Siak Sri Indrapura, Riau, Indonesia Tentang Kami Kontak
Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Dibuka, Yuk Simak Cara Daftarnya
21 Juni 2021 Jakarta, Petah.id - Kesempatan besar untuk menjadi abdi negara kembali dibuka. Pemerintah secara resmi telah mengumumkan Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021. Saat ini negara membutuhkan 707.622 CASN. Formasi paling besar diperuntukkan bagi PPPK Guru sejumlah 531.076. Kemudian PPPK non Guru 20.960 dan CPNS sebanyak 80.961. Demikian disampaikan Plt. Asdep Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur, Kementerian PANRB Katmoko Ari Sambodoalam acara Kupas Tuntas Seleksi CASN 2021, secara virtual, Senin, (14/6/2021). Selain itu telah diterbitkan juga aturan terbaru terkait pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 pada Senin (14/6/2021). Sebagaimana sudah diketahui sebelumnya, pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 akan dibuka melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara atau SSCASN. Portal tersebut dapat diakses melalui link pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 sscasn.bkn.go.id yang saat ini sudah dapat diakses. Pengadaan pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 JF bisa diikuti oleh instansi pusat dan daerah. Sementara pengadaan PPPK JF Guru diperuntukkan khusus bagi instansi daerah. Ada tiga peraturan terkait penyelenggaraan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) atau Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 yang diterbitkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) Aturan tersebut diumumkan melalui akun instagram resmi yang dikelola oleh Biro Humas BKN di @bkngoidofficial. Adapun aturan baru pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 tersebut dapat diakses melalui https://www.bkn.go.id/regulasi 3 Aturan Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021, yakni: PermenPANRB No. 27/2021 tentang Pengadaan PNShttps://jdih.menpan.go.id/puu-1224-Peraturan%20Menpan.html PermenPANRB No. 28/2021 tentang Pengadaan PPPK untuk Jabatan Fungsional Guru pada Instansi Daerah Tahun 2021https://jdih.menpan.go.id/puu-1225-Peraturan%20Menpan.html PermenPANRB No. 29/2021 tentang Pengadaan PPPK untuk Jabatan Fungsionalhttps://jdih.menpan.go.id/puu-1226-Peraturan%20Menpan.html "Khusus untuk PermenPANRB 28 sifatnya adalah berlaku tahun ini, tahun 2021. Sementara PermenPANRB 27 dan 29 diharapkan bisa multi year," jelas Katmoko Sebagaimana sudah diketahui sebelumnya, pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 akan dibuka melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara atau SSCASN. Portal tersebut dapat diakses melalui link pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 sscasn.bkn.go.id yang saat ini sudah dapat diakses. Pada website pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 tersebut sudah tersedia fitur buat akun dan login di sscasn.bkn.go.id. Hanya saja, hingga saat ini, login dan buat akun di sscasn.bkn.go.id belum bisa dilakukan. Fitur tersebut ketika diklik akan memunculkan laman tampilan pemberitahuan yang bertulis "under contruction we'll back soon!" yang berarti fitur tersebut masih dalam tahap perbaikan dan belum bisa diaktifkan. Namun yang pasti situs resmi SSCASN sudah bisa diakses dan akan berfungsi sepenuhnya saat pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 sudah dibuka. Adapun alur seleksi CPNS 2021 sendiri sudah resmi diumumkan melalui portal terintegrasi penerimaan ASN 2021 yang dapat diakses lewat link pendaftaran CPNS 2021 sscasn.bkn.go.id. Dalam alur pendaftaran CPNS 2021, terdapat sejumlah tahapan yang harus dilalui. Tahapan tersebut dimulai dari pembuatan akun pada portal resmi sscasn.bkn.go.id. Berikut 6 alur Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 selengkapnya: 1. Daftar Akun2. Daftar Formasi3. Seleksi Administrasi4. Seleksi Kompetensi Dasar5. Seleksi Kompetensi Bidang6. Pengumuman KelulusanSumber : detikcom

Bejat, Ayah Setubuhi Anak Kandung Hingga Hamil 6 Bulan
