Siak Sri Indrapura, Riau, Indonesia Tentang Kami Kontak
Beredar Kabar Ketua Umum KNPI Haris Pratama Dipecat
07 Maret 2021 Petah.id - Beredar kabar Ketua KNPI Haris Pratama telah dicopot dari cabatannya sebagai ketua umum DPP KNPI. Haris adalah yang melaporkan Abu Janda terkait ujaran kebencian. Haris Pertama dikabarkan dicopot seiring beredarnya foto berita acara rapat pleno DPP KNPI di media sosial. Pada surat itu dituliskan rapat pleno DPP KNPI dilaksanakan pada 6 Maret 2021 di Jakarta Ritz Carlton. Lalu dituliskan bahwa Haris Pertama dalam kapasitasnya sebagai ketua umum DPP KNPI telah melakukan pelanggaran AD ART KNPI terkait tata kelola organisasi, penambilan keputusan dan pengeloaan keuangan dan harta organisasi. Kemudian, Haris Pertama disebut telah melakukan tindakan sewenang-wenang dalam pengelolaan organisasi dengan tidak melaksanakan rekomendasi dam hasil kongres secara konsekuen. Tidak melaksanakan rapat pleno sesuai dengan yang diatur dalam ketentuan oraganisai yaitu sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan Pelapor Permadi Arya atau Abu Janda Ketua KNPI Haris Pertama dikabarkan telah dicopot dari jabatannya sebabagi ketua umum DPP KNPI. Haris Pertama dikabarkan dicopot seiring beredarnya foto berita acara rapat pleno DPP KNPI di media sosial. Pada surat itu dituliskan rapat pleno DPP KNPI dilaksanakan pada 6 Maret 2021 di Jakarta Ritz Carlton. Lalu dituliskan bahwa Haris Pertama dalam kapasitasnya sebagai ketua umum DPP KNPI telah melakukan pelanggaran AD ART KNPI terkait tata kelola organisasi, penambilan keputusan dan pengeloaan keuangan dan harta organisasi. Kemudian, Haris Pertama disebut telah melakukan tindakan sewenang-wenang dalam pengelolaan organisasi dengan tidak melaksanakan rekomendasi dam hasil kongres secara konsekuen. Tidak melaksanakan rapat pleno sesuai dengan yang diatur dalam ketentuan oraganisai yaitu sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan. Haris Pertama juga disebut tidak mampu menjalankan roda organisasi dan menghkhianati semangat berhimpun kerjasama dan persatuan sesuai dengan semangat berdirinya KNPI. "Sehubungan dengan berbagai hal tersebut di atas, maka peserta forum rapat pleno telah memutuskan untuk memberhentikan Bung Haris Pertama sebagai ketua umum DPP KNPI Periode 2018-2021. Oleh karena itu saudara Haris Pertama tidak berhak lagi menggunakan atribut dan simbol-simbol organisasi KNPI," demikian tulisan dalam surat yang dibubuhi tandatangan Sekretaris DPP KNPI Jackson AW Kumaat yang beredar. sumber : Suara.com   

Demokrat Siak : Itu Inkonstitusional
06 Maret 2021 SIAK, Petah.id  - Setelah Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, berbagai statemen bermunculanStatemen itu muncul dari Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Siak Syamsurizal Budi. Dikatakannya sampai hari ini DPC Kabupaten Siak tidak pernah mendukung KLB yang dilaksanakan di Sumatera Utara itu." Sampai hari ini DPC Partai Demokrat Siak masih solid dan komitmen mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketum Demokrat," kata Syamsurizal Budi kepada Petah.id, Jumat (5/3/2021).Ditegaskannya, bahwa KLB yang dilaksanakan di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang itu adalah Inkonstitusional dan tidak sesuai dengan aturan di partai yang berlaku. Dan DPC Demokrat Siak tetap bersama AHY." Acara itu Inkonstitusional, Ketua Umum Partai Demokrat masih AHYkarena sudah sesuai dengan aturan yang ada," jelasnya.Jika ada yang mengatasnamakan DPC Demokrat Siak di KLB tentu itu bukan dari pihaknya dan pastinya tanpa sepengetahuannya." Sampai hari ini kami menganggap KLB  itu tidak diakui dan tidak sesuai dengan aturan yang ada, dan jika ada yang mengatasnamakan DPC Demokrat Siak itu bukan dari kami dan tanpa sepengetahuan kami," tegasnya.Kendati demikian, tambah Budi, persoalan KLB tidak akan ada efek maupun implikasi kepada kader di DPC Demokrat Siak."KLB tidak akan berefek dan berimplikasi ke DPC Demokrat Sia sebab kita membangun Demokrat ini dengan kekeluargaan, tanpa kepentingan pribadi," jelasnya.Namun Budi meyakini, kisruh terjadi di internal Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini ada pihak belakang layar yang tak ingin Demokrat maju."Kita tidak tahu pihak yang di belakang  layar yang mencoba merusak Partai Demokrat, tapi tentu ini seperti ada agenda skenario luar biasa," ungkapnya.Menurut Budi, hal ini terjadi karena saat ini Partai Demokrat  elektabilitasnya sedang naik dan  ada yang berusaha merusak atau oknum yang tidak puas dengan majunya Partai Demokrat."Elektabilitas Partai Demokrat sedang naik, jadi tentu ada yang tidak suka dan berusaha merusak tatanan yang sudah sesuai dengan aturan di dalam partai," kata Dia.Namun Budi tetap memohon doa dari masyarakat Kabupaten Siak secara khusus dan Riau secara umum untuk mendoakan agar Partai Demokrat tetap istiqomah berjuang bersama rakyat."Semoga Partai Demokrat bisa mengemban amanah sebaik mungkin untuk kepentingan bersama bukan mendahulukan kepentingan pribadi, mohon doa semuanya," tutup Anggota DPRD Siak itu.

Jejak Karir Moeldoko, Pernah Jadi Panglima TNI Pilihan SBY yang Saat Ini Jadi Rival AHY
06 Maret 2021 Petah.id - Paska ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) yang dilaksanakan di Deli Serdang, Sumatera Utara, nama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko kembali menjadi perbincangan hangat.Moeldoko pimpin partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan memastikan menjadi rival dari kubu kontra Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) periode 2021-2025.Penetapan dirinya sebagai ketua umum digelar melalui Kongres Luar Biasa (KLB) yang mengatasnamakan Partai Demokrat, yang diselenggarakan di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021)."Saya menghargai dan menghormati keputusan saudara. Oke, kita terima menjadi ketua umum," kata Moeldoko saat menyampaikan sambutan di KLB melalui sambungan telepon, Jumat, (5/3/2021) seperti dilansir dari Kompas.com.Simpang siur kabar kudeta kepemimpinan AHY telah berlangsung selama sebulan terakhir.Oleh sejumlah elite Partai Demokrat, Moeldoko dan beberapa mantan kader partai bintang Mercy itu dituding hendak menggulingkan kekuasaan AHY, sang putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari kursi ketua umum.Kala itu Moeldoko berkilah. Berulang kali ia mengaku tak tahu menahu mengenai isu kudeta kepemimpinan di tubuh Partai Demokrat.Kendati demikian, Moeldoko mengakui bahwa dirinya sempat beberapa kali mengadakan pertemuan dengan sejumlah kader Partai Demokrat.Namun, ia menyebutkan, dirinya tak mempunyai hak untuk menggulingkan kekuasaan AHY lantaran bukan bagian dari internal partai."Saya ini orang luar, enggak punya hak apa-apa gitu lho, yang punya hak kan mereka di dalam. Apa urusannya? Enggak ada urusannya wong saya orang luar," kata Moeldoko, awal Februari 2021.Selang satu bulan, Moeldoko ditetapkan sebagai Ketua Umum Demokrat kubu kontra AHY.Dengan demikian, Moeldoko kini berhadapan langsung dengan putra dari Presiden yang dulu mengangkatnya sebagai Panglima TNI dan sekaligus mantan Ketua Umum Demokrat.1. Kiprah di TNISebelum duduk sebagai pejabat Istana Kepresidenan, Moeldoko dikenal dengan pengabdiannya di TNI Angkatan Darat.Di militer, karier Moeldoko mulai memuncak ketika menjabat sebagai Kepala Staf TNI AD (KSAD). Jabatan itu diemban Moeldoko terhitung sejak 20 Mei 2013.Saat itu SBY menunjuk Moeldoko sebagai KSAD menggantikan adik iparnya, Pramono Edhie Wibowo, yang memasuki masa pensiun.Penunjukan sebagai jenderal bintang empat TNI ini menjadi modal awal bagi Moeldoko dalam meniti karirnya di militer dan politik.Selang tiga bulan setelahnya, nama Moeldoko diusulkan SBY sebagai calon Panglima TNI ke DPR untuk menggantikan Agus Suhartono yang akan segera pensiun.Penunjukan Moeldoko sebagai Panglima TNI membuat hubungannya dengan SBY kian harmonis.Bahkan saat menjabat Panglima TNI, Moeldoko pernah mengusulkan SBY mendapatkan anugerah Jenderal Besar TNI.Ia menilai SBY layak mendapatkan gelar tersebut lantaran semangatnya yang besar dalam memodernisasi dan mereformasi TNI.Setelah pensiun dari TNI, hubungan Moeldoko dan SBY pun tetap baik meskipun keduanya sama-sama berkecimpung di dunia politik.2. Pensiun dari militerUsai pensiun dari militer, Moeldoko sempat menjajaki ranah politik praktis. Dia tercatat masuk ke dalam jajaran pengurus Partai Hanura pimpinan Oesman Sapta Odang (OSO) pada 2016.Namun, pada 2018 Moeldoko mengundurkan diri dari partai tersebut.Karier Moeldoko di Istana Kepresidenan dimulai sekira tiga tahun lalu. Tepat 17 Januari 2018 Moeldoko di lantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Saat itu, pemerintahan RI masih dipimpin Jokowi bersama Jusuf Kalla.Adapun Moeldoko masuk kabinet setelah Jokowi melakukan reshuffle atau perombakan pada Januari 2018, menggantikan Teten Masduki.Di pemerintahan Jokowi era kedua bersama Ma'ruf Amin, Moeldoko kembali dipercaya sebagai Kepala Staf Kepresidenan.Selain menjabat KSP, Moeldoko juga duduk sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sejak tahun 2017.  Dilansir dari laman hkti.or.id, sektor pertanian bukan hal asing bagi Moeldoko yang merupakan anak seorang petani.Moeldoko juga disebut banyak melakukan aktivitas bisnis. Salah satu kiprah Moeldoko di sektor bisnis yakni mendirikan pabrik bus bertenaga listrik.Selain itu, Moeldoko juga aktif di ranah ekonomi syariah. Bersama putranya, ia mendirikan fintech syariah yang berorientasi membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).Kini, Moeldoko kembali berkarier di politik praktis dengan menjabat sebagai Ketua Umum Demokrat kubu kontra AHY.Sumber : Kompas.com

