Siak Sri Indrapura, Riau, Indonesia Tentang Kami Kontak
123 CPNS di Siak Terima SK, Alfedri: Kita Ini Pelayan Masyarakat
12 Januari 2021 SIAK, Petah.Id - Sebanyak 123 orang terima Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Umum tahun 2019 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak. 123 orang tersebut sebanyak 55 orang jadi tenaga guru, 36 tenaga kesehatan dan  33 orang tenaga teknis.Seperti dikatakan Bupati Siak Alfedri, hal itu berdasarkan Keputusan Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 419 tahun 2019 tanggal 27 September 2019 tentang penetapan kebutuhan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak Tahun Anggaran 2019."Kita ini pelayan jangan minta dilayani, jadi mudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik," pesan Alfedri kepada ASN Siak, di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Lt II Kantor Bupati Siak, Senin (11/1/2021).Menurut Alfedri, sebagai pelayan masyarakat ASN dituntut harus profesional dan mampu berinovasi.Bupati Siak Alfedri menyampaikan, ASN merupakan pelayan masyarakat, bukan sebaliknya, oleh karenanya ASN di tuntut profesional dan mampu berinovasi.Saat ini, tambah Alfedri, Kabupaten Siak sebagai pilot project reformasi birokrasi tingkat nasional. Baik dari sisi pelayanan, pelaporan serta inovasi berbasis online, hal ini tujuannya untuk mempermudah pelayanan publik. "Kami ingin melaksanakan reformasi birokrasi dengan baik, karena Siak ini menjadi pilot projet dari pada reformasi birokrasi. Ada beberapa kriteria yang harus dikembangkan di masing-masing OPD," ungkapnya.Dari sisi pelayanan, lanjut Alfedri, tahun ini Ia ingin pengurusan KTP cukup diselesaikan di tingkat kecamatan saja."Ini di lakukan untuk mempermudah masyarakat yang jauh dari kota Siak dalam pengurusan administrasi kependudukan," jelasnya.Di Siak, kata Alfedri lebih jauh, ASN harus bergerak cepat dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari. Kemudian, tambahnya, harus mampu berperan sebagai pelopor reformasi birokrasi publik yang cepat, responsif, berkualitas, memiliki karakter, mental, dan pola pikir yang optimis, inovatif." Dan harus berani melakukan terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat," pintanya.

Pjs Bupati Siak Bagikan Zakat Tahap IV di Kecamatan Bunga Raya
10 November 2020 SIAK, Petah.id - Di tengah kesibukan sebagai Pjs Bupati Siak dan Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau Indra Agus Lukman kembali menunjukkan profesionalnya dalam memimpin.Bagaimana tidak, perpanjangan tangan Gubernur Riau Drs H Syamsuar yang menggantikan Alfedri cuti karena ikut kontestasi Pilkada itu menyerahkan langsung zakat tahap IV tahun 2020 untuk masyarakat Kecamatan Bunga Raya di Masjid Jami', Kampung Kemuning Muda usai melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan ke-75.Dikatakannya, bahwa dengan adanya zakat ini kita bisa membantu saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan. "Fungsi dan peran zakat ini sangat dirasakan oleh masyarakat di sekeliling kita yang sangat membutuhkan, ditambah dengan adanya pandemi Covid-19," kata Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman, Selasa (10/11/2020).Ia berpesan agar masyarakat yang telah sampai nisabnya untuk membayar zakat ke badan Amil Zakat baik di Kecamatan maupun di Kampung. "Semoga pengumpulan zakat di Kecamatan Bungaraya, setiap tahunnya bertambah," pintanya.Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Siak yang diwakili Wakil Ketua I Ustadz Samparis menyampaikan, untuk Kecamatan Bungaraya, zakat yang akan disalurkan berjumlah Rp114.000.000 dan akan diberikan kepada 190 orang dan setiap mustahik mendapatkan. "Nantinya setiap masyarakat akan mendapatkan uang tunai 300 ribu, beras 10kg, minyak 5 liter, gula 5kg dan 1 kotak mie instan," pungkasnya.

Kabupaten Siak Terima 1811 Sertifikat Tanah dari Presiden
10 November 2020 SIAK, Petah.id - Satu juta sertifikat tanah diserahkan Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo untuk 32 provinsi dan 201 Kabupaten secara virtual.Kabupaten Siak menjadi salah satu yang mendapat kesempatan emas itu dari orang nomor satu di Indonesia itu.Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Siak, Budi Satria mengatakan Kabupaten Siak sendiri  mendapat 1822 bidang tanah dari program PTSL tahun 2020 itu yang diserahkam secara simbolis.Jumlah tersebut terdiri dari 4 desa, yakni Kecamatan Sabak Auh sebanyak 77 sertifikat Tanah, Kecamatan Koto Gasib sebanyak 1734 bidang tanah yang terbagi di Desa Kuala Gasib 813 sertifikat, Desa Pangkalan Pisang sebanyak 921 sertifikat. "Dengan terget yang telah di telah disampaikan oleh bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, bahwa ditahun 2024 seluruh bidang tanah di Indonesia harus sudah bersertifikat, termasuk Kabupaten Siak," jelas Kepala BPN Siak Budi.Selain itu jelasnya, pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas segala dukungan Pemerintah Kabupaten Siak dalam kelancaran program PTSL tahun 2020."Kami berharap ditahun selanjutnya, jumlah dari program ini meningkat, mengingat target yang harus kita capai ditahun 2024 mendatang," ucap Kepala BPN Siak itu. Hal senada dikatakan Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman, apa yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, jika dalam satu tahun hanya 500.000 sertifikat se-Indonesia, maka dalam waktu 160 tahun pun sertifikat tanah untuk seluruh wilayah Indonesia tidak akan selesai."Oleh karena itu, dengan adanya program sertifikasi tanah ini, saya berharap kepada seluruh pihak termasuk para Camat dan Penghulu, untuk dapat membantu agar program ini berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Karena masalah tanah ini masalah yang tidak ada habisnya," harap Pjs Bupati Indra Agus Lukman. Setelah sertifikat tanah sudah selesai dan sudah diserahkan, nantinya akan mengurangi masalah yang sering timbul seperti tumpang tindih, berbeda luas lahan dan masalah tanah lainnya."Sesuai dengan harapan bapak Presiden tadi, agar sertifikat Tanah tersebut jangan sampai disalah gunakan, jika memang ingin dipakai untuk modal usaha ya silahkan. Dan pak Presiden juga berpesan untuk menjaga sebaik mungkin sertifikat tanah tersebut, jangan sampai hilang,"ucap Indra saat menyampaikan kembali arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, di Ruang Bandar Siak Lantai II Kantor Bupati Siak, Senin (9/11/2020). Ia berpesan jika ada masalah terkait dengan tanah di tengah masyarakat, mari kita cari solusi bersama-sama jangan ada yang namanya mengambil keputusan sendiri.

Pemkab dan Polres Siak Tanggap Bencana Alam
09 November 2020 SIAK, Petah.id -Meski tidak masuk dalam zona lokasi rawan bencana alam, tetapi jajaran instansi vertikal dan Pemerintah Kabupaten Siak selalu sigap dalam kondisi apapun.Untuk mengantisipasi itu, Polres Siak pada Senin (9/11) melakukan apel gelar pasukan tanggap darurat penanggulangan bencana alam 2020 di halaman Kantor Bupati Siak.Gelar pasukan dihadiri Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya SH SIK MIK, Forkopimda, Ketua DPRD Siak, serta pasukan terdiri dari gabungan personel Polres, prajurit TNI, Dishub, Satpol PP, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni,  Damkar, personel BPBD, satuan unit damkar perusahan yang ada di Kabupaten Siak juga turut andil dalam apel itu.Pjs.Bupati Siak Indra Agus Lukman dalam amanatnya megucapkan terima kasih kepada Polres Siak yang telah melaksanakan gelar pasukan tanggap bencana alam di wilayah Kabupaten Siak."Apel ini kita gelar dalam rangka kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana hidrometereologi pada musim hujan," ungkapnya.Berdasarkan catatan, pada November 2019 lalu Desa Teluk Mesjid Kecamatan Sungsi Apit menjadi salah satu daerah di Kabupaten Siak yang mengalami bencana hidrometereologi berupa banjir."Kami berharap agar bencana tersebut tidak terulang kembali. Kami ingin siaga bencana ini ditindaklanjuti dengan mendirikan posko tanggap darurat bencana di wilayah Kabupaten Siak," harapnya.Kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana hidrometereologi pada musim hujan kali ini yaitu curah hujan, kelembapan, temperatur dan angin putingbeliung dan gelombang pasang.Usai apel siaga Pjs Bupati Siak didampingi Kapolres Siak, Kajari Siak dan Ketua Dewan Siak melihat kesiapan alat-alat Damkar yang dimiliki masing masing unit.