21 Juni 2021 Bengkalis, Petah.id - Seorang ayah sejatinya menjadi pelindung dan penjaga kehormatan anaknya. Namun tidak bagi pria berinisial JS, warga Kabupaten Bengkalis yang tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri. Hingga akhirnya sang putri yang masih berusia 18 tahun, hamil 6 bulan. Setelah mendengar penuturan putrinya, Ibu kandung korban yang tak terima dengan aksi bejat suami, langsung melaporkan kejadian itu ke polisi. Kapolsek Pinggir Kompol Firman VWA Sianipar menjelaskan, pelaku berhasil ditangkap oleh tim opsnal Polsek Pinggir yang dipimpin Panit 1 Reskrim Ipda Gogor Ristanto pada (16/6/2021) sekira pukul 14.40 WIB di kawasan Jalan Lintas Rimbo Panjang - Bangkinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. "Kejadian pencabulan tersebut berawal pada Rabu (30/12/2020) sekira pukul 00.15 WIB di Jalan Lintas Pekanbaru - Duri, Desa Pinggir Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, tepatnya di sebuah ruko tempat tersangka JS dan korban berjualan es dawet," kata Firman, Minggu (20/6/2021). Saat kejadian, korban berteriak dan menangis, namun tersangka langsung membekap mulut korban dengan memasukkan baju korban ke dalam mulutnya. Tak hanya itu, korban juga diikat dengan tali oleh pelaku.  "Lalu tersangka mengancam akan membunuh korban dan ibu korban. Kemudian tersangka membuka pakaiannya dan membuka pakaian korban dan menyetubuhi korban," ungkap Kapolsek. Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku melepas ikatan tali dan membiarkan korban masuk ke dalam kamar sambil menangis serta memakai pakaiannya di dalam kamar. Tak selang berapa lama, pelaku kembali menjalankan aksinya untuk kali kedua didalam kamar. "Akibat dari perbuatan tersangka tersebut korban mengalami kehamilan dengan usia 6 bulan dan memberitahukan kejadian tersebut kepada IS (ibu korban) dan R (tante korban), lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pinggir guna pengusutannya," katanya. Berdasarkan laporan tersebut Kapolsek Pinggir langsung menginstruksikan penyidik unit Reskrim Polsek Pinggir dan tim opsnal untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap peristiwa tersebut. Petugas mendatangi TKP dan mendampingi korban untuk dilakukan visum et repertum di RSUD Duri, Bengkalis. "Setelah diperoleh bukti yang cukup dan diperoleh informasi keberadaan tersangka, lalu pada Rabu 16 Juni 2021 sekira pukul 10.00 WIB, tim yang dipimpin Panit 1 Reskrim Polsek Pinggir Ipda Gogor Ristanto STrK berangkat ke Rimbo panjang Kabupaten Kampar memburu tersangka," ujarnya. "Kemudian tim langsung menangkap tersangka yang mengaku bernama JS dan mengakui perbuatannya telah melakukan kekerasan seksual terhadap anak kandung dengan cara menyetubuhi korban lebih dari 1 kali. Selanjutnya petugas membawa tersangka beserta barang bukti ke Polsek Pinggir guna mempertanggung jawabkan perbuatannya," tuturnya. Terhadap tersangka tersebut, disangkakan melanggar pasal 46 undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga melakukan perbuatan kekerasan seksual, pemaksaan hubungan seksual yang menetap dalam lingkungan rumah tangga, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Pandemi Covid 19 Masih Berlanjut Hari Libur dan Cuti Bersama Berubah
20 Juni 2021 Jakarta, Petah.id - Pemerintah telah menyepakati dan menetapkan perubahan untuk memutuskan, mengubah dua hari libur nasional dan meniadakan satu hari libur cuti bersama, berkaitan dengan penyebaran virus Covid 19 yang hingga saat ini masih belum tuntas. Hal itu diputuskan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Peninjauan SKB Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2021 yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dihadiri oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas, Menaker Ida Fauziyah, dan Menteri PANRB Tjahjo Kumolo. “Sesuai dengan arahan Bapak Presiden untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan berkaitan dengan masalah merebaknya penularan dan penyebaran wabah COVID-19 yang sampai sekarang masih belum bisa tuntas, maka kemudian Bapak Presiden memberikan arahan agar ada peninjauan ulang terhadap masalah libur dan cuti bersama,” ujar Menko PMK dalam keterangan persnya, Jumat (18/06/2021).Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menteri PANRB Nomor 642 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021. “Sesuai arahan Bapak Presiden dan hasil keputusan Rapat Koordinasi Tingkat Menteri, maka perlu dilakukan tindakan terukur dan efektif untuk mengendalikan penyebaran pandemi COVID-19. Pengubahan hari libur diterapkan pada hari raya keagamaan yang tidak ada ritual ibadahnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya long weekend,” ujar Muhadjir. Menko PMK menambahkan, keputusan pemerintah ini didasarkan pada pertimbangan untuk menghindarkan kemungkinan berkumpulnya masyarakat pada waktu tertentu. “Pemerintah perlu mengubah hari libur nasional dan menghapus Cuti Bersama Hari Natal 2021 untuk menghindari long weekend yang berpotensi mendorong penumpukan masyarakat pada waktu tertentu sehingga meningkatkan penyebaran COVID-19,” ujarnya. Adapun perubahan hari libur nasional cuti bersama tahun 2021 yang tertuang dalam SKB yang ditandatangani pada tanggal 18 Juni ini adalah sebagai berikut: 1. Hari Libur Nasional Tahun Baru Islam 1443 Hijriah yang semula jatuh pada hari Selasa tanggal 10 Agustus 2021 diubah menjadi hari Rabu tanggal 11 Agustus 2021; 2. Hari Libur Nasional Maulid Nabi Muhammad saw. yang semula jatuh pada hari Selasa tanggal 19 Oktober 2021 diubah menjadi hari Rabu tanggal 20 Oktober 2021; dan 3. Cuti Bersama Hari Raya Natal tanggal 24 Desember 2021 dihapuskan. Berikut daftar lengkap Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 berdasarkan SKB 3 Menteri terbaru: Libur Nasional 1. Jumat, 1 Januari, Tahun Baru 2021 Masehi 2. Jumat, 12 Februari, Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili 3. Kamis, 11 Maret, Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. 4. Minggu, 14 Maret, Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943 5. Jumat, 2 April, Wafat Isa Al Masih 6. Sabtu, 1 Mei, Hari Buruh Internasional 7. Kamis, 13 Mei, Kenaikan Isa Al Masih 8. Kamis-Jumat, 13-14 Mei, Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah 9. Rabu, 26 Mei, Hari Raya Waisak 2565 10. Selasa, 1 Juni, Hari Lahir Pancasila 11. Selasa, 20 Juli, Hari Raya Iduladha 1442 Hijriah 12. Rabu, 11 Agustus, Tahun Baru Islam 1443 Hijriah 13. Selasa, 17 Agustus, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 14. Rabu, 20 Oktober, Maulid Nabi Muhammad saw. 15. Sabtu, 25 Desember, Hari Raya Natal Cuti Bersama Rabu, 12 Mei, Cuti Bersama untuk Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah

Jerman Raih Kemenangan Pertama Kalahkan Portugal 4-2
20 Juni 2021 Sepak Bola, Petah.id - Timnas Jerman sukses meraih kemenangan krusial di pertandingan kedua grup F Euro 2020, Berhadapan dengan Portugal, Die Mannschaft berhasil menang dengan skor 4-2. Ini merupakan kemenangan pertama pasukan Joachim low setelah sebelumnya ditundukkan Prancis 0-1. Berkat hasil ini Jerman merangkak naik ke peringkat dua klasemen sementara grup F. Sementara Portugal yang juga mengoleksi tiga poin turun ke peringkat tiga karena kalah head to head dengan Jerman. Pada laga ini, Jerman sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Cristiano Ronaldo. Jerman membalas melalui gol bunuh diri Ruben Dias, Raphael Guerrero, lalu Kai Havertz dan Robin Gosens menambah keunggulan Jerman sebelum Diogo Jota memperkecil kedudukan. Bermain di depan puluhan ribu pendukung mereka, Jerman langsung tampil menekan sejak awal. Mereka langsung membombardir gawang Portugal dengan serangan-serangan mereka. Benar saja, baru lima menit laga berjalan gawang Rui Patricio sudah bergetar setelah tendangan voli Robin Gosens masuk ke gawang Portugal. Namun ternyata gol itu tidak disahkan wasit karena Serge Gnabry sempat mengenai bola umpan Kimmich dan ia berada di posisi offside. Asik menyerang, gawang Jerman malah bobol di menit 15. Berawal dari serangan balik, Bernardo Silva mengirimkan umpan lambung ke Diogo Jota yang lolos dari jebakan offside. Saat berada di depan Neuer, Jota memberikan umpan mendatar ke Ronaldo dan tanpa kesulitan Ronaldo menceploskan bola ke gawang Jerman. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Portugal. Gol Ronaldo itu membuat Portugal semakin semangat menyerang. Namun Jerman tidak patah arang dan terus menerus membangun serangan mereka. Usaha Jerman akhirnya berbuah manis di menit 35. Berawal dari tembakan Robin Gosens, bola terlihat disontek Havertz dan berbuah gol. Namun setelah diamati kembali, bola ternyata mengenai kaki Ruben Dias dan masuk ke gawang Patricio. Skor kembali imbang 1-1. Gol bunuh diri Dias itu tidak disia-siakan Jerman untuk membangun momentum. Empat menit berselang, gawang Patricio kembali kebobolan. Sialnya lagi, kali ini giliran Raphael Guerreiro yang salah mengantisipasi umpan Joshua Kimmich dan bola malah masuk ke gawang Portugal sendiri. Skor 2-1 tetap bertahan hingga turun minum.Babak Kedua Di babak kedua, Jerman tidak menurunkan tempo serangan mereka meski sudah unggul. Der Panzer kembali membombardir pertahanan Portugal. Benar saja, baru enam menit babak kedua berjalan, Jerman berhasil menambah keunggulan mereka. Kali ini nama Kai Havertz resmi masuk ke papan skor setelah umpan mendatar Gosens diselesaikan dengan tap in ke gawang Portugal. Skor 3-1 untuk keunggulan Jerman. Portugal bukannya tanpa perlawanan di babak kedua ini. Cristiano Ronaldo dan kolega mencoba menggenjot tempo serangan mereka untuk memperkecil kedudukan. Namun sialnya, gawang Portugal lagi-lagi bobol di menit 60. Kali ini, Kimmich melepaskan umpan silang dan Robin Gosens yang tidak terjaga dengan mudah melepaskan sundulan ke gawang Patricio. Skor berubah menjadi 4-1 untuk keunggulan Jerman. Tertinggal tiga gol tidak membuat Portugal lempar handuk. Di menit 67 Diogo Jota berhasil memperkecil kedudukan menjadi 4-2 setelah usaha keras Ronaldo untuk menghalau bola dari posisi out kemudian disontek Jota yang berada di depan gawang. Gol Jota itu memberikan secercah harapan bagi Portugal. Selecao semakin gencar melakukan serangan ke gawang Jerman. Melihat situasi ini, Loew melakukan beberapa perubahan taktikal. Ia memasukkan beberapa pemain bertipe bertahan seperti Emre Can, Niklas Sule dan Leon Goretzka untuk meredam serangan Portugal. Portugal sendiri nyaris memperkecil kedudukan di menit 79 melalui tembakan gledek Renato Sanches dari luar kotak penalti. Namun bola hanya membentur tiang gawang. Jual beli serangan terus terjadi hingga masa injury time, namun kedudukan 4-2 tidak berubah untuk keunggulan Jerman. Sumber : Bola.net

Bertahan Ditengah Pandemi, Ada Bantuan Insentif Pemerintah Bagi Pelaku Usaha
20 Juni 2021 Pekanbaru, Petah.id - Pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif harus terus bertahan dari dampak pandemi COVID-19 dengan meningkatkan skala usaha mereka.  Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak pelaku usaha terutama UMKM untuk memaksimalkan program BIP 2021 yang diluncurkan dengan waktu pendaftaran mulai 4 Juni hingga 4 Juli 2021. Program ini diharapkan dapat membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda.  "Saya yakin dengan BIP 2021, kita berikan kontribusi positif kepada bangsa ini dan kita dorong para pelaku usaha dapat berpartisipasi membangun usahanya dan menjadi pemenang," kata Menparekraf, Sandiaga Uno, Mengutip laman kemenparekraf.go.id, Minggu (19/6/2021). BIP 2021 dibagi menjadi dua kategori yakni, BIP Reguler dan BIP Jaringan Pengaman Usaha (BIP JPU). BIP Reguler untuk penambahan modal kerja dan/atau investasi aktiva tetap dalam rangka peningkatan kapasitas usaha dan/atau produksi pelaku usaha parekraf.  Sementara BIP Reguler, terbuka bagi pelaku parekraf sub sektor aplikasi, game developer, kriya, fasyen, kuliner, film/video dan animasi serta sektor pariwisata.  Kemudian, BIP JPU adalah penambahan modal kerja dan/atau investasi aktiva tetap, dalam rangka membantu pelaku usaha parekraf untuk keberlangsungan usahanya, khususnya akibat efek pandemi. Sasarannya adalah bagi pelaku parekraf pada sub sektor fasyen, kuliner, dan kriya.  Dana bantuan insentif ini dapat digunakan untuk modal kerja atau modal tetap, sewa beli software dan hardware, sewa ruang kerja atau pembayaran jasa.  Untuk informasi lebih lanjut, serta petunjuk teknis tentang cara pengajuan untuk dapat mengikuti program ini, dapat diunduh melalui website https://aksespembiayaan.kemenparekraf.go.id/bip/ . 