Sah ! Moeldoko Pimpin Partai Demokrat Versi KLB
06 Maret 2021 PETAH.ID - Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dalam acara Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel The Hill Dibilangin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).Kepala Kantor Staf Kepresidenan  mengalahkan Marzuki Alie, setelah nama keduanya diajukan peserta KLB dalam sidang yang dilakukan.Jhon Allen Marbun selaku pimpinan sidang dalam acara KLB tersebut bacakan jumlah voting dan ternyata dukungan peserta KLB lebih banyak diberikan kepada Moeldoko."Dengan ini memutuskan Bapak Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025," kata Pimpinan Sidang Jhoni Allen.KLB tersebut juga menetapkan Marzuki Alie yang merupakan mantan Ketua DPR RI, sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat periode 2021-2025."Sehingga dengan keputusan ini, maka Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinyatakan demisioner," ujarnya. Pantauan di lokasi, meski telah ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, Moeldoko belum berada di lokasi KLB, karena masih dalam perjalanan.Karenanya, pihak peserta KLB langsung menghubungi Moeldoko melalui telepon seluler. Saat itu, dijelaskan kepadanya, bahwa hasil KLB namanya ditetapkan sebagai Ketua Umum. Moeldoko pun menerima hasil keputusan kongres tersebut."Saya terima, terima kasih," katanya.Sumber : Antara

Pendakwah Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia
14 Januari 2021 PETAH.Id - Pendakwah ternama Syekh Ali Jaber meninggal dunia di Rumah Sakit Yarsi, Jakarta.Kabar meninggalnya Syekh Ali Jaber diungkapkan oleh Ustaz Yusuf Mansur melalui akun  Instagramnya @yusufmansurnew."Innaa lillaahi Wa Innaa Ilaihi Raaji'uun. Syaikh Ali Jaber wafat di RS Yarsi, jam 8.30. Mohon do'anya," tulis Yusuf Mansur, Kamis (14/1).Syekh Ali Jaber dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa (29/12). Ia sempat masuk ruang ICU RS Yarsi pada Rabu (30/12).Kondisi kesehatan Syekh Ali Jaber sempat dilaporkan membaik pada 4 Januari 2021. Sebelumnya, di media sosial sempat juga beredar foto yang menunjukkan Ali sedang tidak sadarkan diri dan sudah menggunakan alat bantu pernapasan atau ventilator."Kondisinya pun semakin membaik tim medis menyampaikan apa adanya, bahwa perkembangannya cukup bagus dan terus menunjukkan peningkatan," tulis akun @syekh.alijaber, Senin (4/1/2021).Dalam akun Instagramnya itu, Ali juga meminta masyarakat, khususnya jemaah Ali, untuk mengirimkan doa. Selain itu, mereka juga mengajak jemaah untuk mengikuti amalan ibadah Ali setiap hari."Kami berupaya meneruskan hobi beliau, merutinkan sedekah subuh dan beliau gemar membaca surat Al-Baqarah setiap hari," ujar akun tersebut.Sumber : CNNIndonesia

Cerita Muhammad Yusuf Kurniawan Keluarganya Selamat Dari Tragedi Sriwijaya Air Gegara Hasil Swab Lama
09 Januari 2021 PETAH.ID - Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak, Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB menyisakan cerita mengharukan.Pesawat bernomor registrasi PK CLC itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.Satu keluarga bernama Jojo, Dini, Nauryn dan Falle urung berangkat menggunakan pesawat jenis Boeing 737-500 karena hasil uji tes swab PCR lama keluar dari sebuah rumah sakit.Kisah itu diungkapkan salah seorang warga asal Pontianak, Muhammad Yusuf Setiawan kepada Suara.com melalui direct message (dm) instagram, Sabtu (9/1/2021)."Jadi kakak saya dengan istrinya dan dua anaknya semalam sudah booking tiket untuk penerbangan itu. Mereka pulang ke Pontianak setelah liburan dari Jakarta," ungkap Yusuf dengan akun"Namun, hasil test swab keluarnya lambat. Akhirnya bookingan hangus dan ganti penerbangan lain," tambah dia.Meski demikian, lanjut dia, sang kakak sempat berencana booking ulang dengan pesawat yang mengalami nasib nahas tersebut."Saat mau booking ulang, harganya naik, akhirnya cancel dan pakai penerbangan lain. Alhamdulillah sekarang sudah sampai di rumah. Saya jemput di Bandara Supadio," paparnya.Manajemen Sriwijaya Air masih melakukan komunikasi dan investigasi terkait dengan keberadaan pesawat SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak. Pesawat Sriwijaya Air hilang kontak diketahui pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB.Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Theodora Erika mengatakan, pihaknya masih melakukan komunikasi terkait dengan pesawat Sriwijaya Air hilang kontak.“Manajemen masih terus berkomunikasi dan menginvestigasi hal ini dan akan segera mengeluarkan pernyataan resmi setelah mendapatkan informasi yang sebenarnya,” kata Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Theodora Erika dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (9/1/2021) sore.Ia menyebutkan, pihaknya terus berusaha melakukan kontak dengan berbagai pihak untuk mengetahui lebih rinci terkait pesawat tersebut.“Sriwijaya Air sampai saat ini masih terus melakukan kontak dengan berbagai pihak terkait guna mendapatkan informasi lebih rinci terkait penerbangan SJ-182 rute Jakarta - Pontianak,” kata Erika.Pesawat bernomor registrasi PK CLC jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.Sejumlah unggahan dari warganet yang memperlihatkan dugaan serpihan bagian pesawat atau debris pesawat yang dikalim berada di sekitar pulau seribu.Meski demikian, hingga saat ini belum diketahui kebenaran unggahan tersebut dan belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait.Berdasarkan informasi dari Basarnas, pesawat itu hilang kontak di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.Sumber : Suara.comArtikel ini sudah terbit di Suara.com dengan judul Kisah Keluarga Selamat dari Tragedi Sriwijaya Air Karena Hasil Swab Lama