Terapkan Prokes Ketat, Gebyar Budaya Melayu 2020 Sukses
29 Oktober 2020 SIAK, Petah.id -  Gebyar Budaya Melayu yang digelar di GOR Tualang, Kabupaten Siak, dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan disiplin  tinggi. Bagaimana tidak, setiap peserta dan tamu undangan yang akan masuk ke GOR Tualang, wajib mengenakan masker. Selanjutnya dipastikan mencuci tangan dan diperiksa suhu tubuhnya.Semua wajib menjaga jarak, dipastikan kursi yang ada di dalam GOR benar-benar sesuai prokes, berjarak 1,5 meter.Demikian dijelaskan Ketua Panitia yang juga Kepala SMKN 1 Tualang Rozian Elfis MPd. Sebenarnya Gebyar Budaya Melayu digelar secara virtual dan pengumuman pemenang juga dilakukan secara virtual.“Artinya, kami mempersiapkan semuanya benar-benar mematuhi prokes. Termasuk panitia dan tamu undangan tidak sampai 50 orang dengan jarak duduk 150 sentimeter atau 1,5 meter,” jelasnya.Disebutkannya, kegiatan ini juga atas keinginan para siswa yang jenuh berada di rumah. Makanya dibuat iven secara virtual dengan 11 kegiatan lomba. “Mulai seleksi, sampai penjurian, dan pengumuman pemenang kami lakukan secara virtual,” jelasnya.Demikian juga dengan pengukuhan Forum Pengembang Kelas Kominfo (FPKK) binaan tiga Dinas, Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Riau, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau dan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, dilakukan secara virtual.“Hanya ada delapan panitia, dua perwakilan Siak dan dua dari provinsi, sehingga totalnya 12 orang. Selebihnya adalah Gubernur Riau Syamsuar, Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman, dan kepala dinas dari provinsi dan Kabupaten Siak,” jelasnya.Acara juga berlangsung singkat. Bahkan pertunjukan kompang juga, setelah selesai, penampil langsung pulang ke kediaman masing-masing. Hal itu dilakukan demi keamanan dan keselamatan bersama.“Kami guru, dan sebagian besar ASN, tidak ada unsur politik di dalam ini. Ini murni kegiatan untuk menyalurkan bakat dan mengapresiasi apa yang diraih para siswa di tengah pandemi Covid-19 seperti ini,” jelasnya.Sementara Gubernur Riau Syamsuar sangat mengapresiasi  bakat-bakat siswa SMA dan SMK se-Riau. “Saya berharap FPKK tidak berhenti sampai di sini. Saya ingin FPKK terus membina, sehingga bakat dan keterampilan para siswa terus terasah, dan mampu berbicara di tingkat nasional bahkan internasional,” jelas Gubernur Syamsuar.Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada panitia atas kegiatan yang digelar sangat ketat sesuai prokes. Sebab Covid-19 sangat berbahaya, namun semua harus tetap beraktivitas dan berjuang untuk maju. Sementara Pjs Bupati Indra Agus Lukman bangga Siak menjadi tuan rumah dan melaksanakan acara sesuai prokes yang ketat.“Aktivitas harus tetap dilakukan, kita harus bangkit. Kita harus memulai dari diri sendiri, disiplin prokes. Dan kegiatan ini sangat saya apresiasi karena selain disiplin prokes. Seluruh kegiatan dilakukan secara virtual. Saya berterima kasih yang membuat acara ini sukses, terutama panitia,” ungkap Pjs Bupati Indra Agus Lukman.

Ciptakan Motif Batik Siak menuju Haki
29 Oktober 2020 SIAK, Petah.id - Batik jadi salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO. Upaya melestarikannya pun terus dilakukan dengan cara memperingati Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober.Pembatik muda pun bermunculan, salah satunya di Kabupaten Siak. Lelaki itu, sepintas penampilannya tak jauh berbeda dengan lelaki seusianya. Gayanya terlihat biasa saja dengan rambut ikal dan pangkasnya yang rapih.Namun siapa mengira, di balik gayanya yang biasa, pemuda Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak itu, memiliki pemikiran dan melakukan sesuatu yang tak biasa.Diawali dari senang melukis dan membuat sablon, ayah tiga anak bernama Deni Apriadi mengekspresikan bakat dan keterampilannya.Di usia yang ke-33 tahun, lelaki yang memiliki jiwa seni itu, melestarikan budaya Siak dan mengenalkannya melalui desain batik yang bermotif sejarah Siak.Malay HeartBeart" Kita juga harus mempertahankan budaya Siak dan mengkampanyekannya ke dunia luar bahwa identitas Siak itu ada," jelas Deni Apriyadi yang memulai mendesain batik sejak 2 tahun lalu.Setiap motif batik yang  Deni buat ada maknanya, dengan mengangkat tentang sejarah Siak. Misalnya pada desain batik Naga Bertangkup, menurut Deni, itu merepresentasikan sebagai simbol Kerajaan Siak. Gambar Naga Bertangkup itu selalu dikelilingi 4 keris yang melambangkan dahukunya di Kerajaan Siak ada datuk 4 suku, kadang di motif ada 12 titik  yang juga melambangkan Kerajaan Siak memiliki 12 sultan."Satu desain batik bisa dikembangkan menjadi 50-60 motif jika dibuatkan ke baju," kata Deni.Malay Tribe ArtAyah 3 orang anak itu juga menceritakan, untuk motif batik yang sudah memiliki beberapa desain contohnya desain Naga Bertangkup, Muhammad Bertangkup, desain Frame Jendela Istana Siak yang dia dekoratifkan, dan ada juga desain Bunga Tenun."Sekarang saya juga mendesain motif Zapin. Semoga ini segera diluncurkan," katanya dengan senyum." Dalam satu bulan saya bisa menghasilkan 18-20 motif dalam satu desain baju batik," jelas Deni singkat.Menggunakan alat seadanya dalam mendesain batik Siak, membuat Deni tidak ingin menyerah dengan kondisi, ada atau tidak ada order dia terus mendesain. Baginya saat ini apapun yang ada itu yang ia berdayakan dulu. Ia berprinsip jika terus menunggu maka tak akan menghasilkan karya."Semoga produk ini semakin besar dan diminati pasar dan bisa diterima di tengah masyarakat Riau, secara khusus dan luar daerah secara umum," harapnya.Diakui Deni, persoalan pemasaran masih menjadi kendala utama. Namun, ia tetap bersyukur sebab desain batik buatannya sudah terjual keluar kota seperti dari Kota Dumai dan Pekanbaru."Tapi sementara waktu ini memang  masih pembeli lokal di Siak yang mendominasi," kata Deni.Batik ZapinDemi memikirkan mematenkan motif batiknya. Saatnya dia mengakukan ke Hak Kekayaan Intelektual (Haki).Deni juga berharap agar pelaku UMKM seperti dirinya dapat penanganan serius oleh pemerintah. Apalagi di masa pandemi seperti ini.Untuk batik Siak dijelaskan Deni, belum memiliki stok. Dia hanya bisa buat saat sudah ada yang order duluan. Biaya produksi yang besar menjadi kendala Deni jika harus stok barang.

Cegah Penyebaran Covid-19 Saat Libur Panjang, Pjs Bupati Siak Larang ASN Bepergian Luar Daerah
26 Oktober 2020 SIAK, Petah.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Siak antisipasi penyebaran dan kenaikan kasus covid-19 dengan melarang seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) di Kabupaten Siak, Riau untuk bepergian ke luar daerah pada libur panjang akhir Oktober 2020 dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.Dikatakan Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman, larangan tegas tersebut sesuai dengan arahan Gubernur Riau, Drs H Syamsuar dalam rapat kordinasi dalam penanganan Covid-19 dengan seluruh Bupati dan Walikota se Riau, Senin (26/10/2020).Lebih jauh dikatakan Indra, adanya libur panjang dikhawatirkan bisa menjadi penyebab terjadinya penyebaran virus corona karena pasti ada masyarakat yang memanfaatkannya untuk bepergian dan tidak menutup kemungkinan ASN atau pegawai di lingkup Pemkab Siak memanfaatkan libur panjang ini untuk bepergian ke luar daerah."Kita harapkan seluruh ASN di Kabupaten Siak dapat mengikuti imbauan yang disampaikan bapak Gubernur Riau. Libur panjang pasca Idul Adha kemarin, menjadi pelajaran bagi kita semua. Angka Covid-19 meningkat pasca libur panjang Idul Adha," kata Indra Agus Lukman.Selain itu, kata Kepala Dinas ESDM Riau itu, untuk ASN atau pegawai di lingkup Pemkab Siak yang terpaksa memang harus keluar daerah, itu diwajibkan untuk melakukan PCR atau tes swab."Mungkin nanti ada yang memang tidak bisa ditahan lagi untuk keluar daerah, nah itu nanti wajib tes swab mandiri, sebab tidak ditanggung oleh pemerintah," kata Indra.Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa Pandemi Covid-19 ini belum tahu kapan akan berakhir."Makanya harus bijak dalam memanfaatkan libur panjang ini. Jangan sampai kasus Covid-19 di Kabupaten Siak ini bertambah lagi. Jangan sampai kita menjadi penyumbang kasus Covid-19 secara nasional lagi," sebut Indra.

