Siak Sri Indrapura, Riau, Indonesia Tentang Kami Kontak
Home Berita Baru 2 Minggu Lalu Padam, Lahan di Siak Kembali Terbakar di Lokasi yang Sama

Baru 2 Minggu Lalu Padam, Lahan di Siak Kembali Terbakar di Lokasi yang Sama

by Petah - Sabtu, 06 Maret 2021

Foto : Tim Satgas saat berjibaku memadamkan api di Kampung Merempan Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak

SIAK, Petah.id - Baru Dua Minggu yang lalu api berhasil dipadamkan di Kampung Merempan Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak. Kini lahan tersebut kembali terbakar.

Lokasi yang terbakar saat ini ternyata sama dengan yang terbakar dua minggu yang lalu di Jalan kilometer 4 Kampung Merempan Hilir.

Upaya pemadaman terus berlanjut, tim gabungan Satgas kembali berjibaku memadamkan api.

" Ya benar terjadi kebakaran hutan dan lahan sama di Kecamatan Mempura," kata kata Kabid Damkar Siak Irwan Priyatna, Jumat (5/3/2021).

Belum diketahui secara pasti apa penyebab terjadinya kebakaran hutan di lahan tersebut. Apalagi lahan tersebut pernah juga terbakar.

" Penyebabnya belum diketahui, tim gabungan focus pada pemadaman, soalnya lahan ini pernah terbakar dan ini terbakar lagi," kata Irwan.

Setidaknya kurang lebih satu hektar lahan gambut yang terbakar di lokasi tersebut.

" Kurang lebih satu hektar lahan tersebut terbakar. Saat ini tim masih melakukan pendinginan dan memastikan api benar-benar padam," kata Irwan.

Irwan mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat akan bahaya api. Iya ingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Jangan buang puntung rokok sembarangan sebab cuaca kita lagi ekstrim panas," jelasnya.

Ia juga berpesan untuk masyarakat jika melihat ada api di hutan atau lahan untuk segera melakukan langkah pemadaman cepat.

" Bisa juga hubungi kami langsung atau aparat desa setempat dengan begitu kita bisa mencegah dan selamatkan lingkungan,  aset-aset kebun  milik masyarakat dan juga selamatkan flora dan fauna penghuni dari kawasan tersebut," ungkap Irwan.

Tampak terlihat di lokasi pemadaman BPBD Kabupaten Siak, TNI, Polisi, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang bertungkus lumus memadamkan api.

Laporan : Ph1
Editor : And