Trobosan Baru Kapolri bikin Aplikasi Pelayanan Publik Semudah Memesan Makanan
20 Juni 2021 JAKARTA, Petah.id  - Polri secara resmi telah meluncurkan 15 Aplikasi layanan publik berbasis teknologi informasi. Aplikasi pelayanan polisi ini bisa diakses masyarakat semudah memesan makanan. Hal ini dipaparkan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, saat Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021). Peluncuran program ini tak lain adalah sebagai bentuk komitmen dirinya ketika menjalani Fit and Proper Test saat berstatus calon Kapolri. "Saat ini, Polri telah menerapkan 15 aplikasi pelayanan publik dengan online system dan delivery system sehingga pelayanan publik Polri dapat lebih cepat, mudah, serta transparan dengan prosedur yang sederhana agar masyarakat bisa mudah mendapatkan pelayanan Polri," kata Sigit Adapun ke-15 aplikasi layanan tersebut, yakni SIM Internasional online, SIM Nasional Presisi (SINAR), Ujian Teori SIM online (EAVIS), E-PPSI (Elektronik Pemeriksaan Psikologi), E-Rikkes (Elektronik Pemeriksaan Kesehatan), BOS (Binmas Online Sistem). Lalu, Polri TV Radio, Samsat Digital Nasional (SIGNAL), SKCK online, Pelayanan Masyarakat SPKT, Aduan SPKT, SP2HP online, Patrolisiber.id, Dumas Presisi dan Propam Presisi. Sigit menambahkan, saat ini, Polri juga telah menyediakan nomor tunggal layanan Hotline 110 untuk masyarakat yang kapanpun dan siapapun membutuhkan bantuan dari aparat kepolisian. "Sejak hotline nomor layanan Polisi 110 di launching pada 20 Mei 2021, kurang lebih 20 hari, telah menerima 1.455.954 panggilan. Hotline layanan tersebut juga dapat digunakan sebagai sarana kontrol pimpinan dalam menilai kinerja satuan dibawahnya," ujar Sigit. Disisi lain, Sigit juga menekankan soal implementasi peningkatan kesejahteraan personel melalui program perumahan dan kesehatan. Saat ini telah terbangun 108.795 perumahan untuk pegawai negeri pada Polri yang melebihi target awal dengan kenaikan persentase personel yang memiliki rumah sebesar 5,36%. "Program ini akan terus berlanjut sehingga seluruh anggota Polri dapat memiliki rumah yang layak," kata mantan Kapolda Banten ini. Dari segi kesehatan, Polri saat ini tercatat memiliki 52 Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. 570 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), dan 11.484 tenaga kesehatan. 