Arfan Usman : Luruskan Isu Tidak Benar itu
11 Oktober 2020 SIAK, Petah.id - Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Siak Arfan Usman dengan tegas membantah jika Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman turun kelapangan berpolitik dan tidak mengikuti  agenda pemerintah Kabupaten Siak."Pak Pjs Bupati setiap bergerak sesuai dengan agenda yang sudah dijadwalkan. jadi opini yang beredar bahwa ia tidak mengikuti agenda pemkab itu tidak benar,toling luruskan itu" tegas Sekda Siak Arfan Usman, Minggu (11/10/2020) sore.Dijelaskannya, Pjs Bupati Siak juga pernah berpesan kepada dirinya saat pertama dilantik sebagai Pjs Bupati terkait pilkada siak yang sedang berlangsung."Pjs Bupati pernah berpesan kepada saya bahwa soal politik biarlah itu menjadi urusan pasangan calon yang maju pada pilkada serentak, kita fokus kepada pelayanan terjadap masyarakat saja, dan memutus penyebaran covid 19 di Siak," terang Arfan Usman.Hal senada juga dikatakan Kabag Humas Pemkab Siak Wan Saiful, Ia turut membantah jika Penjabat sementara (Pjs) Bupati Siak Indra Lukman Agus banyak bekerja diluar agenda pemerintah Kabupaten Siak."Pak Pjs Bupati setau saya setiap turun kelapangan sesuai dengan agenda yang sudah disusun oleh pemkab Siak," terang Kabag Humas Wan Saiful, Minggu (11/10/2020).Dikatakannya, misalnya dalam menyambut HUT Siak ke-21 nanti bakal ada kunjungan ke makam Sultan Siak. dan itu juga bagian dari agenda pemkab Siak."Seperti besok Pak Pjs Bupati juga turun ke makam Sultan dalam rangkaian agenda HUT Siak, jadi g ada persoalan sebenarnya,"imbuhnya.Disinggung soal kegiatan Pjs Bupati Siak membagikan masker di Kecamatan Kandis Wan Saiful menjelaskan  hal itu biasa saja apalagi di tengah Pandemi Covid 19 seperti saat ini."Jika turun bersama Pak Gubernur pun itu kan hal yang biasa saja sebab itu bagian dari agenda pemerintah juga dalam mencegah terjadinya penularan yang semakin meluas soal Virus corona ini,"kata Wan Saiful.Sementara itu Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman menjelaskan dirinya membagikan masker di Kecamatan Kandis Kabupaten Siak guna memutus penyebaran covid 19 yang kian menakutkan di tengah masyarakat."Saya bekerja sesuai protokol. Dan di Kandis, pesantren yang kami datangi sangat bagus dan disiplin. Komunikasi kami hanya seputar Covid, mengantisipasinya serta pemberian masker kain, sehingga bisa dipakai ulang setelah dicuci,"jelas Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman.

Wanita Penderita Tumor di Wajah Menerima BLT DK Pertama di Kecamatan Dayun
12 Mei 2020 SIAK, Petah.id - Partiyem (55) Warga Kampung Sialang Sakti Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, Riau kaget dan tak menyangka rumahnya didatangi Camat Dayun beserta penghulu.Camat Dayun, Novendra Kasmara beserta rombongan datang memberikan Bantuan Langsung Tunai Dana Kampung (BLT DK) yang sudah dinanti nanti oleh keluarga tak mampu semenjak pandemi covid 19 mewabah."Mari silahkan masuk," kata Partiyem yang saat ini menderita sakit tumor di bagian wajah tepatnya di hidung sejak 9 tahun lalu itu sambil terduduk menyambut kedatangan Camat Dayun, Penghulu Sialang Sakti beserta jajarannya, Senin (11/5/2020) siang.Camat Dayun Novendra Kasmara pun menyapa wanita yang mengenakan masker itu, bertanya apa sakit yang dideritanya serta menyampaikan maksud dan tujuannya mendatangi rumah warga dari pintu ke pintu."Ini penyerahan BLT Dana Kampung yang perdana di Kabupaten Siak. Kita sudah minta petunjuk dari pak Bupati sebelum menyalurkannya. Pada dasarnya beliau setuju saja, dan polanya juga kita sampaikan," kata Camat Dayun Novendra Kasmara.Mengenai polanya, kata Camat disesuai dengan namanya yaitu bantuan langsung tunai. Alasan lainnya juga, mayoritas penerima BLT DK ini orang yang sudah tua dan susah sehingga akan sulit membuka buku rekening baru di bank.Setelah menyerahkan uang BLT DK untuk Partiyem, Camat, penghulu serta pendamping desa dari Kementerian Sosial yang turun juga pamit diri untuk melanjutkan penyerahan BLT DK kepada warga lainnya.Rumah selanjutnya juga masih berdinding papan. Wanita bernama Kastini (43) ini kesehariannya membuat kerajinan anyaman dari lidi pelepah sawit yang dikeringkan. Banyak lidi terjemur rapi di pekarangan rumahnya."Kami sangat berterimakasih atas bantuan ini. Saat sulit sekarang ini, kami memang butuh perhatian dari pemerintah. Alhamdulillah, kami dapat BLT dari dana kampung. Bahkan diantar langsung ke rumah," ujar Kastini.Tidak berhenti di rumah Kastini, Camat Novendra, Penghulu Sialang Sakti Iswanto Muhammad Alim dan rombongan lanjut mendatangi rumah warga lainnya yang sudah memasuki usia renta dan tinggal seorang diri di rumah yang dibangun warga secara swadaya yaitu Misnanti (75).Wanita tua bertubuh mungil itu tidak pasih berbahasa Indonesia. Sehingga saat diajak berbicara oleh Camat, ia menjawab dengan bahasa jawa tulen. Misnanti sangat dikenal akrab dengan warga setempat."Keseharian ibuk ini berjualan keliling, karena sekarang puasa dan Covid-19, dia jadi tidak berjualan lagi. Makanya kami Babinsa dan Babinkamtibmas mengusulkan namanya ke Penghulu untuk masuk dalam daftar penerima BLT," kata Babinsa setempat.Misnanti menceritakan kehidupannya kepada Camat Novendra. Bagaimana ia bisa hidup sendiri dari rumah yang dibangun oleh warga setempat. Beberapa orang anaknya sudah berkeluarga dan tinggal di Perawang dan Lubuk Dalam. Tapi karena kecintaannya dengan kampung itu, ia tidak ingin pindah ikut anak-anaknya."Beberapa warga yang mendapat BLT DK tadi benar-benar tepat sasaran. Artinya penghulu benar-benar melakukan pendataan yang benar sesuai dengan kondisi warga. Ada yang sakit tumor sudah bertahun-tahun, ada yang janda, ada yang sudah tua hidup seorang diri dan buruh panen yang sudah tua," kata Mantan Camat Sungai Mandau ini.Dijelaskan Novendra, penerima BLT Dana Kampung (BLT DK) se Kecamatan Dayun itu 818 kepala keluarga. Diantaranya kampung Sialang Sakti 24 KK, Suka Mulya 39 KK, Banjar Seminai 39 KK, Teluk Merbau 60 KK, Merangkai 62 KK, Lubuk Tilan 108 KK, Brumbung Baru 54 KK, Pangkalan Makmur 94 KK, Buana Makmur 45 KK, Sawit Permai 102 KK dan Dayun 191 KK."Semoga BLT ini dapat meringankan beban masyarakat Sialang Sakti dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," katanya.

1 Orang PDP Asal Kecamatan Tualang Meninggal Dunia
09 Mei 2020 SIAK, Petah.id - Salah satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berinisial W (22) di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak  akhirnya meninggal dunia. sebelum ia sempat kritis dan sempat mendapat mendapat perawatan di RSUD Tengku Rafi'an Kabupaten Siak.Dengan meninggalnya W warga Kecamatan Tualang, sudah 7 orang yang berstatus PDP di Kabupaten Siak meninggal dunia. Tiga orang diantaranya sudah keluar hasil swab-nya dan dinyatakan negatif.W (22) meninggal pada Jumat dini hari (8/5/2020) sekitar pukul 03.30 WIB. Ia dimakamkan sesuai standar protap Covid-19 di pemakaman Belantik Siak.Kadis Kesehatan Kabupaten Siak, Tony Chandra membenarkan pasien W warga Kecamatan Tualang meninggal dunia."Meninggal dunia pada pukul 03.30 WIB dan  dimakamkan sesuai standar Covid-19 di Belantik, Siak," jelas Tony Chandra kepada awak media, Sabtu (9/5/2020).Sebelumnya, Pasien W dirawat di ruangan isolasi RSUD Tengku Rafian sejak tanggal 29 April 2020 lalu, dari pemeriksaan yang dilakukan tim medis, terdapat gangguan di paru-paru.Berdasarkan hasil pemeriksaan itu  W ditetapkan sebagai PDP dengan penanganan yang diberikan sesuai protokol Covid-19. "Tes swab-nya sudah dikirim ke laboraturium provinsi Riau, namun, hasilnya sampai saat ini belum keluar," tandasnya.