Usai Lepas Landas, Pesawat Sriwijaya Air Dikabarkan Hilang
09 Januari 2021 PETAH.ID - Pesawat bernomor penerbangan SJ182  hilang kontak setelah bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Pesawat itu Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak.Pesawat berjenis Boeing 737-500 itu lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.36 WIB. Pesawat diperkirakan tiba di Pontianak pada pukul 15.15 WIB.Pesawat itu hilang dari pantauan radar setelah 4 menit mengudara.Pesawat dengan nomor registrasi PK-CLC itu terakhir kali terdeteksi radar tengah terbang di ketinggian lebih dari 10.000 kaki.Pesawat diperkirakan hilang saat berada di atas Kepulauan Seribu, Jakarta.Bawa 56 penumpang termasuk bayiPesawat Sriwijaya Air rute Jakarta - Pontianak bernomor penerbangan SJY 182 hilang kontak pada pukul 14.40 WIB, Sabtu (9/1/2021).“Telah terjadi ‘lost contact’ pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta - Pontianak dengan ‘call sign’ SJY 182," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto, Sabtu,(9/1/2021).Dia mengatakan, kali terakhir pesawat tersebut membuat kontak dengan menara pengawas adalah pukul 14.40 WIB.Novie mengatakan, saat ini tengah dalam investigasi dan dikoordinasikan dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).“Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika sudah ada perkembangan lain,” katanya.Pesawat bernomor registrasi PK CLC jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.Sementara berdasarkan informasi yang terhimpun, pilot pesawat Sriwijaya Air SJ 182 itu adalah CAptain Afwan serta Kopilot Diego M.Kru kabin pesawat itu ialah Dhika, Okky, Bisma, Mia T, dan Gita L. Sementara di dalamnya terdapat 56 penumpang, terdiri dari 46 dewasa, 7 anak-anak, sertai 3 bayi.Pesawat itu lepas landas pukul 13.25 WIB dan dijadwal kan landing di Pontianak pukul 15.50 WIB.Penemuan serpihanBenda diduga serpihan ditemukan nelayan di sekitar perairan Kepulauan Seribu. Namun penemuan benda berupa gulungan kabel belum bisa dikonfirmasi lebih lanjutSumber :  SuaraRiau.idArtikel ini sudah terbit di di SuaraRiau.id dengan judul Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak Usai Lepas Landas

Warga Temukan Tas di Kebun Kosong, Saat Dibuka Isinya Bikin Menggigil
09 Januari 2021 JAKARTA, Petah.id - Seorang warga temukan sebuah granat dan tujuh buah amunisi beserta magasinnya.Tas isi garanat dan amunisi itu ditemukan warga di sebuah kebun kosong wilayah RW 07, Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (7/1).Seperti dikatakan Kapolsek Duren Sawit Rensa Aktadivia, pihaknya sudah mengamankan lokasi penemuan granat tersebut dan lanjut koordinasi dengan pihak Gegana."Kami sudah datangi TKP dan koordinasi dengan Koramil dan Gegana. Kemudian bahan peledak atau granat tersebut ditindaklanjuti oleh Gegana," kata Rensa dalam keterangannya yang diterima, Jumat (8/1/2021).Adapun penemuan granat bermula dari salah seorang warga setempat yang sedang berkebun di kebun kosong tersebut.Kemudian, warga tersebut melihat ada sebuah tas kecil di bawah pohon pisang. Saat diperiksa, ternyata di dalam tas terdapat sebuah granat dan tujuh buah amunisi.Rensa menambahkan, dirinya belum mengetahui apakah granat tersebut masih aktif atau tidak.Pasalnya, pihak kepolisian masih menunggu hasil pengecekan granat oleh Tim Gegana."Untuk aktif ataupun tidaknya kami menunggu dari Tim Gegana," tukas Rensa. Sumber : JPNN.Com

Viral Kasus Like Akun Porno di Twitter, Ini Jawab Fadli Zon
09 Januari 2021 JAKARTA, Petah.id - Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon sedang ramai diperbincangkan di media sosial Twitter lantaran diduga memberi tanda like di akun porno.Bahkan namanya masuk dalam jajaran trending topic kemarin, Rabu (6/1).Setelah ramai dibahas, anggota Komisi I DPR itu akhirnya buka suara. Fadli mengaku ada keanehan di akun Twitter miliknya itu. Ia membantah memberi tanda like pada akun tak senonoh."Saya dan Tim Admin sudah cek keanehan akun Twitter ini kemarin. Sudah pasti tak pernah like situs tak senonoh, yang ada selalu blokir," ujar Fadli dikutip dari akun Twitter @fadlizon, Kamis (7/1).Fadli menganggap hal tersebut adalah bentuk kelalaian staf yang turut mengurus media sosialnya. Fadli juga sudah memberikan teguran dan mengevaluasi stafnya."Mungkin saja ada kelalaian staf ketika blokir. Sudah saya tegur dan evaluasi," ujarnya.Berdasarkan pengakuan Fadli, dua hari sebelumnya ia mendapat pemberitahuan ada perangkat lain yang berusaha masuk ke akun miliknya.Ia pun langsung mengganti password. Akun tersebut dikelola oleh tim media sosial Fadli Zon yang berjumlah empat orang"Sekaligus bersih-bersih dari banyak akun anonim tak jelas," kata Fadli.Sumber: CNNIndonesia

Gegara Like Akun Porno di Twitter, Fadli Zon Dipolisikan
09 Januari 2021 JAKARTA, Petah.id - Seorang pengacara bernama Febriyanto Dunggio laporkan Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri lantaran diduga melakukan tindak pidana yang berkaitan dengan konten pornografi di media sosial, Jumat (8/1/21).Perkara itu telah diterima dengan nomor register LP/B/0018/2021/Bareskrim."Iya benar, kami laporkan ke Bareskrim tadi," kata Febriyanto saat dikonfirmasi, Jumat (8/1).Febri menuturkan bahwa laporan itu dibuat lantaran Fadli memberikan 'like' terhadap akun yang berisi video asusila sehingga langsung terpampang dalam akunnya."Adanya itu di likes akun @fadlizon, maka secara langsung bisa di akses atau di ketahui oleh pengguna Twitter lain entah itu follower akun @fadlizon atau tidak," ucapnya.Menyadur dari CNNIndonesia, Dalam laporan kepolisian yang diduga perkara itu berkaitan dengan kasus pornografi atau prostitusi melalui media elektronik atau media sosial.Kejadian itu diduga terjadi pada 7 Januari 2021 lalu. Dalam hal ini, terlapor yang disematkan dalam kasus itu ialah pemilik akun twitter @fadlizon.Febri menduga bahwa akun twitter itu telah melanggar ketentuan dalam Pasal 27 ayat (1) Undang-undang nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, dan Pasal 4 (1) Undang-undang Pornografi dan/atau Pasal 14 dan/atau Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 tahun 1946 KUHP."Makanya kenapa kita laporkan pasal 27 ayat (1) untuk ITE dan Pasal 4 ayat (1) untuk Pornografinya," kata dia.Sebelumnya, Fadli yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra mengaku ada keanehan di akun Twitter miliknya itu. Ia membantah memberi tanda like pada akun tak senonoh.Fadli menganggap hal tersebut adalah bentuk kelalaian staf yang turut mengurus media sosialnya. Fadli juga sudah memberikan teguran dan mengevaluasi stafnya."Saya dan Tim Admin sudah cek keanehan akun Twitter ini kemarin. Sudah pasti tak pernah like situs tak senonoh, yang ada selalu blokir," ujar Fadli dikutip dari akun Twitter @fadlizon, Kamis (7/1).Sumber : CNNIndonesia