Perwira Polisi Hajar Petugas Jaga Hingga Sempoyongan
20 Juni 2021 Pekanbaru, Petah.id - Seorang petugas jaga Polda Riau sempoyongan usai dipukul oleh perwira polisi, Kompol RW. Pemukulan itu terjadi saat Kompol RW akan masuk Mapolda Riau untuk mengikuti apel malam. Pemukulan oleh Kompol RW kepada petugas jaga Polda sempat terekam dan viral di media sosial. Dalam video pemukulan berdurasi 19 detik itu terlihat Bripda FZ sempat berkomunikasi dengan driver Kompol RW. Tidak lama kemudian, bintara polisi itu menunjuk ke arah portal yang terbuka. Hanya dalam hitungan detik, Kompol RW keluar dari mobil dinas Polisi Nomor 172-IV untuk menemui Bripda FZ dengan diikuti ajudannya, Brigadir TAQ. Ketika itulah, Kompol RW mengepalkan tangan dan tiba-tiba memukul Bripda FZ. Kerasnya pukulan itu membuat Bripda FZ pun sempoyongan. Peristiwa itu pun dibenarkan oleh Kabid Propam Polda Riau, Kombes Gatot Sujono. Dia menyebut, memang ada pemukulan terhadap petugas jaga, Bripda FZ di pintu Mapolda Riau pada 26 Mei lalu. "Iya benar ada (pemukulan oleh Kompol RW terhadap Bripda FZ). Tadi sudah kita mintai keterangan terkait kronologinya," kata alumni Akpol 1994 tersebut, Jumat (18/6/2021). Menurut Gatot, pemukulan terjadi sekitar pukul 20.10 WIB. Kompol RW datang ke Mapolda untuk mengikuti apel penyekatan dan operasi Yustisi. "Sesuai informasi yang beredar, prosesnya kita mintai keterangan terkait kedua pihak. Soal motif kejadian, kami laporkan kepada pimpinan untuk proses selanjutnya," tegas nya. Sumber : Detik.com

Pemred Media Online di SUMUT Tewas Ditembak OTK
20 Juni 2021 Sumut, Petah.id - Insan Pers berduka, kejadian menyedihkan menimpa Pemimpin Redaksi (Pemred) media online Lassernews.Today.com, Mara Salem Harahap (42). Ia ditemukan tewas, diduga karena ditembak orang tak dikenal (OTK) Jumat (18/6) tengah malam. Informasi yang berhasil dihimpun, korban ditembak di dalam mobil saat akan pulang ke rumahnya di Dusun VII, Desa Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumut.Dari hasil pemeriksaan, ditemukan luka tembak di tubuh korban pada bagian paha kiri dan bawah perut. Belum diketahuai secara pasti kronologis penembakan yang menewaskan korban. Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, saat dikonfirmasi, Sabtu (19/6) mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dari lokasi kejadian maupun meminta keterangan para saksi. Sementara jenazah korban, sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, untuk dilakukan autopsi. Tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara dan Polres Simalungun masih melakukan pendalaman penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Kapolres memastikan penanganan kasus tersebut dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penyelidikan Polri. Sumber : Antaranews.com

Kyai Musthofa : Teruslah Menabur Kebaikan
20 Juni 2021 Meranti, Petah.id - Ucapan syukur dan terimakasih yang mendalam kepada Kapolda Riau datang dari segenap pengurus & santri Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an, Desa Mantiasa, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dengan penuh suka cita, para santri akan segera menempati asrama baru ditempat mereka menimba ilmu, setelah bantuan pembangunan empat ruang asrama baru dari Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi rampung pembangunan nya.  Pimpinan Ponpes, Kyai Musthofa secara langsung mengungkapkan ucapan terimakasih kepada Kapolda Riau beserta jajarannya, sembari terus mendoakan Jendral bintang dua ini untuk senantiasa diberikan keberkahan dan terus menabur kebaikan kepada sesama. "Alhamdulillah, pembangunan empat ruang baru asrama santri sudah rampung dan akan segera dipakai. Terimakasih pak Kapolda beserta jajaran. Semoga sumbangsih yang diberikan memperoleh keberkahan dari Allah SWT dan bapak diberi kesehatan, rezeki yang berlimpah serta teruslah menabur kebaikan bagi sesama insan manusia," demikian diungkapkan pimpinan Ponpes Raudhatul Quran, Kyai Musthofa, Sabtu (19/6/2021).Penambahan ruang Asrama untuk santri ini, kata Kyai Musthofa, sangat dibutuhkan mengingat fasilitas sarana di Ponpes Raudhatul Qur'an minim dengan daya tampung santri sebanyak 200 orang "Begitu juga kepada pak Kapolres Kepulauan Meranti kami ucapkan terimakasih karena sudah membantu, sehingga pembangunan ruang baru Asrama ini bisa terwujud," ujarnya. Bantuan penambahan ruang baru Asrama Ponpes Raudhatul Qur'an itu diberikan Kapolda Riau saat berkunjung ke Pondok tersebut akhir tahun lalu.