Pemda Siak Terima Bantuan Alkes Dari Chevron Untuk Tangani Covid 19
09 Mei 2020 SIAK, Petah.id - PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) menyerahkan bantuan sejumlah alat kesehatan (alkes) untuk mendukung upaya penanggulangan Covid 19 di Kabupaten Siak, yang akan dialokasikan pada RSUD Tipe D Kecamatan Minas. Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Bupati Siak Alfedri di gedung RSUD type D Minas, pada Jumat Pagi (8/5/2020).Bantuan yang diserahkan berupa 10 unit tempat tidur medis, baju Alat Pelindung Diri (APD) 145 pasang, masker bedah 1650 lembar, masker N-95 100 unit, hand sanitizer 312 unit, alat pengukur suhu tubuh 3 unit, serta 150 paket sembako.Usai menerima bantuan secara simbolis, Bupati Siak Alfedri selaku Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas kepedulian PT Chevron kepada Rumah Sakit dan masyarakat dalam rangka penanganan Covid 19 di Kabupaten Siak." Kita ucapkan terimakasih atas bantuan PT Chevron, dan akan segera didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya," kata Alfedri.Bantuan yang diserahkan tersebut, merupakan tindak lanjut dari permintaan dukungan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Siak dalam penanganan Covid 19, dan secara bertahap sebut Pemimpin Siak itu telah mendapatkan tanggapan positif.Sementara itu Sukamto, perwakilan manajemen PT CPI berharap bantuan yang diserahkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat maupun instansi terkait  Pemerintah Daerah yang menangani penyebaran Virus Covid-19."Semoga bantuan yang diserahkan ini bisa memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat kita," kata dia.‎Turut hadir menyaksikan penyerahan bantuan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Budhi Yuwono, Kadis Kesehatan Toni Candra, Kabag Humas dan Protokol Wan Syaiful Efendi serta Camat Minas Hendra Adi Nugraha.‎

Deteksi Dini Covid-19, Pemkab Siak Gelar Rapit Test 174 Warga Berstatus ODP di Tualang
08 Mei 2020 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri, meninjau pelaksanaan rapid test Covid-19 yang digelar di gedung olahraga kecamatan Tualang, Kamis pagi (7/5/2020).Rapid Test atau tes cepat corona covid-19 merupakan pengujian yang bertujuan untuk mendeteksi dini kasus Covid-19 sehingga pemerintah bisa melakukan tindakan tepat untuk pengobatan serta pemutusan rantai penyebaran virus.Rapid test dilakukan terhadap 174 warga Tualang yang berstatus ODP. Rapid test juga dilakukan terhadap tenaga kesehatan, TNI dan Polisi yang bertugas dan berinteraksi langsung dilapangan."Rapid Test ini sangat penting dilakukan untuk melihat kondisi selanjutnya dari 174 ODP yang ada Tualang ini," kata Alfedri.Alfedri bilang, akan melakukan uji Rapid test di kecamatan lain yang jumlah ODP banyak. Dengan pelaksanaan rapit test ini diharapkan ODP di kabupaten Siak jumlahnya, semakin melandai dan menurun."Rapid test hari ini kita prioritas untuk kecamatan Tualang, karena di sini selain penduduk nya padat, juga mobilisasi tinggi dan interaksi tinggi dengan daerah luar. Dengan adanya PSBB Kota pekanbaru dan PSBB daerah Sumatra Barat dan Medan menguntungkan buat kita karena orang di batasi untuk beriteraksi dan keluar,"harapnya.Kadis Kesehatan Tony Chandra menambahkan, setelah dilakukan Rapid tes sebanyak 40 orang baru 1 orang dinyatakan positif. Rapid tes ini dilakukan sebanyak 2 kali. Setelah dua kali pemeriksaan dinyatakan positif maka selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan VCR.Untuk rapid tes yang positif, pihaknya telah menyiapkan isolasi mandiri terkoordinir yang bertempat di asrama haji Kabupaten Siak. Lokasi tersebut sudah disiapkan petugas kesehatan, keamanan termasuk makanannya oleh Pemda.Kata Tony, setelah dua kali pemeriksaan hasilnya tetap positif, maka selanjutnya dilakukan swap tes untuk mengetahui apakah warga tersebut sudah terpapar virus corona. Jika Positif di lakukan isolasi di tempat yang pemerintah sediakan."Tahap awal ini kami sudah merencanakan 1000 rapid tes untuk seluruh kabupaten Siak, yang sudah datang ke Kabupaten Siak baru sekitar 680 dan yang sudah dilaksanakan sebanyak 238, ditambah 178," jelasnya.

TP PKK Siak Distribusikan 100 Paket Sembako Untuk Dhuafa di Koto Gasib dan Bungaraya
08 Mei 2020 SIAK, Petah.id - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Siak bekerjasama dengan Bank Riau Kepri Cabang Siak menyerahkan bantuan paket sembako kepada kaum dhuafa, janda tua, dan fakir miskin di Kecamatan Koto Gasib dan Bungaraya.Bantuan berjumlah 100 paket untuk dua kecamatan itu terdiri dari beras, tepung, gula dan minyak makan tersebut, diserahkan secara simbolis oleh Ketua PKK Kabupaten Siak Rasidah Alfedri dan Direktur Bank Riau-Kepri Cabang Siak Indra Gunawan."Bantuan ini berasal dari Bank Riau Kepri Cabang Siak, dan bekerjasama dengan TP PKK Siak untuk dua kecamatan, yaitu Koto Gasib dan Bungaraya" kata Rasidah menjelaskan, Selasa (5 Mei 2020) .Kemudian ia sampaikan pula, kegiatan penyaluran bantuan sembako untuk masyarakat tidak mampu tersebut telah berjalan di 7 kecamatan. Dan ini terselenggara berkat penyaluran dana CSR oleh sejumlah perusahaan dan BUMD di Kabupaten Siak."Program berbagi dari BRK ini adalah tahun kedua dengan jumlah yang sama namun tempatnya berbeda. Tahun lalu kami bagikan untuk kecamatan Siak dan Mempura" imbuhnya.Rasidah juga meminta agar bantuan ini tepat sasaran. Artinya utamakan warga miskin yang belum pernah menerima bantuan. Menurutnya tujuan pembagian sembako ini adalah Ia untuk meringankan beban hidup masyarakat, khususnya di saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan masa pandemi Corona.Sementara itu Direktur Bank Riau-Kepri (BRK) Cabang Siak Indra Gunawan menyampaikan bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial, terutama dalam masa wabah Covid-19 ini pihaknya turut membantu pemda. Diantaranya membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan."Ini bentuk kepedulian BRK kepada masyarakat yang kurang mampu agar bisa menjalani ibadah puasa Ramadhan dengan baik. Kedepan kami juga akan menyalurkan bantuan dengan cara bertahap" jelasnya.Penyerahan bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di kantor Camat dan selanjutnya dibagi-bagikan oleh Penghulu masing-masing kampung. Selain itu, Ketua PKK Siak dan rombongan langsung menyerahkan bantuan kerumah-rumah warga.

Jumlah ODP di Siak Meningkat Jadi 392
30 Maret 2020 SIAK, Petah.id - Jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Kabupaten Siak meningkat drastis, dari 93 orang pada Jumat (27/03/2020) menjadi 392 orang per Senin (30/03/2020).Peningkatan itu juga dipengaruhi karena banyaknya pekerja Siak yang berada di Malaysia kembali ke Siak, dan ditambah kepulangan sejumlah mahasiswa yang berada sejumlah wilayah luar Provinsi Riau."Sudah kita laporkan jumlah PDP di Siak ada 2 orang, satu orang di RSUD Siak, dan satu lagi dari perawang yang dirawat di Rumah Sakit Tentara sementara itu jumlah ODP sebanyak 392 orang yang 65 orang Malaysia dan ada juga dari mahasiswa yang dari pulau Jawa, Jakarta dan lainnya," urai Bupati Siak Alfedri setelah acara Vidio Confrence di Kantoe Bupati Siak, Senin (30/03/2020) Siang.Pemda Siak juga menggalang donasi untuk warga kabupaten Siak yang terpapar wabah Covid-19 serta menggalang dana dari CSR perusahaan yang ada di Kabupaten Siak."Kita mendapat bantuan dari salah satu perusahaan sebanyak 1.500 liter cairan desinfektan dan akan kita bagikan ke relawan kampung yang nanti akan kita bentuk untuk secara bersama melawan wabah covid-19,"jelas Alfedri.Ditambahkannya, Pemkab Siak juga mendapat bantuan dari Provinsi 100 ton Bulog dan saat ini bantuan tersebut diletakkan di Gudang Bulog di Kecamatan Bunga Raya."Kita juga sudah menerima sebanyak 180 unit Rapid Test dan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 50 unit,"tambah Alfedri.Rapid Test tersebut, lanjut Bupati Siak,akan kita gunakan untuk mengidentifikasi masyarakat Siak yang baru pulang dari Malaysia serta masyarakat lainnya yang baru saja pulang dari wilayah yang terpapar wabah Covid -19."Nanti Warga Siak yang baru pulang dari Malaysia akan kita lakukan pengecekan dulu menggunakan Rapid Test,"tutupnya.

