wabah Corona ini luar biasa merubah peradaban manusia."Oleh sebab itu kita bersama berdoa kepada tuhan yang maha kuasa, mudah-mudahan apa yang kita inginkan melalui doa kebangsaan dan kemanusiaan ini bisa terwujud. Kemudian kita kembali hidup normal, rukun, damai, dan bekerja seperti biasa serta sama-sama membangun negeri yang kita cintai ini," pungkasnya.Di akhir acara dilakukan penandatanganan dukungan bersama dari lima lintas agama untuk mendukun Kabupaten Siak melaksanakan PSBB yang sudah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan RI terhadap 5 Kab/Kota yang ada di Provinsi Riau, yang insyaalah akan dimulai pada 15-29 Mei mendatang. Dan juga himbauan kepada lintas agama untuk mensosialisasikan kepada masyarakat umat masing-masing untuk dapat mengikuti PSBB dengan baik.

Tak Ingin Warganya Tinggalkan Salat Jumat di Tengah Wabah Covid-19, Pemuda Benhul Buat Bilik Sterilisasi di Depan Masjid
27 Maret 2020 SIAK, Petah.id - Saat di kota lain warga sudah tidak melaksanakan Salat Jumat, sebagian menggantinya dengan Salat Zuhur berjamaah, tidak demikian halnya dengan masyarakat Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak.Imbauan pemerintah bahkan MUI tentang tidak diperbolehkannya berkerumun di keramian bahkan larangan Salat Jumat karena wabah Covid-19, membuat Pemuda Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak gelisah, sebab jika itu terjadi, masjid masjid akan sepi. Lalu para pemuda mengambil inisiatif membuat bilik sterilisasi di depan Masjid Nurul Falah Benteng Hulu Mempura, swadaya pemuda dan masyarakat.Hal itu dilakukan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Bilik sterilisasi ini untuk jamaah yang akan melaksanakan Salat Jumat. Jamaah harus melintasi bilik itu terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam masjid. Demikian juga saat keluar masjid, jamaah juga harus melintasi bilik sterilisasi itu.Inisiator pembuat bilik sterilisasi, Edi Sofyan mengatakan pembuatan bilik sterilisasi itu bukan untuk tidak mengikuti arahan dari pemerintah, tapi bagian dari upaya pencegahan, sehingga jamaah bisa dengan tenang melaksanakan Salat Jumat."Jujur kami tak menginginkan jika masjid-masjid kosong tak ada salat berjamaah, apalagi Salat Jumat. Makanya kami buat langkah antisipasinya agar warga tetap dapat melaksanakannya dan dengan tenang menjalankannya," urai Edi Sofyan, Jumat (27/03/2020) usai salat.Ditambahkannya, pembuatan bilik sterilisasi ini hasil kerja sama dengan pemuda Benteng Hulu khususnya Dusun Sehati.“Untuk desinfektannya kami buat dari salah satu produk yang aman buat kulit. Dalam hal ini, kami terus berkonsultasi dengan pihak Puskesmas Kecamatan Mempura,” jelasnya.Menurutnya, biayanya tidak mahal. Jadi semua orang bisa membuatnya. Mudah-mudahan hal ini bisa jadi contoh yang baik dan bermanfaat untuk yang lainnya.“Kami juga berharap wabah Covid-19 ini segera berlalu. Selain dengan usaha, kita juga harus berdoa," kata Edi Sofyan.Kreativitas Pemuda Dusun Sehati, Kampung Benteng Hulu itu mendapat apresiasi dari Kerani Kampung Benteng Hulu, Muhammad Fakhrurrozi. Dikatakannya, hal itu sangatlah baik dan bermanfaat, semoga dengan dibuatnya bilik sterilisasi tersebut dapat mencegah wabah Covid-19 di Kampung Benteng Hulu dan Kabupaten Siak."Kami selalu dukung kegiatan masyarakat dan pemuda yang positif. Semoga hal ini bernilai ibadah di hadapan Allah SWT," doa Muhammad Fakhrurrozi.

Pada Momen MTQ, Alfedri Berharap ada Duta Perwakilan dari Kampung Bandar Pedada ke Tingkat Kabupaten
02 Februari 2020 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke V, Kampung Bandar Pedada, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Sabtu (1/02/2020) malam." Dengan dilaksanakannya MTQ ini, kita harapkan nantinya ada duta mewakili yang Kampung Bandar Pedada ke tingkat Kecamatan, Kabupaten, bahkan di tingkat nasional,"ungkap Alfedri.Dikatakan Aldedri, butuh proses untuk meraih, sebab tidak ada keberhasilan di dapat dengan instan, juga tidak ada juara tanpa proses latihan dengan intensif, sistematis dan terukur."Meski di MTQ tingkat provinsi kita pernah juara tiga, dan terhakir di Kampar kita juara lima, meski mengalami penurunan, tetapi tidak terlalu jauh turunnya. Ini tetap kita evaluasi, kita juga tidak mau anak-anak kita main mewakili daerah lain, untuk mengantisipasi hal itu tahun ini di MTQ tingkat kabupaten kita majukan di minggu ke tiga bulan maret mendatang di kecamatan Kandis," terangnya.Lanjutnya, apa yang di sampaikan penghulu banyak pembangunan sarana infrastruktur yang perlu di tingkatkan di sini. Namun yang tak kalah penting membangun umat, membangun mental spritual. Karena tujuan pembangunan bagaimana memanusiakan manusia."Bagaimana manusia bisa selamat, di dunia maupun di akhirat, tentu kualitas hubudiah umat juga ditingkatkan, salah satunya melalui siar Al-qur'an," tandasnya.Sementara itu, Penghulu Kampung Bandar Pedada Nasrudin mengatakan, hal-hal yang berkenaan dengan kampung Bandar Pedada tentang pembangunan inprastruktur."Alhamdulillah sudah banyak realisasi Namun demikian fasilitas umum yang yang bersifat skala besar ini masih belum cukup untuk kami dapatkan maka dalam hal ini kami mohon kepada Bapak Bupati dan anggota DPRD yang kebetulan ada pada sore hari ini kami mohon nanti hasil musrembang yang kami laksanakan di Kabupaten agar mendapat perhatian khusus,"ungkapnya.Momen kehadiran Bupati Siak dan anggota dewan dimanfaatkan oleh Nasrudin untuk menyampaikan berbagai persoalan di kampungnya. Mulai mesjid kampung yang pembangunannya tak kunjung usai, hingga inprastruktur jalan.Usulan itu di langsung di respon oleh bupati dan dua anggota dewan Siak dengan menginfakkan semen berjumlah 100 sak yang diperuntukan kelanjutan pembangunan sarana ibadah di kampung Bandar Pedada.Hadir pada cara itu Anggota DPRD Siak Sujarwo, Camat Sabak Auh, Penghulu Bandar Pedada, Para penghulu se kecamatan Sabak Auh, Bapekam serta ratusan masyarakat turut menyaksikan kegiatan itu.