Jokowi Yakin pada 2021 Indonesia Bangkit
01 Januari 2021 SIAK, Petah.id - Sambut tahun 2021, Presiden Republik Indonesia (RI) Ir H Joko Widodo optimis Indonesia bisa bangkit dan melakukan inovasi.Pernyataan tersebut disampaikannya dalam pidato yang disiarkan dari akun Youtube Sekretariat Presiden pada Kamis (31/12/2020)."Memasuki tahun 2021, saya yakin negara kita Indonesia mampu bangkit dan melakukan banyak inovasi," ujarnya. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan pemulihan perekonomian akibat pandemi Covid-19, setahap demi setahap telah membaik. Hal tersebut kata Jokowi, mulai terasa di kuartal ketiga dan keempat tahun 2020 ini."Investasi baru mulai muncul yang akan menggerakkan ekonomi masyarakat dan industri masa depan. Sehingga peluang kerja akan meningkat dan kesejahteraan masyarakat akan lebih baik," katanya.Namun, kata Jokowi, bukan berarti persoalan pemulihan ekonomi sudah selesai. Sebab ada satu syarat yang penting untuk mencapai pemulihan akibat Covid-19 yakni harus bisa mengatasi pandemi Covid-19 ."Tapi bukan berarti persoalan sudah selesai, ada satu syarat, ada satu syarat terpenting yang harus kita kerjakan untuk mencapai pemulihan ini. Kita harus berhasil mengatasi Pandemi Covid, kita harus mampu menghentikan wabah ini dengan segera, memang sesuatu yang tidak mudah," ucapnya. Karena itu pemerintah kata Jokowi terus  bekerja keras mengendalikan kasus Covid-19. "Pemerintah akan terus bekerja keras terus bekerja keras mengendalikan kasus covid-19," katanya.Sumber : Suara.comArtikel ini sudah terbit di Suara.com dengan judul: Sambut 2021, Jokowi Optimis Indonesia Bisa Bangkit dan Lakukan Inovasi

Ormas Front Pembela Islam Dibubarkan Pemerintah Indonesia
31 Desember 2020 SIAK, Petah.id - Pemerintah Republik Indonesia (RI) resmi membubarkan dan melarang aktivitas dari Organisasi kemasyarakatan (ormas) Front Pembela Islam (FPI).Pembubaran tersebut berdasarkan Keputusan Kementerian Dalam Negeri melalui Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan.FPI dibubarkan oleh Menkopolhukam Mahfud MD. Dasar FPI dibubarkan sesuai putusan MK 82/PUU112013tertanggal 23 Desember tahun 2014"Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang dilakukan FPI," ujar Mahfud MD dalam konferensi pers di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (30/12/2020).Dalam jumpa pers itu dihadiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, Ka-BIN Budi Gunawan, Menkum HAM Yasonna Laoly, Mendagri Tito Karnavian, Kepala KSP Moeldoko, Menkominfo Johnny G Plate, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar dan Kepala PPATK.37 anggota FPI jadi terorisKepala Pusat Riset Ilmu Kepolisian dan Kajian Terorisme Universitas Indonesia Inspektur Jenderal (Purn) Benny Mamoto membongkar daftar 37 anggota FPI jadi teroris. Ada 1 orang dari kelompok Bekasi.Nama anggota FPI jadi teroris itu adalah Arif Hidayatullah alias Abu Musab. Abu Musab anggota FPI Solo tahun 2009.Abu Musab ditangkap 23 Desember 2015 kasus perencanaan amaliyah, kelompok Bekasi.Ke-37 orang itu merupakan mantan atau masih anggota FPI yang terlibat aksi terorisme di Indonesia.Benny yang kini menjabat Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu mengatakan data tersebut dapat diakses publik dengan mudah melalui rekam jejak putusan pengadilan."Kami mengumpulkan data para pelaku teror berikut latar belakangnya untuk bahan analisa. Data tersebut diambil dari putusan pengadilan. Jadi kalau ditelusuri di laman pengadilan setempat maka akan menemukan data tersebut, termasuk berapa lama vonisnya. Ini supaya clear, jangan sampai dikira asal-asalan sumbernya," kata Benny saat dihubungi, Kamis (17/12/2020).Sebelumnya, dalam sebuah diskusi virtual Benny juga menjelaskan bahwa mereka bergabung dengan jaringan teroris seperti Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Mujahidin Indonesia Timur (MIT).Beberapa diantara mereka juga masih aktif terlibat aksi terorisme di berbagai tempat hingga menyembunyikan gembong teroris Noordin M Top."Ada yang akses ke senjata di Filipina Selatan, Aceh, ada yang melakukan pengeboman Polresta Cirebon, ada yang menyembunyikan Noordin M Top di Pekalongan, ada yang merakit bom dan sebagainya," kata Benny dalam diskusi crosscheck virtual, Minggu (13/12/2020).Sumber : Suara.com

Viral Video Syur 19 Detik Hingga Artis Gisel Ditetapkan Sebagai Tersangka
31 Desember 2020 Petah.id - Gisella Anastasia alias Gisel bersama laki-laki inisial MYD ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya atas kasus video syur 19 detik.Nama Adhietya Mukti juga disebut-sebut yang dicurigai sebagai pemeran laki-laki dalam video itu, tapi telah dibantah.Bantahan itu akhirnya diperkuat oleh pengumuman dari Polda Metro Jaya.Ya, ternyata MYD sebagai pemeran lelaki di dalam videoSelain Adhietya, nama Cindy Clarista juga sempat dikaitkan karena mirip dengan Gisel. Dia pun telah membantah sebagai perempuan di video tersebut.Berikut rangkaian lengkap perjalanan kasus video syur yang menyeret nama Gisel hingga berbuntut penetapan sebagai tersangka.1. Beredar di media sosialBerawal dari media sosial, publik dikejutkan dengan video syur 19 detik mirip Gisella Anastasia. Pembahasan terkait video syur mirip Gisel tersebut bahkan sempat memuncaki trending topik di Twitter.Saat video syur 19 detik itu beredar luas di media sosial, Gisella Anastasia tengah liburan bersama sejumlah artis lainnya di Nihi Sumba.2. Nama Adhietya Mukti terseretNama Adhietya Mukti mendadak muncul ke permukaan. Dia duga sebagai pemeran laki-laki dalam video syur 19 berdasarkan penelusuran warganet.Tak terima Adhietya Mukti terseret, sang istri bersuara. Dia mememastikan suaminya bukan lelaki di dalam video syur berdurasi 19 detik itu.Tak lama setelah itu, Adhietya Mukti membuat klarifikasi tentang isu tersebut. Senada dengan sang istri, dia membantah sebagai laki-laki yang berhubungan intim dengan Gisella Anastasia.3. Penyebar ditangkapPolda Metro Jaya menangkap dua pelaku penyebar video syur tersebut pada Jumat (13/11/2020). Dua pelaku itu bernisial PP dan MN dan merupakan penyebar masif video syur 19 detik.Keduanya mengaku dengan sengaja menyebar luaskan video syur mirip Gisel untuk menaikkan followers dan untuk mengikuti kuis.4. Cindy Clarisa klarifikasiNama Cindy Clarista mendadak menjadi perhatian publik setelah disebut-sebut warganet memiliki kemiripan dengan Gisella Anastasia atau Gisel. Dia diduga sebagai pemeran perempuan dalam kasus video syur 19 detik yang diduga mirip Gisel.Geram namanya terserat dalam video syur 19 detik, Cindy Clarista buka suara. Menurutnya tidak ada kemiripan sedikitpun dengan Gisella Anastasia.5. Gisel buka suaraGisel buka suara terkait dugaan video syur 19 detik mirip dirinya. Dia tak membantah ataupun membenarkan sebagai pemeran utama dalam video itu.Kekasih Wijaya Syahputra ini mengaku bingung harus memberikan klarifikasi seperti apa. Pasalnya, namanya sudah dua kali terseret dalam kasus video syur.6. Gisel dipanggil polisiPerempuan 30 tahun ini akhirnya memenuhi pemanggilan Polda Metro Jaya untuk pertama kalinya pada Selasa (17/11/2020). Kedatangannya terkait pemeriksaan video syur 19 mirip dirinya.Selesai pemeriksaan, mantan istri Gading Martin ini irit bicara. Ia hanya mengatakan akan kooperatif dengan pihak kepolisian."Kita ikutin aja prosedurnya sebagai warga negara yang baik, dateng, ikutin aja, udah," kata Gisel.7. Pengakuan Hotman ParisPengacara kondang Hotman Paris tiba-tiba saja mengeluarkan pengakuan mengejutkan. Dia bilang Gisel telah datang kepadanya dan bercerita banyak hal.Kepada Hotman, Gisel mengaku telah kehilangan ponsel pada tiga tahun lalu. Data yang telah dihapus di ponsel tersebut kemudian muncul lagi.Hotman tak menyebut secara gambalang data apa yang dimaksud. Sementara warganet yakin data tersebut adalah video syur 19 detik yang bikin gaduh belakangan ini.8. Panggilan keduaPemeriksaan Gisel yang kedua dilakukan pada Rabu (23/12/2020). Dia diperiksa penyidik sekitar lima jam.Dalam kesempatan itu, janda satu anak ini mengungkap statusnya masih sebagai saksi."Masih (saksi) dong sayang," kata Gisella Anastasia.9. Gisel dan MYD jadi tersangkaPolda Metro Jaya melalui konferensi pers, menetapkan Gisella Anastasia dan sosok laki-laki berinisial MYD sebagai tersangka kasus video syur 19 detik, Selasa (29/12/2020) hari ini.Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, Gisella Anatasia dan MYD mengaku sebagai pemeran video syur 19 detik tersebut."Saudari GA mengaku, dikuatkan lagi oleh ahli forensik yang ada, ahli ITE yang ada dan saudari GA mengakui," kata Yusri.Sumber : Suara.comArtikel ini sudah terbit di Suara.com dengan judul : Perjalanan Kasus Video Syur 19 Detik hingga Gisel Jadi Tersangka

