Siak Sri Indrapura, Riau, Indonesia Tentang Kami Kontak
Home Berita 3 Hektar Gambut Terbakar di Teluk Masjid Siak, Angin Kencang dan Sumber Air Minim Jadi Kendala Pemadaman

3 Hektar Gambut Terbakar di Teluk Masjid Siak, Angin Kencang dan Sumber Air Minim Jadi Kendala Pemadaman

by Petah - Kamis, 04 Maret 2021

Satgas Gabungan saat pemadaman api di Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit

SIAK, Petah.id - Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) kembali terjadi di Kampung Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit.

Setidaknya, lebih dari 3 hektar luasan lahan yang terbakar. Demikian dikatakan Komandan Regu (Danru) Manggala Agni Siak Syarizon. Ia tidak menampik adanya karhutla di lokasi tersebut.

"Sempat beberapa hari terakhir tak ditemukan titik api di Siak tapi hari ini ada karhutla di Kampung Teluk Masjid, Sungai Apit," ungkap Danru Manggala Agni Siak Syahrizon, Rabu (3/3/2021).

Disampaikan Syahrizon, sebelumnya lahan tersebut pernah terbakar juga namun tidak luas hanya sepetak bidang tanah dan berhasil dipadamkan namun tiba-tiba sore kemarin muncul titik api lagi dan meluas ke areal lain.

"Kemarin sudah mati api di lokasi itu, tiba tiba sore besoknya muncul api lagi dan meluas ke areal lain sementara yang terbakar kurang lebih 3 hektar," jelas Syarizon.

Angin yang kencang dan terarah menjadi salah satu penyebab sulitnya tim melakukan pemadaman di lokasi bertanah gambut tersebut.

"Ditambah sumber titik air lumayan jauh sehingga tim harus bekerja lebih keras lagi," tambah Syahrizon.

Untuk penyebab terjadinya karhutla, jelas Syahrizon,  itu bukan merupakan wewenang pihaknya. Ia sampaikan saat ini pihaknya bersama tim berupaya agar api tidak meluas.

" Penyebab terjadinya karhutla masih diselidiki, dan dugaan sementara ini lahan milik masyarakat," kata Dia.

Adapun jenis tanaman yang di lokasi terbakar itu merupakan kebun karet, kelapa sawit dan semak belukar.

"Saat ini tim masih berjibaku memadamkan api serta membuat penyekatan agar api tak meluas," jelasnya.

Tampak dilapangan turut memadamkan api Manggala Agni Daops Siak, BPBD Siak, TNI, Polisi dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Laporan : Ph1
Editor : And