Diduga Melakukan Pungli, PNS di Rohil Riau Ditangkap Polisi
20 Juni 2021 Rohil, Petah.id - Dua oknum PNS Puskesmas Bangko Pusako tak berkutik saat diciduk Tim Satuan Reskrim Polres Rokan Hilir saat melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Keduanya diduga melakukan pungutan liar (pungli) terkait pengurusan Permohonan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah Kecamatan Bangko Pusako, Jumat (18/6/2021). Oknum pelaku yang diamankan berinisial B Boru Sitinjak warga Kepenghuluan Bangko Mukti, dan rekannya S (39) warga Jalan H Anas Ma'mun, Kepenghuluan Bangko Pusako, Kecamatan Bangko Pusako.Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto melalui Kasubbag Humas AKP Juliandi mengungkapkan, bahwa proses penangkapan kedua oknum PNS ini berawal dari pengembangan dan penyelidikan yang dilakukan polisi setelah menerima informasi seorang warga bernama ET selaku penerima dana UMKM pada Rabu (16 /6/ 2021). ET menyebutkan oknum B Boru Sitinjak meminta uang sebesar Rp 500.000 dari pencairan Dana UMKM Rohil Tahun anggaran 2021 yang sudah diterimanya. Selain meminta sejumlah uang, pelaku juga mengancam korban tidak akan mendapatkan dana UMKM untuk periode berikutnya.Selanjutnya, Jumat (18/6/2021) Sekitar pukul 09.15 WIB, Polisi bertindak cepat dengan mengamankan pelaku beserta barang bukti pada saat korban menyerahkan uang pungli kepada terduga B tepat di depan rumah korban, di jalan menuju PKS PT Bukit Mas, Kepenghuluan Karya Mukti, Kecamatan Rimba Melintang, Rohil. Dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut, Polisi berhasil mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp1.200.000 yang diserahkan korban kepada pelaku beserta 48 berkas pemohon lainnya.AKP Juliandi menambahkan, hasil interogasi terhadap pelaku B Boru Sitinjak, uang tunai Rp500.000 tersebut akan dibagikan kepada rekannya bernama S selaku PNS di Puskesmas Bangko Pusako sebesar RP300.000 dan sisanya Rp200.000 untuk pelaku B Boru Sitinjak dan akhirnya tim melakukan penangkapan kepada pelaku S di Puskesmas Bangko Pusako. "Kedua pelaku ini masing - masing memiliki peran yang berbeda, kalau pelaku berinisial S tugasnya mengumpulkan berkas-berkas pemohon, sedangkan pelaku B Boru Sitinjak tugasnya meminta uang kepada para penerima dana UMKM. Ada total 48 berkas pemohon, namun yang sudah dicairkan sebanyak 22 berkas sebesar Rp 6.600.000," kata AKP Juliandi. Sementara itu 5 pemohon yang sudah mencairkan dana sebelumnya belum membayarkan kepada para pelaku, 21 pemohon lainnya masih belum menerima dana UMKM dari pemerintah yang rencananya akan ditransfer melalui bank. Hasil pengumpulan barang bukti yang diamankan yakni uang tunai Rp1.200.000 dari B Boru Sitinjak (Rp500.000 pada saat OTT dan Rp700.000 uang pungli sebelumnya), selanjutnya uang tunai Rp3.000.000 dari rekannya pelaku berinisial S (sisa uang pungli yang masih ada), 1 unit sepeda motor supra X warna hitam dan merah BM 2199 PA dan 1 buah handphone merk vivo 1919 warna putih silver milik pelaku berinisial S. Terhadap ulah para pelaku disangkakanPasal 12 huruf e Undang-Undang RI. Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI. Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dengan ancaman caman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp200.000.000 dan paling banyak Rp1.000.000.000 (satu milyar rupiah).