Siak Sri Indrapura, Riau, Indonesia Tentang Kami Kontak
Home Berita Kabupaten Siak Terima 1811 Sertifikat Tanah dari Presiden

Kabupaten Siak Terima 1811 Sertifikat Tanah dari Presiden

by Admin - Selasa, 10 November 2020

SIAK, Petah.id - Satu juta sertifikat tanah diserahkan Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo untuk 32 provinsi dan 201 Kabupaten secara virtual.

Kabupaten Siak menjadi salah satu yang mendapat kesempatan emas itu dari orang nomor satu di Indonesia itu.


Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Siak, Budi Satria mengatakan Kabupaten Siak sendiri  mendapat 1822 bidang tanah dari program PTSL tahun 2020 itu yang diserahkam secara simbolis.

Jumlah tersebut terdiri dari 4 desa, yakni Kecamatan Sabak Auh sebanyak 77 sertifikat Tanah, Kecamatan Koto Gasib sebanyak 1734 bidang tanah yang terbagi di Desa Kuala Gasib 813 sertifikat, Desa Pangkalan Pisang sebanyak 921 sertifikat. 

"Dengan terget yang telah di telah disampaikan oleh bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, bahwa ditahun 2024 seluruh bidang tanah di Indonesia harus sudah bersertifikat, termasuk Kabupaten Siak," jelas Kepala BPN Siak Budi.

Selain itu jelasnya, pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas segala dukungan Pemerintah Kabupaten Siak dalam kelancaran program PTSL tahun 2020.

"Kami berharap ditahun selanjutnya, jumlah dari program ini meningkat, mengingat target yang harus kita capai ditahun 2024 mendatang," ucap Kepala BPN Siak itu. 

Hal senada dikatakan Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman, apa yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, jika dalam satu tahun hanya 500.000 sertifikat se-Indonesia, maka dalam waktu 160 tahun pun sertifikat tanah untuk seluruh wilayah Indonesia tidak akan selesai.

"Oleh karena itu, dengan adanya program sertifikasi tanah ini, saya berharap kepada seluruh pihak termasuk para Camat dan Penghulu, untuk dapat membantu agar program ini berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Karena masalah tanah ini masalah yang tidak ada habisnya," harap Pjs Bupati Indra Agus Lukman. 

Setelah sertifikat tanah sudah selesai dan sudah diserahkan, nantinya akan mengurangi masalah yang sering timbul seperti tumpang tindih, berbeda luas lahan dan masalah tanah lainnya.

"Sesuai dengan harapan bapak Presiden tadi, agar sertifikat Tanah tersebut jangan sampai disalah gunakan, jika memang ingin dipakai untuk modal usaha ya silahkan. Dan pak Presiden juga berpesan untuk menjaga sebaik mungkin sertifikat tanah tersebut, jangan sampai hilang,"ucap Indra saat menyampaikan kembali arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, di Ruang Bandar Siak Lantai II Kantor Bupati Siak, Senin (9/11/2020). 

Ia berpesan jika ada masalah terkait dengan tanah di tengah masyarakat, mari kita cari solusi bersama-sama jangan ada yang namanya mengambil keputusan sendiri.

Laporan : Ph1
Editor : And