Pemkab Siak Anggarkan Rp28,9 Miliar Tangani Pandemi Covid-19
30 Maret 2020 SIAK,Petah.id - Pandemi Covid-19 membuat Pemerintah Kabupaten Siak mengalokasikan anggaran Rp28,9 miliar. Anggaran tersebut diambil dari DID, Alkes serta dana BLUD RSUD Siak.Bupati Siak Drs H Alfedri usai video konferensi dengan Gubernur Riau H Syamsuar mengatakan, pihaknya saat ini sangat konsen mengatasi agar Siak tidak menjadi pandemi Covid-19."Kami terus berupaya secara bersama-sama memutus mata rantai Covid-19. Kami menganggarkan sebesar Rp28,9 miliar dari dana DAK, DID, Alkes termasuk dana BLUD RSUD Siak. Anggaran itu juga kami persiapkan untuk sembako murah," jelas didampingi Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya, Senin (30/03/2020) Siang.Tidak hanya sampai di situ, Alfedri juga mengatakan, saat ini pihaknya sudah menginstruksikan Kepala Dinas Keseharan Siak untuk memberikan SK kepada para perawat yang secara serius bertugas menangani wabah Covid-19."Kita siapkan insentif untuk petugas medis yang betul-betul bertugas dalam menangani Covid-19. Saya minta ada SK dari Kadiskes Siak," kata Alfedri.Alfedri sangat berharap anggaran yang digelontorkan pihaknya ini tepat sasaran. Sehingga tidak ada lagi keluhan dari masyarakat maupun dokter dan perawat yang berada di garda terdepan.Selanjutnya Kapolres Doddy menambahkan hari ini, Selasa (31/3) melakukan penyemprotan desinfektan di kota dan permukiman.“Kami melakukan ini agar masyarakat benar benar terbebas dari Covid-19,” ungkap Doddy.

Selain Berkualitas, Rasidah Alfedri Juga Ingin Kemasan Produk UMKM Harus Menarik
06 Maret 2020 SIAK, Petah.id - Sebanyak 12 Stand Bazar turut memeriahkan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke X Tingkat Kecamatan Sungai Mandau, yang dilaksanakan di Kampung Tasik Betung. Diantara stand tersebut diisi oleh Pemerintah Kampung se-Kecamatan Sungai Mandau, Korwil Pendidikan, Perusahaan, dan instansi lain.Peserta Bazar dalam kesempatan itu memamerkan dan menjual berbagai produk unggulan ciri khas dari masing-masing kampung, diantaranya makanan ringan, kue tradisional, produk kerajinan tangan, buah-buahan, hasil pertanian dan lain sebagainya.Tidak terkecuali stand bazar kampung Muara Kelantan yang menampilkan hasil karya ibu-ibu UP2K dan warga berupa produk tas dan sepatu rajutan, makanan khas, serta beragam hasil pemanfaatan lahan pekarangan rumah dan perpustakaan kampung.Stand Bazar dan pameran yang dilaksanakan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Perempuan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Siak Rasidah Alfedri, Kamis (5/3/2020) kemarin."Sungai Mandau ini sudah dikenal dengan kemasan makanan yang bagus dan bersih," ucap Rasidah saat ditemui di salah satu stand bazaar.Artinya kata dia, masyarakat Sungai Mandau sudah paham bagaimana cara memasarkan produk-produk usahanya."Sekarang ini konsumen tidak hanya melihat kualitas produknya saja, tapi juga dari kemasan yang membungkusnya," sambung Rasidah.Karena itu lanjut dia, kemasan produk harus diupayakan cantik dan menarik, disertai dengan informasi masa berlaku, label halal, BPOM dan lain sebagainya.Di lain pihak Penghulu Kampung Bencah Umbai, Supriadi menuturkan, salah satu produk unggulan dari Kampungnya adalah jeruk nipis. Meski baru tahap uji coba tapi ia yakin jeruk nipis punya potensi besar."Ini milik salah satu warga kami dan hasil panen buah perdana dihasilkan sebanyak 200 kg, yang telah beli orang dari Perawang," terangnya.Ia juga menyebut masyarakat juga sangat antusias untuk menanam jeruk nipis tersebut, namun saat ini masih terkendala ketersediaan lahan.

Alfedri Paparkan RDTR Kawasan Perkotaan Siak Sri Indrapura untuk 20 Tahun Mendatang
25 Februari 2020 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Siak Sri Indrapura Kabupaten Siak dan Kabupaten Kota lainnya di Indonesia yang dilaksanakan di Jakarta, Senin (24/02/20).Rapat yang dipimpin Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional tersebut, menindaklanjuti Surat yang dilayangkan Pemkab Siak Tanggal 5 Februari 2020 yang lalu, perihal Permohonan Persetujuan Substansi Dokumen RDTR Kawasan Perkotaan Siak Sri Indrapura Tahun 2020-2040. Turut hadir bersama Bupati dalam pertemuan, Ketua dan Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Siak Sujarwo dan Zulfaini, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.Pemimpin Siak itu dalam pemaparannya menjelaskan kepada pimpinan rapat, terkait Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Siak Sri Indrapura, diantaranya seputar latar belakang penyusunan RDTR, tujuan penataan Bagian Wilayah Perkotaan (BWP) dan pembagian Sub Bagian Wilayah Perkotaan (SWBP), potensi kawasan, isu strategis, muatan RDTR, serta harapan percepatan Perda RDTR.“Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) meliputi perkotaan Siak Sri Indrapura, sebagai pusat koleksi dan distribusi skala regional meliputi Kecamatan Siak dan Kecamatan Mempura, dikarenakan Kawasan Kesultanan Siak Sri Indrapura dan sekitarnya merupakan Kawasan Strategis Provinsi Riau dari segi sosial budaya, yang diperkirakan akan menjadi kawasan yang memiliki potensi investasi. Karena itulah Kecamatan Siak dan Mempura masuk kriteria Penyusunan RDTR Online Single Sistem (OSS) dari Kementerian Perekonomian” kata Bupati Alfedri.Dijelaskannya, hal tersebut dalam rangka mengimplementasikan Perpres Nomor 24 Tahun 2018 tentang pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik melalui penyederhanaan regulasi, dan mempermudah birokrasi perizinan dengan menyatukan pengajuan, proses, dan pengeluaran perizinan berusaha melalui sistem pengelolaan perizinan terpadu elektronik OSS. Bagi daerah yang belum memiliki RDTR sebut Bupati Alfedri, investor atau pelaku usahanya diwajibkan mengajukan izin lokasi melalui sistem OSS.“Karena itulah, perlunya percepatan penyusunan RDTR ini sebagai dasar perizinan pemanfaatan ruang, dengan mengutamakan kabupaten dan kota tujuan investasi, dalam mendukung kemudahan berusaha melalui pelaksanaan perizinan investasi terpadu secara daring atau OSS” harapnya.Ia juga berharap RDTR tersebut dapat segera ditetapkan dan dapat digunakan menjadi instrumen pengendalian dalam pemanfaatan ruang di Kawasan Perkotaan Siak Sri Indrapura, dan sinkron dengan kebijakan sektoral dan pusat. Sehingga percepatan pengesahan Ranperda menjadi PERDA akan menjadi dasar hukum nantinya dalam pengembangan kawasan.Selain itu Alfedri juga menjelaskan tujuan dari zonasi BWP yaitu mewujudkan aspek keruangan yang harmonis antara budaya, wisata dan lingkungan Kawasan Perkotaan Siak Sri Indrapura, yang secara administratif merupakan bagian dari Kecamatan Siak dan Kecamatan Mempura, dengan luas 5.852,82 Ha dan terbagi dalam 7 Kampung dan 3 Kelurahan. Dalam rancangan tersebut, BWP Perkotaan Siak Sri Indrapura terbagi menjadi empat Sub BWP diantaranya Kawasan Cagar Budaya, pusat pemerintahan Kabupaten Siak, perekonomian Pasar Belantik, serta kawasan wisata dan perekonomian.Untuk mendukung argumentasinya, Bupati dalam kesempatan itu juga memaparkan beberapa isu strategis dalam RDTR, diantaranya selain sektor migas, perekonomian Kabupaten Siak saat ini sangat bergantung kepada sektor pertanian dan industri pengolahan, peningkatan kontribusi sektor jasa terutama peningkatan daya saing sektor pariwisata melalui pengembangan, promosi, dan pembenahan tata kelola pariwisata, peningkatan Pendapatan Asli Daerah yang belum dapat menopang percepatan pembangunan daerah, pengembangan Kota Pusaka, serta predikat Siak sebagai Kabupaten Hijau.Ia juga menjelaskan untuk konsep pengembangan SBWP prioritas, tema pengembangan yang diusung adalah “Pengembangan Destinasi Wisata Halal Berpadu Dengan Konsep Pelestarian Budaya”.“Kedepan untuk Konsep SBWP kawasan prioritas, akan dibagi dua yaitu zona inti dan zona penunjang. Zona inti Kawasan Cagar Budaya Siak Sri Indrapura merupakan pelindungan mutlak dengan pengembangan dan pemanfaatannya diarahkan sebagai Kawasan bersejarah dengan fungsi utama sebagai fungsi edukasi, kegiatan budaya dan sosial, ikon wisata internasional, pusat bisnis dan perdagangan terbatas” jelasnya.Sedangkan Zona penyangga ungkapnya berupa ruang hijau dan tidak berfungsi untuk kepentingan komersial. Dimana zona penyangga ditentukan berdasarkan kebutuhan perlindungan zona inti, dan terhadap gangguan atau ancaman terhadap Benda, Bangunan, Struktur, Situs, dan Kawasan Cagar Budaya.