Pergantian Tahun Baru, Polri Minta Masyarakat Waspadai Provokasi
31 Desember 2020 JAKARTA, Petah.id - Upaya hindari perpecahan akibat aksi teror dan provokasi.Kepolisian Republik Indonesia (Polri) imbau masyarakat untuk waspada jelang akhir tahun.Demikian dikatakan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, Ia meminta masyarakat peka dan peduli pada lingkungan sekitar termasuk memperhatikan, serta mengenali tetangga samping rumah. Argo juga mengingatkan peranan pengurus rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT) untuk bekerja maksimal mengenali warganya. Kemudian optimalisasi fungsi Bhabinkamtibmas, babinsa dan aparat kelurahan bisa mengidentifikasi warga sekitar."Kami juga menghimbau masyarakat jangan mudah percaya kepada berita-berita yang bersifat negatif, berita bohong (hoaks) dan provokatif, serta jangan mudah diadu domba oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab," ujar Argo dalam keterangannya, Rabu (29/12/2020). Di samping itu, Argo juga meminta masyarakat mewaspadai kemungkinan munculnya aksi teror selama perayaan malam pergantian Tahun Baru 2021 meskipun petugas telah menangkap beberapa terduga teroris."Kami juga meminta pemuka agama, guru dan orang tua menyampaikan imbauan serta pencerahan kepada lingkungan sekitarnya agar lebih peduli," ungkap mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini. Lebih jauh, Argo mengajak masyarakat untuk senantiasa menerapkan  protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. "Kami menghimbau masyarakat tidak merayakan tahun baru di luar. Di rumah lebih baik dengan tetap menjaga protokol kesehatan," tandas Jenderal Bintang Dua itu.

Meski Bersuhu 38 Derajat, Peserta Ini Dibolehkan Masuk Acara Pembukaan JKPI
21 Desember 2020 SIAK, Petah.id - Penerapan Protokoler Kesehatan pada acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) JKPI dilakukan oleh penyelenggara, pada proses pengecekan terlihat petugas mondar-mandir setelah mengetahui hasil pengukuran suhu tubuh salah satu peserta.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak Tonny Chandra, didampingi petugas Medis Dr. Liza Minggu (20/12/20) di lokasi kegiatan membenarkan satu peserta suhu tubuh melebihi 38 Derajat Celcius.Namun demikian, peserta itu tetap diperkenankan masuk mengikuti acara pembukaan rakernas. Tindakan yang dilakukan petugas medis dengan memantau suhu tubuh atau pengecekan ulang."Hasil pemeriksaan, ada satu peserta yang suhu tubuhnya diatas 38 Derajat Celcius, dia kepala daerah. Dia tetap masuk, ada di dalam ruangan. Kami beri dia masuk karena sebelum pemeriksaan dia berdiri ditempat panas, berjemur. Dan akan kami periksa ulang," terangnya.Usai pembukaan, Liza mengaku telah mengecek ulang suhu tubuh salah satu peserta yang awalnya di atas 38, hasil pemeriksaan ulang petugas medis ini mengaku hasilnya aman, suhunya normal.Saat ditanya apakah petugas medis ada memeriksa dokumen hasil rapid test tiap peserta, Liza memastikan semua peserta yang mengikuti rakernas dan seminar JKPI telah aman dari wabah Covid 19, dengan dalih mereka dari luar kota, saat penerbangan pasti harus melengkapi dokumen kesehatan berupa hasil rapid test."Sudah kami cek pak, mereka kan dari luar kota, di pesawat mereka harus menunjukkan hasil rapid test," pungkasnya.

3 Tarian Bersejarah jadi Pembuka Acara JKPI di Siak
21 Desember 2020 SIAK, Petah.id - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2020 dibuka secara resmi oleh Bupati Siak Alfedri yang juga sebagai Koordinator Presidum, Minggu (20/12/20) di Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim II, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak. Ditabuhnya kompang oleh Alfedri didampingi Presidum JKPI Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Asisten I Sekda Provinsi Riau Jendri Salmon Ginting, Direktur Eksekutif JKPI Asfarinal sebagai Rakernas resmi dibuka. Kegiatan ini diikuti oleh 18 Kabupaten/Kota Anggota JKPI.Sedikitnya ada 3 pertunjukan tari yang tampil di acara nasional tersebut, sebagai tuan rumah, Siak menampilkan tari kreasi persembahan Tasik Seminai mengangkat tema Putri Kaca Mayang, sejarah kerajaan Hindu/Budha yang pernah berjaya di hulu sungai jantan yang kini dikenal Sungai Siak, Koto Gasib.Dalam kisah tarian menceritakan Putri Kaca Mayang yang diculik oleh raja Aceh dan diselamatkan oleh panglima Gimbam atau Raja Kerajaan Gasib.Sementara Palembang mempersembahkan tari yang menceritakan tentang Ratu Sinuhun, seorang ratu yang dikenal sebagai orang yang cerdas, pembuat undang-undang yang diterima dan berlaku di tengah masyarakat. Ratu Sinuhun lahir pada akhir abad 16, anak dari Maulana Afdillah, pangeran manca negara dari kerajan Islam Cirebon, kekuatan pengaruh Ratu Sinuhun menjadi cikal bakal dinasti Cirebon di Palembang. Kecerdasan yang melekat pada sang ratu membuat ia lebih dikenal rakyat dibanding suaminya sang raja di Palembang.Dimoment yang sama Kabupaten Belitung Timur mempersembahkan Tari Sahang, sebuah gerakan yang menceritakan budaya masyarakat memanen sahang atau lada, setelah lada terkumpul banyak, hasil panen pertanian rakyat diekspor.

Rakernas JKPI Resmi di Buka Bupati Siak Alfedri
21 Desember 2020 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri secara resmi buka acara Rakernas JKPI ke VIII yang berlangsung di Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim, Tanjung Agung, Kecamatan Mempura, Minggu pagi, (20/12/2020).Bupati Siak Alfedri selaku Presedium Rakernas JKPI ke VIII mengucapkan selamat datang para delegasi peserta Rakernas, serta utusan penampil dalam Festival Kota Pusaka Indonesia."Saya mengucapkan selamat datang para delegasi dari 16 kabupaten atau Kota. Selamat menikmati suasana Kota Siak Sri Indrapura. Semoga suasana kota pusaka berjuluk negeri Istana ini, dapat memberikan kesan tersendiri bagi hadirin dan jemputan sekalian," ujar Alfedri.Dikatakan Alfedri, secara khusus momentum penting Rakernas JKPI ke VIII ini juga memberi arti tersendiri bagi Kabupaten Siak sebagai tuan rumah pelaksana, yaitu sebagai salah satu pijakan langkah dan pemantapan spirit dalam mengusung Kota Pusaka Siak Sri Indrapura."Kita patut bersyukur bahwa hari ini kita di tunjuk sebagai tuan rumah, momentum ini akan sulit terulang lagi karena ada 70  keanggotan JKPI ini se Indonesia yang secara bergiliran ingin menjadi tuan rumah," ungkapnya.Selain itu, kata dia, sebagai saksi bisu kegemilangan sejarah Kesultanan Siak dimasa lalu, menjadi salah satu Kota Warisan Budaya Dunia. Hal tersebut penting, guna mengukuhkan berbagai tinggalan sejarah kota Pusaka Siak Sri Indrapura baik sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat, maupun untuk keperluan edukasi bagi generasi berikutnya."Di rapat kerja nasional (Rakernas) JKPI ke VIII  kali ini, kita tetap menyampaikan usulan agar kota Siak di tetapkan sebagai kawsan world heritage atau situs warisan dunia," harapnya.Hadir pada acara itu, Walikota Surakarta Tuan F.X. Hadi Rudyatmo, dan Bupati Karangasem Puan I Gusti Ayu Mas Sumatri selaku dewan Presidium JKPI, Direktur Eksekutif JKPI Tuan Asfarinal, para Bupati dan Walikota baik sebagai pengurus maupun anggota JKPI, beserta seluruh delegasi peserta Festival Kota Pusaka Indonesia Tahun 2020 yang datang dari berbagai kabupaten dan kota, dan turut meramaikan helat kegiatan ini.Selain Kepala Daerah dDewan Presidium, kegiatan ini turut dihadiri sejumlah kepala daerah Bupati dan Walikota pengurus dan anggota JKPI, diantaranya tuan dan puan Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh, Walikota Bogor, Walikota Ternate, Wakil Walikota Palembang, Walikota Sawalunto, Walikota Blitar, Bupati Belitung Timur, Bupati Jepara, Wakil Bupati Sambas, dan Wakil Walikota Baubau. Selain itu juga hadir Sekretaris Daerah Kota Ambon, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kota Pekalongan, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buton Selatan, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Langsa, dan Kepala Dinas Kebudayaan  Kabupaten Buton

