Siak Sri Indrapura, Riau, Indonesia Tentang Kami Kontak
Home Berita Potret Tim Satgas Karhutla Siak Saat Bertungkus Lumus Padamkan Api

Potret Tim Satgas Karhutla Siak Saat Bertungkus Lumus Padamkan Api

by Petah - Sabtu, 06 Maret 2021

Foto : Kapolres Siak AKBP Gunar Rahardyanto, Kadaops Manggala Agni Siak Ihsan Abdillah bersama tim gabungan lainnya saat memadamkan api di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit

SIAK, Petah.id - "Pantang Pulang Sebelum Padam" kalimat itulah yang menjadi semangat dalam diri tim merah saat bertugas di lapangan memadamkan api.

Meski di tengah panasnya jilatan matahari, belum ditambah dengan panasnya api dan sesaknya kepulan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak membuat kendor semangat  tim Satgas karhutla dalam mengejar kepala api agar tidak meluas.

Namun tidak banyak yang tahu jika lokasi kebakaran hutan dan lahan itu jauh dan mengharuskan tim menginap di hutan belantara bertemakan api dan asap.

Berikut potret Tim satgas Karhutla saat berjibaku memadamkan api 

1. Padamkan api untuk membuat langit tetap biru


Foto : Kadaops Manggala Agni Siak Ihsan Abdillah bersama tim gabungan padamkan api di Kampung Bunsur, Kecamatan Sungai Apit.

2. Makan seadanya di tengah hutan 

Tim makan seadanya di tengah hutan dan kepulan asap, mereka tidak lagi berfikir tentang bagaimana rasa makam tersebut. Mereka makan untuk menambah tenaga dalam bersiap memadamkan api selanjutnya.


3. Berjalan kaki hingga puluhan Kilometer dengan beban super berat

Selain skil dalam memadamkan api, Tim gabungan harus menyiapkan tenaga ekstra, sebab tak jarang mereka harus berjalan puluhan kilometer hanya untuk memastikan api tidak merambat dan benar-benar mati.



4. Bermalam di hutan hanya dengan mendirikan tenda darurat

Jika kebakaran hutan dan lahan lokasinya jauh, tim gabungan terpaksa harus meninggalkan rumah dan kenyamanannya untuk memadamkan api. Tidur dengan alas seadanya, selimut seadanya dan tenda darurat seadanya. Tak pernah perduli dengan ancaman yang datang di tengah hutan, bagi mereka api padam menjadi obat dari segala kelelahan.




5. Bekerja dengan kesungguhan hati

Dalam bekerja kebanyakan orang selalu melihat pangkat dan derajat seseorang, tak jarang dengan pangkat yang tinggi seseorang tersebut enggan untuk bergerak di lapangan. Begitulah kebiasaan bos yang tidak memiliki jiwa leadership.

Namun berbeda dengan Kapolres Siak AKBP Gunar Rahardyanto, Ia tampak terjun langsung ke lokasi karhutla memadamkan api. Tidak dipedulikan baju seragamnya kotor dan hitam akibat arang yang lengket. Baginya, memastikan Riau bebas asap menjadi tujuan utamanya.