Lewat Bantuan Usaha, Bupati Alfedri Berharap Ekonomi Warga Meningkat
25 Februari 2020 SIAK, Petah.id - Puluhan Warga Merempan Hilir berkumpul di Balai Desa, Kantor Penghulu kampung Merempan Hilir, kecamatan Mempura. Kehadiran mereka mendengarkan paparan yang di sampaikan Bupati Siak H Alfedri terkait penyaluran bantuan Program BAZnas kabupaten Siak."Hari Ini kami secara langsung mendengarkan apa yang menjadi usulan masyarakat Merempan Hilir. Bincang-bincang ini terkait meningkatkan kesejahteraan masyarakat, lewat bantuan yang dananya bersumber dari BAZnas Siak,"ujar Bupati Siak Alfedri, pada acara Audiensi Langsung Bupati Siak dengan Masyarakat Kurang Mampu Kampung Merempan Hilir terhadap Program BAZ Kabupaten Siak, Ahad, (23/02/20).Lanjutnya, tatap muka langsung ini, baru dua kampung di mulai setelah minggu kemarin di lakukan di Kampung Buantan Besar kecamatan Siak, dan sekarang di Merempan Hilir. Diharapkan warga membuat usulan harus cocok dengan karakteristik tanah di sini, itu pun jika jenis bantuan usah pertanian."Ada yang mengusulkan modal usaha tanam ubi racun, ini sangat saya dukung, karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Di banding sawit, Kalau sawit kita stop dulu. Atau usaha lain seperti jagung, cabe dan bawang ini juga di butuhkan di pasar,"terangnya.Dirinya berharap, melalui tatap muka langsung turun kedesa, akan di temui warga miskin atau lansia yang belum masuk ke dalam data terpada penerima bantuan Pemerintah seperti program PHK,KIP dan KIS."Melalui pertemuan langsung seperti ini, kemiskinan dapat di ketahui dan data yang ada dengan mudah di up date. Saya berharap setiap usulan yang masuk di akomodir kemudian di bahas di tingkat kabupaten, bulan depan kita sudah mulai, namun tidak semua usulan kita bantu, tapi kita lakukan secara bertahap,"harapnya.Dirinya meminta kepada tim semua usulan dibuatkan matrik, mana yang paling prioritas itu yang dibantu, Ia juga berharap bantuan ini bersumber dari dana zakat. Mudah mudahan Allah Ridho dengan usaha ini, dan dana zakat dari daerah ini semakin bertambah."Hari ini kita berjumpa bukan terhakir, saya mintak tim program ini tolong di kongkritkan, Kalau Bapak ibu hari ini menerima bantuan dana zakat, Besok bapak ibu yang berzakat, untuk bantuan tahun ini akan di bantu 20 unit rumah layak huni dari Kementrian PUPR, semoga Allah Ridho dengan usaha kita,"tutup Alfedri.Dari usulan yang di sampaikan warga jenisnya berpariasi, ada yang meminta rumah layak huni, bantuan alat pertanian, modal usaha, alat nelayan, ternak, modal usah, serta bantuan bagi lansian, Fakir yang tidak memiliki penghasilan. Untuk Kampung Merempan Hilir warga akan di bantu berjumlah 53 orang.Pertemuan Itu berlangsung cair, di buka oleh Kepala Bapeda Kabupaten Siak Wan Yunus di dampingi Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Siak Robiati, Sekcam Mempura, Komisioner BAZnas kabupaten Siak serta di hadiri puluhan masyarakat Merempan Hilir.

122,8 Hektare Kebun Sawit di Kampung Empang Pandan Masuk Program Replanting
14 Februari 2020 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri melakukan penanaman perdana program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) atau Replanting di Kampung Empang Pandan Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak."Alhamdulillah, hari ini kita melakukan penanaman perdana peremajaan kelapa sawit, atau replanting yang akan di laksanaan di Kampung Empang Pandan, Kecamatan Koto Gasib, kabupaten Siak dengan luas 122,8 Ha dari total lahan yang ada di sini kurang lebih 900 Ha,"kata Bupati Siak Alfedri saat di temui usai acara, penanaman perdana Jum'at (14/2/2020) siang.Di jelaskannya, program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di kecamatan Koto Gasib ini merupakan program dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Untuk tahap pertama luas lahan sawit yang akan dilakukan peremajaan seluas 122, 8 Ha dengan jumlah petani sebanyak 55 orang.Pelaksanan replanting itu di dukung oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP Riau) yang siap mensupport para petani yang lahannya di replanting harus menunggu 30 bulan sampai berbuah. Dengan melakukan pendampingan BPTP bersama para petani melakukan budidaya tanaman tumpang sari di lahan sawit yang di remajakan."Kita tidak ingin melakukan replanting yang tujuannya untuk mengatasi kemiskinan, namun memunculkan kemiskinan baru, makanya dengan adanya dukungan BPTP Provinsi Riau kita mendapat dukungan, bagaimana nanti masyarakat diberikan pendampingan menjelang sawitnya panen, bagaimana nanti ada usaha tani, akan diupayakan penanaman jagung, padi gogo, kedelai dan semangka,"terangnya.Dirinya berharap dari luas lahan yang belum di replanting, untuk tahap kedua juga dapat di bantu melalui dana BPDPKS. Alfedri juga mondorong Gapoktan, Kelompok Tani dan Koprasi Sawit agar membuat program peremajaan kebun sawit dengan baik.Sementara itu Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Pandan Jaya Agus Slaim Siregar mengatakan, merasa terharu dengan di lakukannya peremajaan sawit ini. Karena butuh waktu cukup lama menanti program ini.Ia menjelaskan, Batang sawit yang ada sekarang tidak lagi produktif, tentu berdampak pada hasil yang di panen dan berpangaruh juga dengan pendapatan keluarga. Dari informasi yang di dapat batang sawit yang ada di kampung Empang Pandan tahun tanam antara tahun 1982-1983."Bagi kami peremajaan ini sangat penting di lakukan, karena usia sawit kami lebih dari 25 tahun. Kami berharap setelah tahap pertama berhasil, kami juga mencoba usul untuk dilakukannya peremajaan sawit tahap kedua, ayo para petani untuk menuntaskan peremajaan kebun sawit rakyat ini,"ungkapnya.Pelaksanaan replanting Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) atau Replanting di Kampung Empang Pandan Kecamatan Koto Gasib di dukung oleh PT Palma Inti Lestari sebagai mitra dalam medukung budi daya Sawit serta di dukung oleh Bank Riau Kepri.Hadir pada acara itu Kepala BPTP Provinsi Riau, Ketua Dirjen BUN Pusat, Wakil Ketua Dewan Siak, Kadis DPMK Siak, Camat Koto Gasib, Perwakilan PT Palma Inti Lestari, Perwakilan PT Bijan Inti Mekar. Pengurus Gapoktan se Kecamatan Koto Gasib serta perwakilan Dari PT Bank Riaukepri.

