Siak Sri Indrapura, Riau, Indonesia Tentang Kami Kontak
HUT Kabupaten Bengkalis ke-508, Rizky Sadri Pratama Ucapkan Selamat dan Sudah Waktunya Berbenah
29 Juli 2020 BENGKALIS, Petah.id - Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bengkalis ke - 508 Rizky Sadri Pratama ajak seluruh stakeholder di Kota Terubuk itu untuk terus berbenah menjadi lebih baik.Di usia lebih dari setengah abad itu, Kata Rizky, Kabupaten Bengkalis harus mampu melakukan terobosan baru dari ketertinggalan dengan Kabupaten lainnya se Riau."Reformasi Birokrasi sangat perlu dilakukan untuk Bengkalis Lebih baik lagi, kedepan kita juga tidak ingin ada masalah korupsi yang saya nilai sangat merugikan masyarakat," jelas anak muda Kabupaten Bengkalis Rizky Sadri Pratama, Rabu (29/07/2020).Dijelaskannya, usia tua dan matang tentunya banyak hal kesuksesan-kesuksesan yang diraih setta kekurangan yang harus terus diperbaiki."Ditambah lagi ditengah pandemi covid-19 saat ini, sebagai bahan evaluasi pemerintah harus benar benar hadir di tengah masyarakat, agar kesejahteraan dan keberpihakan kepada masyarakat terus terjadi di Kota tercinta," tambahnya.Ia pun tak luput mengajak semuanya untum tetap optimis walaupun dalam kesulitan dengan saling menguatkan kembali niat dan semangat untuk Bengkalis yang lebih baik."Dan saya berkeyakinan bahwa estapet kepemimpinan dan estapet pembangunan di Bengkalis haus tetap berjalan sebagai mana mestinya.Mari kita wujudkan Bengkalis yang baik, penuh keberkahan untuk setiap warganya,” pungkas anak muda yang dibesarkan di Kota Terubuk itu.Untuk diketahui, Kamis (30/7/20), Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan memperingati hari jadi Kabupaten Bengkalis yang ke-508 di Gedung DPRD Kabupaten Bengkalis.

KPK Tahan Bupati Bengkalis Amril Mukminin
07 Februari 2020 JAKARTA, Petah.id - Bupati Bengkalis Amril Mukminin resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus suap terkait proyek multiyears atau tahun jamak pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bangkalis, Riau."Penyidik melakukan penahanan selama 20 hari sejak 6 sampai 25 Februari 2020 untuk tersangka AM ditahan di Rutan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di gedung KPK, Jakarta, Kamis.Usai diperiksa, Amril tak banyak berkomentar saat dikonfirmasi seputar kasusnya tersebut. "Tanya penasihat hukum saya saja," ucap Amril.Diketahui, KPK pada 16 Mei 2019 telah menetapkan Amril bersama Direktur PT Mitra Bungo Abadi Makmur alias AAN (MK) sebagai tersangka dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana korupsi peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis. Untuk tersangka Makmur telah ditahan KPK sejak 31 Oktober 3019 lalu.Proyek pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning (multiyears) adalah salah satu bagian dari enam paket pekerjaan Jalan di Kabupaten Bengkalis tahun 2012 dengan nilai anggaran Rp537,33 miliar.Proyek pembangunan jalan itu sempat dimenangkan oleh PT Citra Gading Asritama (CGA), namun kemudian dibatalkan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis dengan alasan bahwa PT CGA diisukan masuk daftar hitam atau blacklist Bank Dunia. CGA menerima Surat Pembatalan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ). Namun, pada tingkat kasasi Juni 2015, Mahkamah Agung memutuskan PT CGA memenangkan gugatan terhadap Dinas PU Bengkalis dan berhak melanjutkan proyek tersebut.Pada Februari 2016, sebelum Amril menjadi Bupati Bengkalis, diduga ia telah menerima Rp2,5 miliar untuk memuluskan anggaran proyek peningkatan Jalan Duri-Sei Pakning tahun jamak tahun 2017-2019.Setelah Amril menjadi Bupati Bengkalis, diduga terjadi pertemuan antara perwakilan PT CGA dengan Amril. Dalam pertemuan tersebut PT CGA diduga meminta tindak lanjut Amril terkait proyek agar bisa segera tanda tangan kontrak dan Amril menyanggupi untuk membantu.Dalam rentang Juni dan Juli 2017, diduga tersangka Amril telah menerima Rp3,1 miliar dalam bentuk dolar Singapura dari pihak PT CGA. Penyerahan-penyerahan uang ini diduga untuk memuluskan proyek yang akan digarap oleh PT CGA, yakni proyek peningkatan Jalan Duri-Sei Pakning multiyears tahun 2017-2019.Sehingga total tersangka Amril diduga menerima uang setidak-tidaknya Rp5,6 miliar baik sebelum ataupun saat menjadi Bupati Bengkalis.Atas perbuatannya, Amril disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.Sumber : Antaranews