Diduga Terima Uang Rp17 Miliar Mensos Juliari Ditetapkan Sebagai Tersangka oleh KPK
06 Desember 2020 Petah.id – Memakai jaket hitam, celana coklat, topi hitam dan masker Menteri Sosial Juliari Peter Batubara tiba di Gedung KPK dan didampingi sejumlah petugas. Terlihat ia langsung menaiki Gedung Anti Rasuah itu menuju ruang pemeriksaan di lantai dua. Juliari hanya nmelambaikan tangan dan terus berjalan menaiki tangga Gedung KPK saat ditemui awak media. Juliari Batubara ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga menerima suap senilai Rp17 miliar dari rekanan pengadaan bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek. Diaktakan Ketua KPK Firli Bahuri, perkara tersebut diawali adanya pengadaan bansos penanganan Covid-19 berupa paket sembako di Kementerian Sosial RI tahun 2020 dengan nilai sekitar Rp 5,9 triliun dengan total 272 kontrak pengadaan dan dilaksanakan dengan dua periode. "JPB (Juliari P Batubara) selaku Menteri Sosial menunjuk MJS (Matheus Joko Santoso) dan AW (Adi Wahyono) sebagai Pejabat Pembuat Komitmen) dalam pelaksanaan proyek tersebut dengan cara penunjukkan langsung para rekanan," ungkap Firli, seperti dilansir Suara.com. Diduga disepakati adanya "fee" dari tiap-tiap paket pekerjaan yang harus disetorkan para rekanan kepada Kementerian Sosial melalui MJS. "Untuk "fee" tiap paket bansos di sepakati oleh MJS dan AW sebesar Rp 10 ribu per paket sembako dari nilai Rp 300 ribu per paket bansos," tambah Firli. Selanjutnya Matheus dan Adi pada Mei sampai dengan November 2020 membuat kontrak pekerjaan dengan beberapa suplier sebagai rekanan yang diantaranya Ardian IM, Harry Sidabuke dan juga PT Rajawali Parama Indonesia (RPI) yang diduga milik Matheus. "Penunjukan PT RPI sebagai salah satu rekanan tersebut diduga diketahui JPB dan disetujui oleh AW," ungkap Firli. Pada pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama diduga diterima "fee" Rp 12 miliar yang pembagiannya diberikan secara tunai oleh Matheus kepada Juliari Batubara melalui Adi dengan nilai sekitar Rp 8,2 miliar. "Pemberian uang tersebut selanjutnya dikelola oleh EK (Eko) dan SH (Shelvy N) selaku orang kepercayaan Juliari untuk digunakan membayar berbagai keperluan pribadi JPB (Juliari Peter Batubara)," lanjut Firli. Untuk periode kedua pelaksanaan paket Bansos sembako, terkumpul uang "fee" dari bulan Oktober 2020 sampai dengan Desember 2020 sejumlah sekitar Rp8,8 miliar yang juga diduga akan dipergunakan untuk keperluan Juliari. Dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Sabtu, 5 Desember di beberapa tempat di Jakarta, petugas KPK mengamankan uang dengan jumlah sekitar Rp 14,5 miliar dalam berbagai pecahan mata uang yaitu sekitar Rp 11, 9 miliar, sekitar 171,085 dolar AS (setara Rp 2,420 miliar) dan sekitar 23.000 dolar Singapura (setara Rp 243 juta). Juliari sebelumnya diketahui berada di luar kota saat OTT berlangsung.     Sumber : Suara.com  

51 Tablet untuk Belajar Siswa Digondol Oknum Guru Honorer
21 Oktober 2020 Petah.id - SZ (38) seorang guru honorer terpaksa diamankan diamankan oleh tim Satuan Reserse Kriminal Polres Sambas, karena mencuri 51 unit tablet inventaris SD Negeri 13 Pangkalan Bemban, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kalbar  Gadget tersebut rencananya akan dipergunakan untuk proses belajar siswa kelas 6, dengan berbasis teknologi informasi. Dikutip dari Kumparan.com, Kapolres Sambas, AKBP Robertus Bellariminus Herry Ananto Pratiknyo, melalui Kasat Reskrim Polres Sambas, Iptu Siko SP Suma, mengatakan pencurian tersebut terjadi pada Selasa (29/9), pada pukul 09.30 WIB. Siko memaparkan kronologis kejadian pencurian tersebut."Sebelumnya, pembelian 51 unit tablet tersebut, akan dipergunakan untuk proses belajar pembelajaran bagi siswa siswi kelas 6, dengan berbasis teknologi informasi," kata Siko.  Dana yang dipergunakan untuk pembelian tablet tersebut bersumber dari dana BOS Afirmasi Pusat, yang memang diperuntukkan untuk pihak SD Negeri 13 Pangkalan Bemban. Total pembelian sebanyak 51 unit tablet tersebut, nilainya sekitar Rp 91 juta. “Setelah proses belajar mengajar selesai, biasanya tablet tersebut disimpan di dalam kardusnya, lalu diletakkan di ruang Kepala Sekolah (pelapor). Pada Selasa (29/9) pukul 09.30 WIB, Kepala Sekolah merencanakan untuk melakukan rapat bersama dewan guru, kemudian ia sempat duduk di ruang tamu yang pas kebetulan berhadapan dengan ruang kerjanya,” paparnya.  “Saat itu pelapor melihat di depannya, biasanya ada terpampang Visi dan Misi SDN 13 Pangkalan Bemban, namun pada saat sedang duduk itu ternyata Visi dan Misi SDN 13 sudah tidak ada, setelah berpikir sejenak pelapor baru teringat kalau Visi Misi sekolah itu sudah dilepas dan disimpan di atas kotak atau kadrus Tablet (di dalam ruang kerja pelapor),” lanjutnya. Pada saat pelapor memeriksa tempat penyimpanan 51 unit tablet tersebut, ia terkejut, karena isi kotak tersebut hanya berisi air mineral gelas. “Saat pelapor berjalan menuju tempat penyimpanan tablet, ia terkejut, karena melihat isi kotak tablet itu seharusnya berisikan 51 tablet, berubah jadi air mineral gelas,” ungkapnya,  Ditangkap di Tambora, Jakarta BaratMelihat kejadian tersebut, Kepala Sekolah langsung melaporkan hal ini kepada dewan guru yang ada di sekitar ruangan, dan memutuskan bersama-sama untuk mencarinya.“Setelah berusaha mencari, ternyata tidak ketemu. Akhirnya pelapor bersama dewan guru melakukan rapat, dan sepakat melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian,” jelasnya.  Siko mengatakan, dari sejumlah penyelidikan, mengarah kepada tersangka. Akhirnya tersangka ditangkap pada saat ia berada di tempat kerja barunya, di Tambora, Jakarta Barat.  “Pada saat ditangkap, tersangka tidak melakukan perlawanan. Selanjutnya tersangka di bawa ke Polres Sambas untuk dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka, guna kepentingan proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.Sumber : Kumparan.com

100 Dokter Indonesia Meninggal karena Covid-19
31 Agustus 2020 JAKARTA, Petah.id - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia di akun Instagram resmi IDI menyatakan bahwa sudah 100 dokter meninggal dunia karena tertular virus corona atau Covid-19.

