Siak Sri Indrapura, Riau, Indonesia Tentang Kami Kontak
Home Berita Liburan Akhir Tahun? Istana Asyerayah Al Hasyimiyah jadi Tempat Pilihan di Riau

Liburan Akhir Tahun? Istana Asyerayah Al Hasyimiyah jadi Tempat Pilihan di Riau

by Admin - Senin, 28 Desember 2020

SIAK, Petah.id -  Libur akhir tahun mungkin sudah dinantikan masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga sambil bepergian.

Kalau Anda masih mencari tempat berlibur, kota Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau ini mungkin patut dipertimbangkan.

Anda yang suka wisata sejarah bisa berkunjung ke Istana Siak Asyerayah Al Hasyimiyah yang masih menyimpan beragam tentang peninggalan kejayaan Kerajaan Siak.

Untuk masuk ke Istana Siak, pengunjung tidak perlu merogoh kocek terlalu mahal. Untuk dewasa dan anak-anak domestic cuma dikenakan Rp10.000 dan Rp5.000 sementara untuk pengunjung mancanegara bagi dewasa dan anak-anak dikenakan Rp25.000 dan Rp15.000 saja.

Memasuki Istana Peninggalan Sultan Hasyim, nuansa kerajaan zaman dahulu pun langsung bisa kita nikmati.

Kedalam, kita langsung disambut patung mirip manusia pada zaman kerajaan sedang melakukan rapat.

" Patung itu berada di Ruang Gading, kenapa Ruang Gading karena kursinya terbuat dari Gading Gajah," kata petugas penjaga Istana Siak, Mardianto.



Istana Peninggalan Sultan ke sebelas itu juga menawarkan banyak benda sejarah yang bisa menjadi pengetahuan kita tentang kemahsyuran Kerajaan Siak pada masa itu.

" Ada cermin milik permaisuri yang konon ceritanya itu menkadi cermin awet muda bagi permaisuri," kata Mardianto.

Jika beruntung, pengunjung juga dapat menikmati alunan musik dari alat musik yang cuma ada dua di dunia yakni Komet.

Komet ada cuma di Jerman dan Indonesia tepatnya di Istana Siak.

" Zaman dahulu, Komet dimainkan saat menyambut para tamu raja," tambahnya.


Tidak hanya itu, wisatawan yang masuk ke Istana Siak juga bisa melihat Kursi Singgasana.

Menariknya, Kursi Singgasana Raja itu terbuat berlapis Emas 18 karat pada masa Sultan Hasyim.

"Kursinya masih asli," terang Mardianto.

Wisatawan juga bisa melihat Lemari Besi berusia ratusan tahun yang hingga saat ini tidak bisa dibuka.

Cerita yang terdengar hingga saat ini, lemari besi atau brankas kerajaan tersebut berisi dokumen penting tentang harta Kerajaan  Siak hingga persoalan pribadi Sultan.

Diprediksi didalam lemari besi itu juga ada benda berharga.

"Sudah beberapa kali dicoba dibuka bahkan mendatangkan para ahli tapi tetap saja tidak bisa dibuka," ungkap Mardianto.


Selain Istana Siak Asyerayah Alhasyimiyah, wisatawan yang datang ke Kota Siak juga dapat berkunjung ke situs sejarah lainnya seperti di makam para Sultan Siak dahulunya.

Ada Masjid Syahbudin, Masjid yang dibangun pada masa kerajaan dahulunya.

Tidak jauh dari Istana Siak, Wisatawan yang datang ke Siak bisa bermain ke Taman Tengku Mahratu, disana, mata pangunjung bisa dimanjakan dan menikmati suasana di Tepian Sungai Jantan. 

"Disana juga banyak jajanan kuliner yang patut pengunjung coba," kata Mardianto.

Kendati demikian, di tengah pandemi covid-19, pengelola sangat perketat protokol kesehatan (prokes) untuk mecegah penyebaran covid-19 itu

Sebab, untuk masuk Istana Siak, selain wajib menggunakan masker, pengunjung juga dicek suhu tubuhnya.

Laporan : Ph1
Editor : And