Desa Teluk Latak Bengkalis, Banjir Setelah Diguyur Hujan Lebat
29 Januari 2020 BENGKALIS, Petah.id - Desa Teluk Latak, Kabupaten Bengkalis, Riau tergenang air setelah semalaman diguyur hujan lebat.Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 09.00 WIB air menggenangi ruas jalan Dusun Simpang Baru Desa Teluk Latak. Selain ruas jalan, sejumlah rumah warga di sana ikut tergenang air.Kendati demikian, air tidak sampai masuk ke dalam rumah warga. Air hanya menggenangi perkarangan dan teras rumah."Ini hujan malam tadi. Tapi banjir belum masuk ke rumah. Kalau teras tergenang," kata pria sapaan akrab Adam warga setempat, kepada cakaplah.com, dikutip petah.id, Rabu (29/1/2020).Menurut Adam, banjir menggenangi Teluk Latak sudah langganan kala hujan lebat mengguyur. Genangan air agak dalam di daratnya (Darat Dusun Simpang Baru)."Kalau mau pakai motor ke darat tak bisa, mati motor karena air agak dalam," ucapnya.Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis Tajul Mudarris mengaku sudah mendapatkan laporan banjir di Desa Teluk Latak. Pihaknya sudah menurunkan tim rescue untuk menyisir dan memantau kondisi."Anggota menyisir disana dulu di sana memantau dan melihat kondisi. Kondisi di sana masih aman dan terkendali. Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah selanjutnya," kata Kalaksa BPBD.Sumber : Cakaplah.com

Akhirnya Kebakaran Hutan di Pulau Rupat, Bengkalis, Berhasil Dipadamkan Setelah 17 Hari Membara
27 Januari 2020 BENGKALIS, Petah.id - Cucuran keringat membasahi baju cokelat Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dikenakan Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi. Tak hanya itu, celana cokelat yang dipakainya juga ikut basah.Bersama Tim Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Jenderal bintang dua itu makan nasi bungkus bersama di atas lahan bekas terbakar yang sudah dipadamkan dan didinginkan di Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Senin, (27/01/2020).Sudah 17 hari lamanya, mulai 10 Januari 2020, Tim Pemadam Karhutla dipimpin Kapolres Bengkalis, AKBP Sigit Adiwuryanto, berjibaku memadamkan api yang membakar lahan gambut di Pulau Rupat Utara tersebut. Termasuk di Desa Titi Akar."Anggota di lapangan sudah berusaha keras memadamkan api membakar lahan gambut di Pulau Rupat Utara. Kemarin sore, usai melihat aplikasi Dashboard Lancang Kuning, masih ada titik api. Ya kita turun, ikut memadamkan dan memberi semangat kepada Tim Pemadam," ungkap Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Senin (27/01/2020) sore.Ia menjelaskan, langkah pemadaman yang dilakukan Tim terpantau secara jelas di aplikasi Lancang Kuning.Ini, lanjutnya, merupakan implementatif dari inovasi Polda Riau untuk tak terulang Karhutla serta asap tebal saban tahunnya."Terimplementasi dengan baik (aplikasi Lancang Kuning). Kita monitor lalu kita bertindak dan mencari solusi secepatnya agar Karhutla tak berlarut-larut," kata Agung usai pemadaman didampingi Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Riau Kombes Pol Drs Rahmat Hidayat, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol Abdul Hasyim, dan Kapolres Bengkalis, AKBP Sigit Adiwuryanto.Saat memadamkan api di Desa Titi Akar tersebut, Kapolda melihat secara langsung kekompakan Tim Pemadam dalam memadamkan api membakar lahan gambut.Kapolda juga memuji semangat pantang menyerah diperlihatkan Tim Pemadam Karhutla.Tim Pemadam ini terdiri dari Polres Bengkalis, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI AD, Satpol PP, Manggala Agni KLHK, serta pemadam kebakaran dari PT Sumatera Riang Lestari, ikut berjibaku memadamkan api."Pihak perusahaan juga menurunkan dua alat untuk menyekat api jangan menjalar kemana-mana. Selain itu, juga dibuat embung dan mengerahkan peralatan pemadaman lainnya," ujar Kapolda Agung. Sumber : Kumparan.com