Polisi Temukan Fakta-Fakta Penembakan yang Menewaskan Sugianto Pengusaha Pelayaran
14 Agustus 2020 JAKARTA, Petah.id - Peristiwa penembakan yang menewaskan seorang Pengusaha Pelayaran di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Insiden itu terjadi pada Kamis (13/8) sekitar pukul 12.00 WIB.Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto membenarkan peristiwa yang menewaskan satu orang itu. Dikutip dari Kumparan.com, Berikut rangkuman sejumlah fakta-fakta kasus penembakan di Kelapa Gading: Fakta-fakta Penembakan Sugianto, Pengusaha Pelayaran di Kelapa Gading1.Korban Penembakan Adalah Pemilik Perusahaan Pelayaran Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan identitas korban. Korban penembakan di Kelapa Gading merupakan seorang pemilik perusahaan pelayaran bernama Sugianto (51).   “Kronologinya, pada saat dia mau pulang makan siang kebetulan korban ini kantornya sama rumahnya tidak terlalu jauh. Dia biasanya siang pulang, jam makan siang. Dan jalan kaki,” kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8).  “Korban pekerja swasta, dia pemilik perusahaan di perusahaan bidang pelayaran ya. Dia pemiliknya,” tambahnya. 2. Korban Tewas Akibat Ditembak 4 Kali Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban tewas di tempat usai ditembak pelaku sebanyak 4 kali.   “Sekitar 50 meter dari kantornya tiba-tiba ada orang dari belakang mengacungkan senjata dan menembak yang bersangkutan sebanyak 4 kali dan meninggal dunia di tempat,” kata Yusri. Yusri mengatakan S ditembak dari arah belakang. Pelaku diduga berjumlah 2 orang. Usai melakukan aksinya para pelaku kemudian melarikan diri.  “Menurut keterangan saksi yang ada di sana, pelaku penembakan satu orang, tapi ada satu orang yang menunggu di motor. Kemudian dia melarikan diri,” jelasnya. 3. Peran 2 Pelaku yang Tembak Mati Pemilik Perusahaan Pelayaran Polisi menyebut, pelaku diduga berjumlah 2 orang dan masing-masing memiliki peran tertentu. "Pelaku penembakan satu orang, tapi ada satu orang yang menunggu di motor," ujar Yusri. Yusri mengatakan, usai menembak S, keduanya langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.4. Polisi Temukan 4 Selongsong Peluru, Diduga Milik Pelaku Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, pihaknya menemukan 4 buah selongsong peluru yang diduga kuat miliki pelaku.   “Tentunya kita menemukan empat buah selongsong peluru yang ada di TKP. Kemudian kita menemukan korban meninggal dunia di tempat, dan luka pengenaannya dari belakang,” kata Budhi kepada wartawan, Kamis (13/8). Budhi juga mengatakan saat ini pihaknya tengah mendata apakah ada barang berharga milik korban yang hilang. Sejauh ini pihaknya menemukan sebuah ponsel yang diduga milik korban.  “Untuk saat ini kami belum melihat atau mendata apakah ada barang yang hilang atau tidak,” ujarnya.Polisi Periksa CCTV dan 6 Saksi Polisi terus berupaya mengungkap siapa pelaku di balik penembakan seorang Sugianto, pengusaha pelayaran di Kelapa Gading, siang tadi. Polisi sudah memeriksa 6 orang saksi di sekitar lokasi penembakan tersebut.  "Baru kejadian, jadi sudah ada beberapa orang yang kita mintai keterangan, baik dari karyawan maupun security dan pegawai yang ada di sekitar ruko ini, kurang lebih ada enam orang," kata Budhi Herdhi. Selain saksi, polisi juga memeriksa CCTV di sekitar ruko Royal Gading Square tersebut. Mereka juga mendapati tidak ada barang yang hilang dari korban.  "Untuk saat ini kami belum melihat atau mendata apakah ada barang yang hilang atau tidak. Tapi yang jelas kami menemukan ada handphone yang ada di TKP yang kemungkinan milik korban," kata Budhi. 5. Polisi Dalami Motif Penembakan Sugianto Polres Jakarta Utara menduga aksi penembakan pengusaha pelayaran bernama Sugianto (51) di Kepala Gading, Jakarta Utara, dilakukan 2 orang. Keduanya masih diburu kepolisian. Dari keterangan saksi di lokasi, pelaku menembak korban sebanyak 4 kali. Hal itu diperkuat dengan ditemukannya 4 selongsong peluru yang diduga milik pelaku.   Belum diketahui pasti motif para pelaku, namun polisi terus mendalami kasus ini.  “Masih kita dalami (motifnya). Masih penyelidikan,” kata Budi. Sumber : Kumparan.com

Pengusaha Pelayaran Meregang Nyawa Usai Ditembak OTK
14 Agustus 2020 JAKARTA, Petah.id - Malang betul nasib Sudianto (51) pengusaha pelayaran yang ditemukan tak bernyawa lagi usai ditembak oleh orang tak di kenal di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Terdapat luka tembak dibagian kepala dan punggung."Kita menemukan bahwa korban meninggal dunia di tempat dan luka pengenaannya dari belakang. Dari belakang, ada (luka tembak di) punggung dan kepala," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto di lokasi kejadian, Ruko Royal Square Gading, Jl Pengangsaan II, Kelapa Gading, Jakut, Kamis (13/8/2020).Polisi telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP itu, ditemukan 4 buah selongsong peluru."Barang bukti yang diamankan tadi saya sampaikan kita menemukan empat buat selongsong peluru yang ada di TKP kami temukan," ungkapnya.Diberitakan sebelumnya, penembakan terjadi di siang bolong di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Peristiwa ini menewaskan seorang pengusaha pelayaran, Sudianto (51).Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan aksi penembakan maut itu terjadi di Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pukul 12.00 WIB. Korban saat itu hendak pulang ke rumahnya untuk makan siang."Kronologisnya pada saat dia mau pulang makan siang, kebetulan korban ini kantornya sama rumahnya tidak terlalu jauh. Dia biasanya siang pulang, jam makan siang dan jalan kali," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8).Jarak rumah korban dengan kantornya sekitar 50 meter. Saat sedang berjalan kaki, korban tiba-tiba ditembak dari belakang. Saat itu pelaku melepaskan 4 kali tembakan.Setelah melakukan penembakan, 2 pelaku melarikan diri. Saat ini kasus penembakan di Kelapa Gading ini masih diselidiki polisi.Sumber : Detik.com

Berkunjung di Kecamatan Tualang, SAF Dielu-elukan Warga
19 Juni 2020 SIAK, Petah.id - Sambutan hangat datang dari masyarakat Kecamatan Tualang untuk Said Arif Fadhilah (SAF) salah satu Bakal Calon Bupati (Bacabup) Kabupaten Siak saat datang untuk bersilahturahmi kepada warga.Silih berganti Arif mendatangi rumah-rumah sahabat lamanya, sebab masyarakat menilai Arif Fadhilah salah satu sosok yang berhasil membangun Kecamatan Tualang, mulai dari Camat penghubung saat Siak masih di bawah Kabupaten Bengkalis." 7 tahun lebih diabdikan dirinya untuk masyarakat Kecamatan Tualang saat Siak masih di bawah Kabupaten Bengkalis,hingga Tualang menjadi Kecamatan Sendiri," terang  Ruslan, Kamis (18/06/2020) sore.Dikatakannya, selain putra daerah asli kelahiran Siak, SAF dinilainya berhasil membangun selama ia menjadi camat penghubung sampai menjadi camat pembantu di Kecamatan Tualang."Mulai ia mendirikan yayasan Untuk anak-anak SMA agar anak anak perawang bisa meraih pendidikan yang layak, yang saat ini SMA itu diberikan kepada Pemda Siak dan menjadi SMAN 1 Tualang. hingga membangun jalan pertiwi dulunya yang sekarang dikenal dengan jalan Pelindo. Dan tu semua menggunakan dana pribadi,"puji Ruslan yang akrab dipanggil Babe.Hal senada juga disampaikan oleh Anton selaku Ketua Paguyuban Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) Provinsi Riau. Sosok Arif Fadhilah merupakan sosok yang tegas dan berani." Kabupaten Siak saat ini sangat membutuhkan sosok pemimpin yang berani dan tegas, dan saya kenal betul Sosok Bang Arif ini,"jelasnya.Tak sampai disitu, Anton juga mengaku selain tegas dan berani, Arif Fadhilah merupakan orang yang selama ini selalu menjaga kesetiakawanan, bahkan menurut Anton, Arif hampir setiap saat mengunjungi sahabat sahabat lamanya saat menjadi camat Tualang."Bang Arif ini orang yang setiakawan salut saya dengan beliau.apalagi saya dengar ia bakal maju sebagai calon Bupati Siak, ini tentunya kabar baik untuk masyarakat Kabupaten Siak khususnya Kecamatan Tualang untuk siak lebih baik,"tegasnya.Sementara itu, Arif Fadhilah sendiri mengakubahagia masih diberi umur yang panjang sehingga terus bisa bertemu dengan masyarakat Kecamatan Tualang. Ia pun berharap nantinya pemerataan pembangunan di Kecamatan Tualang bisa terwujud."Bahagia saya bisa bertemu sahabat-sahabat saya, dan tentunya semua masyarakat Kecamatan Tualang. saya berharap pemerataan pembangunan di Kecamatan Tualang dapat terwujud dengan maksimal,"tutupnya.