Kabupaten Siak Punya Live Room dan Layanan Darurat Call Center Siak Siaga 112 Sebagai Pusat Perintah dan Koordinasi
14 Februari 2020 SIAK, Petah.id - Pemerintah Kabupaten Siak meluncurkan fasilitas Command Center Siak Live Room, yang berada di Ruang Bandar Serai Kantor Bupati Siak, Kamis (13/2/20).Fasilitas canggih berbasis teknologi komunikasi tersebut kedepan akan menjadi pusat perintah, koordinasi, dan pembuatan keputusan dalam merespon suatu kejadian penting atau darurat di Kabupaten Siak.Berbagai aktifitas Aparatur Sipil Negara hingga masyarakat juga akan terpantau secara langsung melalui layar besar yang berada kantor maupun smartphone Bupati Siak Alfedri lewat aplikasi yang tersedia.Selain itu, dalam Siak Live Room juga mencakup fasilitas video conference yang memungkinkan Bupati Alfedri berkomunikasi tatap muka dengan aparatur pemerintahan yang berada di kecamatan terjauh sekalipun seperti di Kecamatan Kerinci Kanan dan Kecamatan Kandis, selain juga dapat dimanfaatkan untuk berkomuikasi antar Pemerintah Kabupaten dan Kota, Pemerintah Provinsi hingga ke Pemerintah Pusat bila diperlukan.Yang paling menarik bagi masyarakat Negeri Istana, tentunya layanan Call Center tanggap darurat Siak Siaga 112, yang diinisiasi Kementerian Kominfo RI untuk memudahkan penelpon dalam meminta pertolongan dalam situasi darurat seperti tindak kejahatan, kebakaran atau kecelakaan, dan sakit mendadak dan lain sebagainya.“Layanan Call center 112 ini merupakan yang kedua di Riau, dan akan menjadi nomor tunggal bebas pulsa yang memudahkan setiap orang mendapatkan bantuan dalam kondisi darurat, kemudian meneruskan laporan ke dinas-dinas terkait untuk mendapatkan respons secepatnya. Layanan Siak Siaga 112 juga akan memandu untuk melakukan tindakan-tindakan yang perlu diambil sesuai dengan kondisi darurat yang dialami pelapor," kata Dirjen Penyelenggaraan Pos dan informatika Kementerian Kominfo, Ahmad M. Ramli yang turut menghadiri seremonial peluncuran Siak Live Room.Bupati Siak Alfedri saat memberikan sambutannya menyebut fasilitas Siak Live Room dan layanan Call Center Siak Siaga 112 ini merupakan bagian dari jawaban dan tantangan Pemerintah Kabupaten Siak dalam memberikan pelayanan publik khususnya dalam situasi darurat yang cepat, tepat dan efisien.“Sebagaimana kita ketahui bersama Kabupaten Siak juga merupakan daerah yang rawan terjadi karhutla. Adanya Call Center Siak Siaga 112 ini, akan mempermudah masyarakat melaporkan kemunculan titik api. Selain itu fasilitas video conference juga akan mempermudah para camat melaporkan peristiwa penting yang terjadi di wilayahnya,” kata Bupati Alfedri.Selain itu, layanan Siak Live Room dan call center 112 ini kata orang nomor satu negeri istana itu merupakan bagian dari program smart city, yang dapat diakses bebas pulsa pada di semua operator baik melalui telephone seluler maupun melalui telephone rumah, dan beroperasi selama 24 jam.

Alfedri Sampaikan Tiga Poin Penting Terkait Capaian Pembangunan di Siak
14 Februari 2020 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri pimpin langsung Rapat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Siak Tahun 2021 sekaligus dirangkai dengan launching kegiatan Sensus Penduduk 2020, di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak, Kamis (13/2/20).Dikatakan Alfedri ada tiga point agenda penting yang perlu disampaikannya yakni perkembangan capaian pembangunan Kabupaten Siak, prioritas pembangunan Tahun 2021, dan target pembangunan Tahun 2021.Pada poin capaian pembangunan daerah Kabupaten Siak, Alfedri juga menjelaskan beberapa hal terkait data pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak.“Pertumbuhan Ekonomi Daerah meningkat dari sektor Migas dan Non Migas, dan inflasi stabil pada tingkat yang rendah. Dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Siak terus meningkat dan sudah masuk kategori tinggi. IPM Siak tertinggi kedua di Provinsi Riau setelah Kota Dumai, dengan pencapaian 73.73 di tahun 2018” jelasnya.Lanjut Alfedri, persentase penduduk miskin Kabupaten Siak pada Tahun 2018 sebesar 5.44%, tergolong lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Tingkat kemiskinan Kabupaten Siak juga berada di bawah persentase penduduk miskin Provinsi Riau sebesar 7,39%.“Agenda prioritas pembangunan Kabupaten Siak pada Tahun 2021 diantaranya peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, pengembangan pariwisata, peningkatan insfrastruktus dasar, pelestarian lingkungan hidup, peningkatan kawasan strategis ( kawasan pertanian, pariwisata dan KITB, serta peningkatan pelayanan public” lanjutnya.Terkait agenda target pembangunan Tahun 2021, Bupati Alfedri dalam kesempatan itu juga menjelaskan beberapa poin yang diharapkan kedepan, diantaranya Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ) dengan nilai 74.48, tingkat kemiskinan 4.5% - 5%, pertumbuhan ekonomi 1 - 1.5%, Inflasi 2% - 3%, serta tingkat pengangguran terbuka 3% - 4%.Ekspose Agenda Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Siak Tahun 2021 bertemakan "Peningkatan Kualitas SDM yang Agamis dan Berbudaya Melayu" turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Siak Azmi, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Jamaludin, para Pimpinan OPD, Camat se-Kabupaten Siak, serta tokoh masyarakat.

Pemkab Siak Terima LHE SAKIP Predikat B dari Menpan-RB
10 Februari 2020 SIAK, Petah.id - Sempena acara Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Award 2019, Pemerintah Kabupaten Siak raih predikat B dalam menerima Laporan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah (LHE SAKIP).Acara tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (10/2/2020).Tidak hanya berhasil meraih predikat B, Pemkab Siak juga berhasil meraih akumulasi penilaian tertinggi di Provinsi Riau dengan jumlah nilai keseluruhan 67,99 poin.LHE SAKIP tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo, dan disaksikan Gubernur Riau Syamsuar, kepada Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Jamaluddin, di lokasi acara Radisson Golg dan Convention Center Batam.Seusai menerima penghargaan tersebut, Jamaluddin yang hadir mewakili Bupati Siak Alfedri didampingi Kepala Bappeda Wan Yunus dan Inspektur Fally Wurendarasto, mengucapkan syukur dan terimakasih atas penghargaan yang telah diraih."Alhamdulillah, hari ini kita bersyukur atas pencapaian LHE SAKIP dari Kemenpan-RB, dimana pada tahun ini kita masih menjadi yang terbaik di Riau dengan mendapatkan nilai 67.99 dengan predikat B, Hasil ini tentunya meningkat dari tahun lalu dengan nilai 66.26,"kata Jamaluddin.Disebutkan Jamal, kedepan Pemkab Siak akan terus berupaya meningkatkan kualitas Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah, dan menargetkan meraih akumulasi nilai diatas 70 agar mendapat predikat BB, untuk LHE SAKIP tahun yang akan datang.“Saya berharap seluruh OPD dilingkungan Pemkab Siak terus meningkatkan kinerja terutama yang berkaitan aspek diperencanaan, renstra dan keuangan, serta yang tidak kalah penting penerapan dan implementasi e-planing dengan e-budgeting harus bias disingkronkan,"terangnya.Ditambahkannya, pihaknya juga berencana akan melakukan studi banding ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dikarenakan Pemprov Kepri kata Jamal berdasarkan hasil evaluasi SAKIP tahun ini berhasil mencapai predikat BB.

Alfedri Lantik Jamaluddin jadi PJ Sekda Siak, Tengku Said Hamzah Masuki Masa Purnabhakti
03 Februari 2020 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri lantik Asisten Administrasi Umum Setda Jamaluddin sebagai Pejabat Sekretaris Daerah Siak menggantikan Tengku Said Hamzah yang sudah memasuki masa purnabhakti, di Ruang Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak, dengan disaksikan Ketua DPRD serta anggota Forkompinda Kabupaten Siak, Senin pagi (3/2/20)."Penjabat Sekda berperan membantu tugas kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan masyarakat, serta pelaksanaan berbagai program dan kebijakan pembangunan. Selamat menjalankan tugas dan amanah dengan sebaik-baiknya," kata Alfedri dalam sambutannya.Sesuai peraturan dan perundang-undangan berlaku, Alfedri menyebut jabatan Penjabat Sekda berakhir setelah ditunjuknya pejabat Sekretaris Daerah defenitif nantinya. Kendati demikian tanggungjawab dan peran yang dijalani kedepan oleh Jamaluddin sangat strategis dalam membantu kepala daerah melaksanakan program pembangunan."Saya berharap saudara Penjabat Sekda dapat menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik, khususnya dalam menjalankan roda pemerintahan dan melaksanakan pembinaan administrasi dan kepegawaian dalam memberikan pelayanan publik terbaik," ujar Alfedri.Dikesempatan yang sama, Bupati Alfedri juga menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada T. S. Hamzah yang telah mengabdikan diri sebagai Sekretaris Daerah mulai dari Tahun 2014 yang lalu."Banyak hal yang patut dicontoh dari beliau untuk menjadi panutan bagi para ASN, seperti kedisiplinan dan komitmen yang tinggi untuk memajukan daerah" sebut Alfedri.Diujung sambutannya, orang nomor satu Negeri Istana itu menyebut sebagai salah satu bentuk menjaga keberlanjutan dan kesinambungan dalam upaya optimalisasi kinerja sistem dalam birokrasi, ia berharap penjabat Sekda yang baru dapat melanjutkan tugas membantu kepala daerah menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan dinas maupun lembaga teknis daerah lainnya.