Gugus tugas update info penangananan covid 19 di Kabupaten Siak
28 Mei 2020 SIAK, Petah.id - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak, mengadakan konferensi pers terkait dengan update informasi penanganan penyebaran covid-19 di Kabupaten Siak, yang dilaksanakan pada Rabu sore (27/5/2020).Dalam kesempatan ini, Asisten I Setda Kabupaten Siak Budhi Yuwono selaku kepala sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak mengatakan bahwa, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Siak seluruhnya berjumlah 4425 orang, dengan rincian yang sudah selesai pemantauan 3726 orang, yang masih dipantau 634 orang, dan orang tanpa gejala (OTG) 25 orang.Masih kata Budhi, Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 57 orang, dengan rincian yang sedang dirawat 0, PDP meninggal dunia 8 orang, sudah sembuh 45 orang, PDP terkonfirmasi positif 3 orang. Dan pasien positif Covid-19 4 orang, dengan rincian yang sudah sembuh 1 orang, sedang dalam perawatan 3 orang."Penambahan jumlah ODP ini merupakan hasil dari pelaksanaan PSBB, karena setiap orang yang masuk ke Siak, kita pantau dan kita suruh untuk melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari dirumah masing-masing,"jelas Budhi.Menambah penjelasan dari Asisten I Setda Kabupaten Siak, Kadis Kesehatan Toni Candra mengatakan bahwa untuk pasien positif Covid-19 di Kabupaten Siak sedang dirawat di RSUD Tengku Rafi'an."3 Pasien positif Covid-19 tersebut, merupakan santri yang mondok di pesantren magetan,"kata Toni.Sebelumnya, ada 38 santri asal Kabupaten Siak yang mondok di pesantren Magetan. Dari 38 orang santri, 31 sudah dipulangkan karna hasilnya negatif, 4 orang sedang menunggu hasil swapnya, dan 3 orang dinyatakan positif Covid-19."Kami mohon kejujuran dan keterbukaan dari seluruh masyarakat Kabupaten Siak, jika masih ada santri dari Magetan yang belum terpantau, mohon laporkan segera demi memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Siak,"harap Kadis Kesehatan itu.Saat ini, sambung Toni, di asrama haji ada 7 orang yang ditetapkan sebagai PDP, yakni 4 orang santri Magetan, 1 orang santri gontor, 1 orang orang tua santri dan 1 orang yang baru pulang dari luar negeri."7 orang tersebut sedang menjalani isolasi diri di asrama haji dan sudah melaksanakan pemeriksaan rafites dan swap, kita tinggal menunggu hasil dari pemeriksaan tersebut paling lama sabtu malam mendatang,"jelas Toni.

Pemkab Siak Ikuti Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan se-Indonesia
14 Mei 2020 SIAK, Petah.id - Pemerintah Kabupaten Siak, mengikuti Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan yang di taja oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, secara live malalui media Televisi Republik Indonesia (TVRI) di hadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Presiden Ma'ruf.Kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan Indonesia bebas dari COVID-19, sekaligus membangkitkan kepedulian dan rasa kemanusiaan bangsa dalam menghadapi pandemi global ini.Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan live bersama Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan seluruh Tokoh Agama di Indonesia ini, di pimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Siak H Jamaludin, di hadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Muharom, para Tokoh Agama, Ulama, dan Lintas Agama di Kabupaten Siak, bertempat di Ruang Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak, Kamis (14/5/20).Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Siak H Jamaludin dalam arahannya mengatakan, kurang lebih sudah 2 bulan Negara Indonesia ini terkena wabah Covid-19, alhamdullilah dengan adanya PSBB di beberapa kota terutama DKI, Bandung dan Surabaya, penularannya tidak terlalu tajam."Untuk itu pemerintah melalui menteri agama mengambil kebijakan bersama untuk melaksanakan doa kebangsaan dan kemanusiaan ini, mengajak kepada seluruh elemen unsur agama yang ada di Indonesia untuk berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing," Sebutnya.Lebih lanjut Jamal meminta kepada semua untuk memohon dan berdoa kepada tuhan masing-masing, supaya wabah corona bisa berangsur-angsur hilang dari dunia ini dan semua bisa pulih kembali normal hidup seperti biasanya, karena pengaruh dari wabah Corona ini luar biasa merubah peradaban manusia."Oleh sebab itu kita bersama berdoa kepada tuhan yang maha kuasa, mudah-mudahan apa yang kita inginkan melalui doa kebangsaan dan kemanusiaan ini bisa terwujud. Kemudian kita kembali hidup normal, rukun, damai, dan bekerja seperti biasa serta sama-sama membangun negeri yang kita cintai ini," pungkasnya.Di akhir acara dilakukan penandatanganan dukungan bersama dari lima lintas agama untuk mendukun Kabupaten Siak melaksanakan PSBB yang sudah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan RI terhadap 5 Kab/Kota yang ada di Provinsi Riau, yang insyaalah akan dimulai pada 15-29 Mei mendatang. Dan juga himbauan kepada lintas agama untuk mensosialisasikan kepada masyarakat umat masing-masing untuk dapat mengikuti PSBB dengan baik.

Hari Pertama Tes CPNS di Siak, 92 Peserta Dinyatakan Gugur
27 Januari 2020 SIAK, Petah.Id - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Siak sebut sebanyak 92 peserta Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di Siak dinyatakan gugur dihari pertama.Peserta yang dinyatakan gugur itu karena tidak berhadir saat ujian yang sudah dijadwalkan hari Senin (27/1/2020) di Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim II, Kecamatan Mempura Kabupaten Siak, Riau.Dikatakan Kepala Bidang Administrasi Kepegawaian, Novit Rizal, mereka yang tidak hadir tidak dapat mengulang ujian CPNSnya dan langsung dinyatakan gugur."Tidak jelas kenapa mereka tak hadir, sayang padahal sudah lulus administrasi. Sesuai aturan yang tidak hadir langsung gugur, tak ada ujian susulan," terang Novit Rizal.Dari data yang berhasil dihimpun, untuk Sesi I peserta yang tidak hadir sebanyak 30 peserta, Sesi II 20 peserta, Sesi III 15 peserta, Sesi IV 13 peserta dan Sesi V sebanyak 14 peserta tak hadir.Setiap sesi diisi oleh 200 peserta. Perhari tes dilaksanakan 5 sesi. Total pelamar sebanyak 4.681, kemudian dibagi menjadi 24 sesi atau tes dilaksanakan sampai 5 hari kedepan.Novit Rizal menambahkan, sesuai dengan peraturan terbaru Badan Kepegawaian Negara (BKN), bagi peserta yang mengikuti tes harus hadir 60 menit sebelum ujian dimulai. Peserta harus melakukan registrasi kembali."Setelah absen kehadiran, peserta harus registrasi ulang, untuk mendapatkan PIN login ke sistem Computer Assisted Test (CAT). Dan peserta harus menunjukkan kartu SCASN dan KTPnya," Jelasnya.Ia juga menegaskan, peserta yang terlambat untuk mengikuti tes tersebut tidak akan ditolerir, sebab ada mekanisme yang harus diketahui setiap peserta sebelum melaksanakan tes."Kalau terlambat ya tidak bisa masuk, SOPnya begitu. Didalam kelas nanti ada simulasi dari pengawas BKN soal login sekitar 5 menit sebelum ujian," Tutupnya.Peserta yang telah lulus administrasi mengikuti tes SKD CPNS itu, harus menyelesaikan Tes Intelijensi Umum (TIU) sebanyak 35 soal, Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal, dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebanyak 30 soal. Setiap sesi ujian terdapat 100 soal dan memakan waktu 90 menit.