Pada Momen MTQ, Alfedri Berharap ada Duta Perwakilan dari Kampung Bandar Pedada ke Tingkat Kabupaten
02 Februari 2020 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke V, Kampung Bandar Pedada, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Sabtu (1/02/2020) malam." Dengan dilaksanakannya MTQ ini, kita harapkan nantinya ada duta mewakili yang Kampung Bandar Pedada ke tingkat Kecamatan, Kabupaten, bahkan di tingkat nasional,"ungkap Alfedri.Dikatakan Aldedri, butuh proses untuk meraih, sebab tidak ada keberhasilan di dapat dengan instan, juga tidak ada juara tanpa proses latihan dengan intensif, sistematis dan terukur."Meski di MTQ tingkat provinsi kita pernah juara tiga, dan terhakir di Kampar kita juara lima, meski mengalami penurunan, tetapi tidak terlalu jauh turunnya. Ini tetap kita evaluasi, kita juga tidak mau anak-anak kita main mewakili daerah lain, untuk mengantisipasi hal itu tahun ini di MTQ tingkat kabupaten kita majukan di minggu ke tiga bulan maret mendatang di kecamatan Kandis," terangnya.Lanjutnya, apa yang di sampaikan penghulu banyak pembangunan sarana infrastruktur yang perlu di tingkatkan di sini. Namun yang tak kalah penting membangun umat, membangun mental spritual. Karena tujuan pembangunan bagaimana memanusiakan manusia."Bagaimana manusia bisa selamat, di dunia maupun di akhirat, tentu kualitas hubudiah umat juga ditingkatkan, salah satunya melalui siar Al-qur'an," tandasnya.Sementara itu, Penghulu Kampung Bandar Pedada Nasrudin mengatakan, hal-hal yang berkenaan dengan kampung Bandar Pedada tentang pembangunan inprastruktur."Alhamdulillah sudah banyak realisasi Namun demikian fasilitas umum yang yang bersifat skala besar ini masih belum cukup untuk kami dapatkan maka dalam hal ini kami mohon kepada Bapak Bupati dan anggota DPRD yang kebetulan ada pada sore hari ini kami mohon nanti hasil musrembang yang kami laksanakan di Kabupaten agar mendapat perhatian khusus,"ungkapnya.Momen kehadiran Bupati Siak dan anggota dewan dimanfaatkan oleh Nasrudin untuk menyampaikan berbagai persoalan di kampungnya. Mulai mesjid kampung yang pembangunannya tak kunjung usai, hingga inprastruktur jalan.Usulan itu di langsung di respon oleh bupati dan dua anggota dewan Siak dengan menginfakkan semen berjumlah 100 sak yang diperuntukan kelanjutan pembangunan sarana ibadah di kampung Bandar Pedada.Hadir pada cara itu Anggota DPRD Siak Sujarwo, Camat Sabak Auh, Penghulu Bandar Pedada, Para penghulu se kecamatan Sabak Auh, Bapekam serta ratusan masyarakat turut menyaksikan kegiatan itu.

Resmikan Pasar Rakyat Talang Bosa, Bupati Siak Berharap Dapat Mendongkrak Perekonomian Masyarakat
30 Januari 2020 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri, secara langsung resmikan Pasar Talang Bosa, di Kampung Belutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (29/1/2020).Tidak hanya pasar rakyat, Ia juga resmikan beberapa bangunan, yakni Jembatan Sungai Leko, Sumur bor Tirto Kencono Pansimas III tahun 2019 serta peresmian Kantor Lurah Kandis Kota tahun 2020.Dikatakan Alfedri, salah satu program Pemerintah Daerah adalah, adanya pasar rakyat di setiap Kecamatan se Kabupaten Siak."Alhamdulillah, pasar rakyat yang ada di Kecamatan Kandis hari ini telah diresmikan penggunanya. Mari kita sama-sama bekerjasama untuk meramaikan pasar rakyat Talang Bosa ini," kata Alfedri.Alfedri berharap, dengan adanya pasar rakyat Talang Bosa di Kampung Belutu, dapat meningkatkan perekonomian dan Kesejahteraan masyarakat."Semoga dengan adanya pasar rakyat ini, bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat Kandis umumnya dan Kampung Belutu khususnya. Ini merupakan pasar tradisional, jadi disini semua barang yang dijual harganya murah," jelasnya."Saya berharap, agar infrastruktur yang telah dibangun ini bisa dijaga dengan baik. Agar kita bisa merasakan manfaatnya dalam jangka waktu yang lama," tambahnya.Sementara itu, Camat Kandis, Said Irwan mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bupati Siak Alfedri, beserta seluruh rombongan, untuk dapat hadir dan meresmikan beberapa bangunan di Kecamatan Kandis."Alhamdulillah hari ini Bupati Alfedri meresmikan secara langsung beberapa bangunan dan infrastruktur di Kecamatan Kandis, yakni Pasar Talang Bosa, Jembatan Sungai Leko, Sumur bor Tirto Kencono Pansimas III tahun 2019 serta peresmian Kantor Lurah Kandis Kota tahun 2020," kata Said Irwan.

Alfedri Sebut Ubi Kayu Bernilai Ekonomis
29 Januari 2020 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri sampaikan ubi kayu memiliki nilai ekonomis. Hal itu dikatakannya saat diajak kelompok Tani di Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, untuk memanen ubi kayu dilahan seluas 2 hektar milik warga.Pada kesempatan itu, Alfedri apresiasi Penghulu Kampung atas upayanya mengajak kelompok tani untuk menanam ubi. Ia menilai hasil dari ubi kayu tersebut cukup memuaskan, bahkan lebih menguntungkan ketimbang sawit."Tadi dihitung tiap-tiap 1 hektar ditanam 10 ribu batang. jika 1 batang menghasil 10kg maka total hasil panennya 100.000 kg. Kalau harga perkilonya 1000 rupiah, maka hasilnya jadi 100 juta rupiah. Ini jelas sangat menguntungkan," kata Alfedri, Rabu (29/1/2020).Ia menjelaskan, dalam waktu 8 sampai 9 bulan, sudah bisa dipanen. Oleh karena itu Alfedri mengajak  masyarakat untuk bisa memanfaatkan lahan kosong dengan menanam ubi kayu, ubi gajah, bawang merah atau usaha peternakan.Lebih lanjut kata dia, pemerintah menghimbau Penghulu atau Kepala Desa mengoptimalkan penggunaan dana kampung untuk pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kerakyatan. Dana kampung bisa digunakan untuk membantu kelompok tani ataupun peternakan serta pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).Di samping itu dirinya mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan tidur atau lahan kosong untuk ditanami sayuran ataupun tanaman yang bermanfaat lainnya.Menurutnya, hasil sayuran atau buah-buahan yang ditanam di atas lahan kosong tidak hanya berdampak pada pemanfaatkan lahan namun juga meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat tersebut.Penghulu Rantau Bertuah, Darbi mengatakan karena adanya pabrik tapioka di Kecamatan Kandis menjadi alasan dirinya mengajak para petani untuk menanam ubi kayu.Ia bilang, jika uji coba ini berhasil maka usaha tersebut ia teruskan kepada kelompok tani yang lain melalui dana desa tersebut."Jika ini berhasil, kami akan mengajak kelompok masyarakat yang lain untuk melakukan hal yang sama. Cuma, mereka harus membuat pengajuan dan membentuk kelompok tani terlebih dahulu" ucapnya.

Bupati Alfedri Resmikan Bumkam Mart di Kampung Rantau Bertuah
29 Januari 2020 SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri meresmikan Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) Mart Syariah Tuah Rezeki di Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas,Kabupaten Siak, Riau, Rabu (29/1/2020).Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Bupati Alfedri didampingi Penghulu, Camat Minas dan Kadis PMK. Bupati juga meninjau isi dalam BUMKam Mart setelah peresmian."Harapan kami, BUMKam Mart ini dapat mengangkat ekonomi masyarakat kampung karena potensi ekonomi kampung sangat luar biasa jika dikembangkan dengan baik. Kreativitas dan inovasi pengurus BUMKam ini sangat kita harapkan,” kata Alfedri.Bupati berharap BUMKam 'warung Tuah Rezeki' tidak hanya menjual produk kebutuhan sehari-hari, namun juga menjual produk dari pelaku usaha kecil, seperti kerupuk ubi, kue basah dan lain sebagainya.“Semoga BUMKam Tuah Rezeki Rantau Bertuah bisa berkembang pesat dan bisa memberikan kesejahteraan untuk masyarakat” harapnya.Sementara itu, Penghulu Rantau Bertuah, Darbi menerangkan bahwa nantinya BUMKam Mart akan menjadi wadah untuk memasarkan produk-produk UKM kampung Rantau Bertuah. Sehingga produk hasil karya masyarakat akan dapat bersaing dengan produk lainnya.“Harapan kami, hasil dari BUMKam ini bisa menjadi salah satu PAD kampung, dan bisa mendongkrak ekonomi kampung ini" ujarnya.Untuk kemajuan kampung ini selanjutnya ia akan membuat wisata alam, usaha perkebunan dan peternakan. Salah satunya perkebunan ubi kayu yang telah di panen oleh Bupati Siak sebelum meresmikan BUMKam Mart Tuah Rezeki .Dalam kesempatan itu, Alfedri menyerahkan bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng kepada 36 Lansia dan 5 orang disabilitas. Kemudian bantuan bola voli dan 1 net kepada pemuda kampung, serta bantuan untuk Paud, TK, MDTA, MDTW, Posyandu Lansia dan Balita.Tampak hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Yurnalis, camat Minas Adi Hendra Nugraha, Upika kecamatan, Direktur BUMKam se-Kecamatan Minas dan KUA kecamatan Minas, serta masyarakat kampung Rantau Bertuah.